CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS
Cendekia Journal of PharmacyCendekia Journal of PharmacyDiabetes Melitus (DM) atau yang biasa disebut dengan kencing manis merupakan penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah dan disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Selain itu DM juga memiliki risiko komplikasi ke penyakit lain seperti jantung, gagal ginjal, kecacatan luka gangren yang diamputasi, kebutaan, serta gangguan organ lainnya. Pengetahuan berkaitan dengan penatalaksanaan DM meliputi keterlibatan dalam kegiatan penyuluhan, melakukan latihan fisik atau olahraga, dan pengobatan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari bagi penderita DM sehingga penderita DM dapat mengatasi bila ada gejala dan keluhan, mempertahankan rasa nyaman, pengendalian gula darah dan mencegah komplikasi. Kepatuhan sangat penting dalam melakukan pengobatan karena berpengaruh terhadap hasil terapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan insulin pada pasien diabetes mellitus Tipe 2 di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Metode penelitian kuantitatif yang termasuk dalam penelitian prospektif dengan rancangan penelitian non eksperimental dengan metode crossectional. Hasil Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 79 responden. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi square untuk mengetahui hubungan dua variabel. Hasil Tingkat Pengetahuan penggunaan insulin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus masuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 68 responden (86,3%), sedangkan tingkat Kepatuhan penggunaan insulin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus masuk dalam kategori rendah sebanyak 67 pasien (84.8%). Pada uji chi square mendapat nilai sig 0.354 >0.05 yang artinya pengetahuan tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan pasien BPJS diabetes mellitus tipe 2 dalam penggunaan insulin di RSUD dr Loekmono hadi kudus.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat Pengetahuan penggunaan insulin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus berpengetahuan baik yaitu sebanyak 68 responden (86,3%).Tingkat Kepatuhan penggunaan insulin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus mempunyai kepatuhan baik yaitu sebanyak 67 responden (84,8%).Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan insulin di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus karena nilai p value 0.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan pasien diabetes mellitus tipe 2 dalam penggunaan insulin, seperti dukungan sosial, faktor ekonomi, dan persepsi pasien terhadap manfaat pengobatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman dan tantangan yang dihadapi pasien dalam menjalani terapi insulin sehari-hari, sehingga dapat dirumuskan intervensi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kepatuhan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi dan konseling dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien diabetes mellitus tipe 2 terhadap penggunaan insulin dalam jangka panjang. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien diabetes mellitus tipe 2, sehingga dapat dirumuskan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan mencegah komplikasi penyakit.
| File size | 309.96 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Latar Belakang: Tinjauan pustaka ini mengkaji peran terapi komplementer dalam pengelolaan hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Kedua penyakit kronisLatar Belakang: Tinjauan pustaka ini mengkaji peran terapi komplementer dalam pengelolaan hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Kedua penyakit kronis
WDHWDH 133). Rata-rata kadar gula darah kelompok intervensi menurun dari 241,80 mg/dl menjadi 197,90 mg/dl, sedangkan kelompok kontrol hanya turun dari 270,27133). Rata-rata kadar gula darah kelompok intervensi menurun dari 241,80 mg/dl menjadi 197,90 mg/dl, sedangkan kelompok kontrol hanya turun dari 270,27
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama hemodialisis dengan kualitas hidup pasien CKD di Rumah Sakit PantiPenelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama hemodialisis dengan kualitas hidup pasien CKD di Rumah Sakit Panti
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun Kemangi yang telah diekstraksi dapat diformulasikan ke dalam sediaan deodorant spray berbentukBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun Kemangi yang telah diekstraksi dapat diformulasikan ke dalam sediaan deodorant spray berbentuk
ITSCIENCEITSCIENCE Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang besar dan terus berkembang di sebagian besar negara serta merupakan penyebab penting penyakit berkepanjanganDiabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang besar dan terus berkembang di sebagian besar negara serta merupakan penyebab penting penyakit berkepanjangan
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Demam tifoid merupakan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi, yaitu suatu bakteri gram-negatif. Demam merupakan gejala utama demamDemam tifoid merupakan penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi, yaitu suatu bakteri gram-negatif. Demam merupakan gejala utama demam
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Kesimpulan penelitian menunjukkan persentase efektivitas dan rasionalitas pengobatan adalah efektivitas 46,88%, tepat pasien 100%, tepat indikasi 100%,Kesimpulan penelitian menunjukkan persentase efektivitas dan rasionalitas pengobatan adalah efektivitas 46,88%, tepat pasien 100%, tepat indikasi 100%,
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH d 62 tahun. Penelitian ini juga menemukan bahwa 93% atau 13 orang penderita dari 14 peminum kopi dan hanya 7% saja yang tidak meminum kopi. Hasil penelitiand 62 tahun. Penelitian ini juga menemukan bahwa 93% atau 13 orang penderita dari 14 peminum kopi dan hanya 7% saja yang tidak meminum kopi. Hasil penelitian
Useful /
AIRAAIRA PLN SUMUT dalam penggunaan aplikasi simpan pinjam terintegrasi secara online dan relasi antar tabel dalam pembacaan menggunakan Microsoft Office Excel.PLN SUMUT dalam penggunaan aplikasi simpan pinjam terintegrasi secara online dan relasi antar tabel dalam pembacaan menggunakan Microsoft Office Excel.
RAHARJARAHARJA Sebuah peranan dalam masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam sebuah proses Tebing Koja. sangatlebih efektif dalam melakukan berbagai kegiatan yang akanSebuah peranan dalam masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam sebuah proses Tebing Koja. sangatlebih efektif dalam melakukan berbagai kegiatan yang akan
UNISMUHUNISMUH The study concludes that the use of gamification based on Balinese local stories significantly improved the productive skills of fifth-grade students atThe study concludes that the use of gamification based on Balinese local stories significantly improved the productive skills of fifth-grade students at
UNISMUHUNISMUH Terdapat strategi bertanya baru yang ditemukan, yaitu strategi bertanya tanpa henti. Guru menerapkan strategi pertanyaannya dengan mengajukan pertanyaanTerdapat strategi bertanya baru yang ditemukan, yaitu strategi bertanya tanpa henti. Guru menerapkan strategi pertanyaannya dengan mengajukan pertanyaan