POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA
Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaKesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan fungsi, dan proses reproduksi. Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 18 tahun. Untuk upaya pemenuhan hak reproduksi tersebut, maka pelayanan kesehatan reproduksi harus dilaksanakan ditingkat pelayanan dasar melalui pendekatan siklus hidup atau life cycle approach yang dimulai sejak pra hamil, hamil, bersalin dan nifas, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia (Kemenkes,2015). Besarnya jumlah penduduk remaja ternyata juga diikuti banyaknya masalah kesehatan pada remaja. Di Jawa Barat selama tahun 2007-2008 hanya 0.72% dari jumlah total remaja usia 10-24 tahun yang terjangkau layanan youth centre. Angka ini menggambarkan jumlah remaja yang terpapar informasi dan layanan yang terkait KRR, KB, HIV/AIDS dan pelayanan aborsi aman sangat minim. Hasil Penelitian dunia menunjukkan hasil dari partisipan dari 23 negara bahwa 1/3 responden mengatakan tidak mendapatkan informasi tentang haid sebelumnya, sehingga tidak siap dan tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Dari hasil beberapa survei tersebut pada umumnya memaparkan bahwa remaja perempuan tidak pernah tahu masalah haid, dan menstruasi merupakan pengalaman yang sangat buruk serta haid pertama membuat panik, traumatis, malu, dan takut (www.dwp.or.id, 2006). Salah satu upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan ketidaktahuan remaja tentang seputar menstruasi dalam pelayanan kesehatan reproduksi remaja adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang manajemen kebersihan menstruasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Pendidikan Kesehatan kepada murid perempuan di kelas 4-6, meningkatkan pengetahuan murid prempuan tentang kebersihan menstruasi dan Kesehatan reproduksi perempuan. Dengan meningkatnya pengetahuan hasil akhirnya akan Mengubah perilaku personal hygiene saat menstruasi. Sasaran kegiatan adalah murid kelas 4 – 6 (remaja putri umur 10-12 tahun) sejumlah 56 orang. Kegiatan dilaksanakan pada bulan maret – oktober 2021. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan remaja tentang manajemen kebersihan menstruasi, terjadinya perubahan perilaku Kesehatan personal hygiene dan pembinaan kesehatan reproduksi remaja.
Kegiatan penyuluhan Kesehatan menggunakan kombinasi berbagai media terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja. 2.Terdapat peningkatan pengetahuan murid setelah diberikan penyuluhan Kesehatan yaitu peningkatan mean pretest (60,6) menjadi mean posttest sebesar (75) yaitu sebesar 14,4. 3.Terjadinya perubahan perilaku Kesehatan remaja dalam hal manajemen kebersihan menstruasi.
Berdasarkan temuan penelitian ini, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi menggunakan platform digital seperti aplikasi mobile atau media sosial untuk menjangkau remaja secara lebih luas dan efisien. Kedua, penelitian yang mempelajari dampak jangka panjang dari program pendidikan kebersihan menstruasi terhadap perilaku kesehatan remaja di masa depan, termasuk pengaruhnya terhadap kesehatan reproduksi dan kepercayaan diri. Ketiga, penelitian yang membandingkan berbagai metode penyuluhan (seperti video, leaflet, atau interaktif) untuk menentukan pendekatan terbaik dalam meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku remaja terkait manajemen kebersihan menstruasi. Ketiga saran ini dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pendidikan kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk remaja.
| File size | 546.03 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ICJAMBIICJAMBI Penelitian ini menggunakan metodelogi kuantitatif dan jenis quasi eksperimental design. Baik pada kelas kontrol maupun kelas eksperimen, Random SamplingPenelitian ini menggunakan metodelogi kuantitatif dan jenis quasi eksperimental design. Baik pada kelas kontrol maupun kelas eksperimen, Random Sampling
ICJAMBIICJAMBI Namun, tantangan utama tetap berupa masalah legalitas, termasuk akta kelahiran, KTP, dan dokumen perkawinan, yang diatasi secara langsung oleh pendiriNamun, tantangan utama tetap berupa masalah legalitas, termasuk akta kelahiran, KTP, dan dokumen perkawinan, yang diatasi secara langsung oleh pendiri
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model pendidikan karakter kontekstual berbasis nilai-nilai Islam yang dapat diadaptasi oleh lembaga pendidikanPenelitian ini memberikan kontribusi berupa model pendidikan karakter kontekstual berbasis nilai-nilai Islam yang dapat diadaptasi oleh lembaga pendidikan
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE 23, 𝑝 < 0. 001) maupun literasi media sosial (𝑟 = 0. 13, 𝑝 < 0. 05) memiliki hubungan positif yang signifikan dengan ketahanan nasional. Namun,23, 𝑝 < 0. 001) maupun literasi media sosial (𝑟 = 0. 13, 𝑝 < 0. 05) memiliki hubungan positif yang signifikan dengan ketahanan nasional. Namun,
STDIISSTDIIS The findings reveal that for al-Sady, Islamic education is nurturing humans to become closer to Allah and fulfill their servanthood perfectly. The mainThe findings reveal that for al-Sady, Islamic education is nurturing humans to become closer to Allah and fulfill their servanthood perfectly. The main
UNNARUNNAR Tujuan: Penelitian ini menyelidiki tantangan yang memengaruhi niat kewirausahaan mahasiswa manajemen olahraga di sebuah universitas di Afrika Selatan.Tujuan: Penelitian ini menyelidiki tantangan yang memengaruhi niat kewirausahaan mahasiswa manajemen olahraga di sebuah universitas di Afrika Selatan.
YMPNYMPN Dominasi bahasa global seperti Inggris dalam kurikulum pendidikan dan diskursus akademik seringkali menyebabkan marginalisasi bahasa-bahasa asli dan minoritas.Dominasi bahasa global seperti Inggris dalam kurikulum pendidikan dan diskursus akademik seringkali menyebabkan marginalisasi bahasa-bahasa asli dan minoritas.
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Analisis data dilakukan menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger yang melihat tiga faktor utama konstruksi: eksternalisasi, objektifikasi, danAnalisis data dilakukan menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger yang melihat tiga faktor utama konstruksi: eksternalisasi, objektifikasi, dan
Useful /
SERAMBISERAMBI Where teacher performance is strongly influenced by organizational culture. The stronger the orientation of cultural values such as views on work life,Where teacher performance is strongly influenced by organizational culture. The stronger the orientation of cultural values such as views on work life,
STP IPISTP IPI Metode kuantitatif digunakan dengan populasi 93 jiwa dan sampel 30 responden. Hasil analisis dengan skoring menunjukkan nilai 2,59, artinya partisipasiMetode kuantitatif digunakan dengan populasi 93 jiwa dan sampel 30 responden. Hasil analisis dengan skoring menunjukkan nilai 2,59, artinya partisipasi
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Banyaknya jumlah masyarakat penerima PKH mengindikasikan kurangnya kemandirian ekonomi keluarga. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untukBanyaknya jumlah masyarakat penerima PKH mengindikasikan kurangnya kemandirian ekonomi keluarga. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Tes digunakan dalam pre-test dan post-test. Setelah itu, data dihitung menggunakan t-test, yang menunjukkan bahwa nilai t adalah 11,797. Kelas eksperimenTes digunakan dalam pre-test dan post-test. Setelah itu, data dihitung menggunakan t-test, yang menunjukkan bahwa nilai t adalah 11,797. Kelas eksperimen