UNTUNT
Indonesian Health Science JournalIndonesian Health Science JournalLatar Belakang: Populasi lansia dan meningkatnya prevalensi hipertensi di kalangan lansia di wilayah pesisir menimbulkan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Kehidupan pesisir memiliki keuntungan sekaligus tantangan yang memengaruhi kualitas hidup (QOL) lansia. Studi ini mengeksplorasi QOL dan faktor-faktor terkaitnya pada lansia dengan hipertensi yang tinggal di wilayah pesisir Madura, Jawa Timur, Indonesia.. Metode: Desain penelitian ini adalah cross-sectional yang mengundang 140 lansia berusia 60–80 tahun sebagai partisipan dengan cara purposive samoling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Kualitas Hidup dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHOQOL-BREF) untuk mengukur kualitas hidup partisipan melalui empat domain, yaitu kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Analisis hubungan antar variabel dialkukan dengan menggunakan uji t-test dengan signifikansi statistik p < 0,05. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa peserta paruh baya (usia 70–80) menunjukkan skor kualitas hidup (QOL) yang lebih tinggi dalam hal kesehatan fisik, kesejahteraan psikologis, dan lingkungan dibandingkan dengan peserta muda (usia 60–69). Peserta laki-laki menunjukkan skor Kualitas Hidup (QOL) yang lebih tinggi daripada perempuan, terutama dalam hal kesehatan fisik, psikologis, dan hubungan sosial. Status perkawinan dan tingkat pendidikan tidak berhubungan signifikan dengan kualitas hidup (p>.05). Nelayan memiliki skor kualitas hidup (QOL) keseluruhan tertinggi, menunjukkan bahwa kepuasan kerja memainkan peran penting dalam kesejahteraan lansia. Selain itu, durasi hipertensi tidak berdampak signifikan terhadap kualitas hidup (QOL), yang menunjukkan adanya manajemen diri yang efektif di antara peserta. Kesimpulan: Jenis kelamin dan status pekerjaan merupakan satu-satunya faktor yang berhubungan signifikan dengan kualitas hidup (QOL) pada lansia penderita hipertensi di wilayah pesisir. Temuan ini menyoroti perlunya intervensi yang terarah, terutama bagi perempuan lansia dan individu yang tidak bekerja, untuk meningkatkan QOL. Para pemangku kebijakan harus berfokus pada peningkatan aksesibilitas layanan kesehatan, inklusi sosial, dan program dukungan ekonomi yang disesuaikan dengan populasi lansia di wilayah pesisir.
Studi ini mengkaji kualitas hidup (QOL) dan faktor-faktor terkaitnya pada lansia dengan hipertensi yang tinggal di wilayah pesisir.Jenis kelamin dan pekerjaan merupakan faktor signifikan yang berhubungan dengan QOL, di mana pria dan nelayan menunjukkan skor tertinggi.Status perkawinan, pendidikan, dan durasi hipertensi tidak signifikan, menekankan pentingnya manajemen diri dalam menjaga kesejahteraan.
Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam mengenai pengalaman perempuan lansia di wilayah pesisir, terutama terkait tantangan sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi kualitas hidup mereka, dengan tujuan untuk merancang intervensi yang lebih efektif dan responsif gender. Selain itu, studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami bagaimana norma budaya dan dinamika keluarga memengaruhi kesejahteraan lansia di Indonesia, dengan fokus pada mekanisme dukungan sosial yang ada dan bagaimana mereka dapat diperkuat. Mengingat pentingnya pekerjaan sebagai faktor penentu kualitas hidup, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak kebijakan dan program yang mendukung keberlanjutan mata pencaharian tradisional seperti perikanan terhadap kesejahteraan psikologis dan sosial lansia di wilayah pesisir. Penelitian intervensi yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas layanan kesehatan dan program manajemen diri hipertensi, yang disesuaikan dengan karakteristik unik lansia di wilayah pesisir, juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.
| File size | 353.47 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UnmulUnmul Latar Belakang: Penyakit infeksi seperti ISPA, diare, pneumonia, dan TB paru masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di Indonesia dan berkontribusiLatar Belakang: Penyakit infeksi seperti ISPA, diare, pneumonia, dan TB paru masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di Indonesia dan berkontribusi
UmriUmri Pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis dalam merancang konten visual menarik, seperti portofolio digital, poster promosi,Pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis dalam merancang konten visual menarik, seperti portofolio digital, poster promosi,
UNTUNT Penelitian ini menggunkan metode quasy eksperimental dengan menggunakan pre test post test with control grup desain. Dengan Populasi 50 orang dan sampelPenelitian ini menggunkan metode quasy eksperimental dengan menggunakan pre test post test with control grup desain. Dengan Populasi 50 orang dan sampel
UmriUmri Sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak bullying, serta cara untukSosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak bullying, serta cara untuk
UmriUmri Data post-test menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat hingga 79%, sementara kategori kurang turun menjadi 4%. Integrasi literasi kesehatan dalamData post-test menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat hingga 79%, sementara kategori kurang turun menjadi 4%. Integrasi literasi kesehatan dalam
UNTUNT Kepatuhan lansia dalam melakukan kontrol rutin menjadi faktor penting untuk mencegah komplikasi dan menurunkan risiko mortalitas. Komunikasi terapeutikKepatuhan lansia dalam melakukan kontrol rutin menjadi faktor penting untuk mencegah komplikasi dan menurunkan risiko mortalitas. Komunikasi terapeutik
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Sehingga program ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan pentingnya pemeriksaan kesehatan di masa pandemi serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatanSehingga program ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan pentingnya pemeriksaan kesehatan di masa pandemi serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi pasien dan penyedia layanan mengenai penggunaan layanan akupresur di PKM Tabanan. Metode: PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi pasien dan penyedia layanan mengenai penggunaan layanan akupresur di PKM Tabanan. Metode: Penelitian
Useful /
UnmulUnmul Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori hipertensiData dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori hipertensi
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE Latar belakang dan tujuan: Prevalensi stunting pada anak di bawah lima tahun di Indonesia dan juga di Bali tinggi. Studi tentang faktor risiko stuntingLatar belakang dan tujuan: Prevalensi stunting pada anak di bawah lima tahun di Indonesia dan juga di Bali tinggi. Studi tentang faktor risiko stunting
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE Faktor psikologis seperti tekanan emosional, lingkungan rumah yang stres, dan norma sosial yang mendukung ketergantungan perempuan terhadap laki-laki jugaFaktor psikologis seperti tekanan emosional, lingkungan rumah yang stres, dan norma sosial yang mendukung ketergantungan perempuan terhadap laki-laki juga
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA The method used to support this research is quantitative method and in this study using multiple linear regression models. The processing and interpretationThe method used to support this research is quantitative method and in this study using multiple linear regression models. The processing and interpretation