METROMETRO

Akademika : Jurnal Pemikiran IslamAkademika : Jurnal Pemikiran Islam

Artikel ini mendeskripsikan tentang konsep pendidikan lingkungan hidup Orang Rimba yang berada di Rombong Sungai Kedundung Muda Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi. Ketertarikan penulisan artikel ini muncul karena katagori pelestarian alam atau lingkungan hidup menjadi salah satu tema besar dalam ajaran Islam. Allah sangat membenci dan tidak menyukai kerusakan yang berujung pada kebinasahan dan kepunahan. Pada satu sisi, Orang Rimba tidak memiliki hubungan relegiusitas yang inten terhadap ajaran Islam. Namun, mereka tidak hanya sekadar sadar akan pentingnya lingkungan hidup, bahkan mereka menjadi praktisi dan penjaga gawang dalam memelihara alam atau lingkungan hidup. Mereka juga memiliki konsep dan tips dalam memelihara hutan beserta sumber daya alam yang terkandung didalamnya. Ada banyak nilai dan pendidikan yang dapat dipetik dan dijadikan pembelajaran dari aktivitas hidup dan kehidupan Orang Rimba untuk kemudian diinternalisasikan.

Masyarakat Rimba memandang hutan sebagai rumah yang integral dengan kehidupan mereka, mengandung makna filosofis yang mendalam dan tidak terbatas hanya sebagai tempat tinggal.Nilai-nilai pelestarian lingkungan hidup ditransmisikan melalui Seloko pesemian rimba, yang merupakan manifestasi pemikiran dan perenungan mereka terhadap dinamika kehidupan di hutan.Orang Rimba memposisikan diri sebagai bagian tak terpisahkan dari alam dengan memanfaatkan sumberdayanya secara bijaksana untuk mencegah degradasi dan kerusakan lingkungan.

Penelitian berikutnya bisa menggali secara mendalam bagaimana nilai-nilai pelestarian alam dari Seloko Orang Rimana dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal di sekolah-sekolah sekitar kawasan konservasi. Dengan demikian, pengetahuan lokal ini tidak hanya sekadar dicatat, tetapi juga diajarkan kepada generasi muda untuk membentuk kesadaran lingkungan sejak dini. Selain itu, sebuah studi komparatif juga sangat penting untuk dilakukan guna mengetahui sejauh mana efektivitas sistem zonasi dan hukum adat Orang Rimba dalam mencegah degradasi lingkungan jika dibandingkan dengan kebijakan konservasi yang diterapkan oleh pemerintah di kawasan yang sama. Hal ini akan memberikan gambaran nyata tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing sistem. Sebagai arah penelitian yang lebih dalam, sebuah studi juga bisa fokus untuk melihat bagaimana pergeseran nilai dan praktik konservasi Orang Rimba akibat interaksi yang semakin intensif dengan masyarakat luar dan kehadiran perkebunan skala besar. Penelitian ini akan mengungkap tantangan dan strategi adaptasi yang mereka lakukan untuk mempertahankan identitas dan kearifan lokal mereka di tengah tekanan modernisasi.

  1. #lingkungan hidup#lingkungan hidup
  2. #kualitas hidup masyarakat#kualitas hidup masyarakat
Read online
File size315.78 KB
Pages22
Short Linkhttps://juris.id/p-1fT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test