POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA
Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaHIV adalah virus yang menyerang sel kekebalan tubuh dan menyebabkan AIDS. AIDS adalah suatu kumpulan gejala menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh masuknya HIV dalam tubuh seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik pasien HIV/AIDS menurut umur, jenis kelamin, dan suku. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah rekam medis pasien HIV/AIDS di Kabupaten Merauke periode tahun 1992-2021 yaitu sebanyak 2.563 sampel.
Prevalensi HIV tertinggi terjadi pada tahun 1992‑1999 (114 kasus, 61,6%) dan AIDS tertinggi pada tahun 2012 (85 kasus, 58,6%).Sebagian besar pasien (60%) berusia 25‑49 tahun dan mayoritas (52%) berjenis kelamin perempuan.Kelompok pekerjaan terbanyak adalah Ibu Rumah Tangga (21,1%) dan suku Papua mendominasi (48,5%) kasus HIV/AIDS.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program edukasi kesehatan tentang HIV/AIDS yang diberikan secara terstruktur kepada perempuan usia reproduksi di Kabupaten Merauke, dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan selama dua tahun. Selain itu, studi komparatif antara suku Papua dan non‑Papua perlu dilakukan untuk menilai perbedaan tingkat penularan HIV serta faktor budaya yang memengaruhi risiko, sehingga dapat diidentifikasi intervensi yang lebih tepat bagi masing‑masing kelompok. Selanjutnya, penelitian intervensi berbasis teknologi mobile (mHealth) dapat dievaluasi untuk melihat sejauh mana pengingat digital meningkatkan kepatuhan terapi antiretroviral pada pasien muda berusia 15‑30 tahun, dengan mengamati tingkat viral load sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat melengkapi data sekunder yang ada, memberikan wawasan baru tentang faktor sosial‑kultural, serta meningkatkan strategi pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS di wilayah Merauke. Pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pasien dan tokoh masyarakat juga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang hambatan dan motivasi dalam upaya pencegahan.
| File size | 437.08 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES YRSDSSTIKES YRSDS Selain itu, SHG meningkatkan dukungan sosial, pemahaman penyakit, dan pemberdayaan individu. Program SHG direkomendasikan sebagai intervensi tambahan dalamSelain itu, SHG meningkatkan dukungan sosial, pemahaman penyakit, dan pemberdayaan individu. Program SHG direkomendasikan sebagai intervensi tambahan dalam
DINAMIKADINAMIKA Keterbatasan lahan dan rendahnya literasi digital menjadi masalah utama bagi perempuan di daerah pedesaan dalam mengembangkan kegiatan ekonomi produktif.Keterbatasan lahan dan rendahnya literasi digital menjadi masalah utama bagi perempuan di daerah pedesaan dalam mengembangkan kegiatan ekonomi produktif.
JURNALSENIORJURNALSENIOR Evaluasi menunjukkan ketepatan indikasi (100%), ketepatan pasien (100%), ketepatan pemilihan obat (100%), ketepatan dosis (95,31%), dan ketepatan waktuEvaluasi menunjukkan ketepatan indikasi (100%), ketepatan pasien (100%), ketepatan pemilihan obat (100%), ketepatan dosis (95,31%), dan ketepatan waktu
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Implementasi model terbukti berdampak positif terhadap rasionalitas penggunaan obat dan keselamatan pasien, menunjukkan bahwa keterlibatan aktif apotekerImplementasi model terbukti berdampak positif terhadap rasionalitas penggunaan obat dan keselamatan pasien, menunjukkan bahwa keterlibatan aktif apoteker
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Permasalahan mitra adalah belum adanya penyampaian ilmu tentang penyakit saluran cerna, faktor risikonya, dan upaya penanganan penyakit saluran cerna secaraPermasalahan mitra adalah belum adanya penyampaian ilmu tentang penyakit saluran cerna, faktor risikonya, dan upaya penanganan penyakit saluran cerna secara
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Pemberdayaan, kemandirian, serta pengutamaan manfaat dengan perhatian khusus pada kelompok rentan, antara lain ibu, bayi, anak pra sekolah dan anak sekolah,Pemberdayaan, kemandirian, serta pengutamaan manfaat dengan perhatian khusus pada kelompok rentan, antara lain ibu, bayi, anak pra sekolah dan anak sekolah,
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Perlu adanya upaya promotif dan preventif perilaku hidup sehat dan bersih bagi remaja. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuanPerlu adanya upaya promotif dan preventif perilaku hidup sehat dan bersih bagi remaja. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Tingginya harga antiseptik untuk menjaga protokol kesehatan menjadi tambahan biaya yang wajib selama pandemi. Beberapa tanaman pekarangan yang dapat dimanfaatkanTingginya harga antiseptik untuk menjaga protokol kesehatan menjadi tambahan biaya yang wajib selama pandemi. Beberapa tanaman pekarangan yang dapat dimanfaatkan
Useful /
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Hasil adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman peserta terhadap sistem akuntansi berbasis cloud 70% peserta yang sangat paham setelah pelatihanHasil adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman peserta terhadap sistem akuntansi berbasis cloud 70% peserta yang sangat paham setelah pelatihan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Selain itu, sosialisasi ini juga memberikan informasi terkait peluang beasiswa yang dapat membantu mereka untuk meringankan biaya pada pendidikan tinggi.Selain itu, sosialisasi ini juga memberikan informasi terkait peluang beasiswa yang dapat membantu mereka untuk meringankan biaya pada pendidikan tinggi.
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Analisis statistik dengan Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai p=0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap yangAnalisis statistik dengan Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai p=0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap yang
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI 500 bibit unggul dan panen pakcoy hidroponik sebanyak 18,4 kg. Peserta mampu menerapkan keterampilan secara mandiri, termasuk pengelolaan nutrisi dan pembibitan500 bibit unggul dan panen pakcoy hidroponik sebanyak 18,4 kg. Peserta mampu menerapkan keterampilan secara mandiri, termasuk pengelolaan nutrisi dan pembibitan