LPPM UNBAJALPPM UNBAJA
Just a moment...Just a moment...Tingkat kecanduan media sosial saat ini semakin meningkat, terutama di kalangan remaja. Sekitar 75% individu yang kecanduan media sosial dipengaruhi oleh masalah dalam hubungan sosial mereka. Salah satu faktor yang berperan adalah gangguan mental emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gangguan mental emosional dengan kecanduan media sosial pada siswa SMA Negeri 3 Kota Serang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 170 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sosiodemografi, Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS), dan Self Reporting Questionnaire 20 (SRQ20), kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian adalah mayoritas subjek memiliki gangguan mental emosional normal (76,47%) dan tingkat kecanduan media sosial normal (67,06%). Sementara yang terindikasi gangguan emosional adalah 23,53% dan kecanduan media social alert adalah 32,94%. Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara gangguan mental emosional dan kecanduan media sosial (p-value = 0,009, OR=2,61, 95% CI: 1,259–5,414). Hal ini menunjukkan bahwa gangguan mental emosional dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko kecanduan media sosial.
Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara gangguan mental emosional dengan kecanduan media sosial pada siswa kelas X, XI dan XII di SMA Negeri 3 Kota Serang.Karakteristik demografi subjek penelitian paling banyak ditemukan pada perempuan, usia 18 tahun, serta pada siswa yang berada di kelas XII.Dalam hal gangguan mental emosional, mayoritas subjek penelitian menunjukkan status normal, yang berarti tidak terdapat indikasi gangguan kesehatan jiwa yang signifikan.Begitu pula, tingkat kecanduan media sosial mayoritas subjek berada dalam kategori normal, yang mengindikasikan penggunaan media sosial tidak menunjukkan kecanduan berlebihan.Dengan demikian, meskipun terdapat hubungan antara gangguan mental emosional dan kecanduan media sosial, sebagian besar mahasiswa yang menjadi subjek penelitian menunjukkan kondisi mental dan penggunaan media sosial dalam kategori normal.Penelitian ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai prevalensi gangguan mental emosional dan kecanduan media sosial pada remaja di Kota Serang, serta dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut dalam konteks populasi yang lebih besar.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi hubungan antara gangguan mental emosional dan kecanduan media sosial pada remaja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif kecanduan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor perlindungan yang dapat membantu remaja mengelola penggunaan media sosial dengan lebih sehat dan konstruktif. Dengan memahami faktor-faktor ini, diharapkan dapat dikembangkan intervensi yang lebih komprehensif dan efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis remaja di era digital.
- Tingkat Kecanduan Media Sosial pada Remaja | Aprilia | Journal of Nursing Care. kecanduan sosial remaja... jurnal.unpad.ac.id/jnc/article/view/26928Tingkat Kecanduan Media Sosial pada Remaja Aprilia Journal of Nursing Care kecanduan sosial remaja jurnal unpad ac jnc article view 26928
- The role of guidance and counseling service in helping students with academic stress | ProGCouns: Journal... doi.org/10.21831/progcouns.v3i2.53821The role of guidance and counseling service in helping students with academic stress ProGCouns Journal doi 10 21831 progcouns v3i2 53821
- Towards A Dynamic Model of Human Needs: A Critical Analysis of Maslow's Hierarchy | International... risetpress.com/index.php/ijmars/article/view/674Towards A Dynamic Model of Human Needs A Critical Analysis of Maslows Hierarchy International risetpress index php ijmars article view 674
- Dampak Kecanduan Internet Pada Remaja Akhir | Proceeding Conference on Psychology and Behavioral Sciences.... doi.org/10.61994/cpbs.v2i1.40Dampak Kecanduan Internet Pada Remaja Akhir Proceeding Conference on Psychology and Behavioral Sciences doi 10 61994 cpbs v2i1 40
| File size | 405.71 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LP3MZHLP3MZH Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam praktik ibadah harian seperti sholat lima waktu dan puasa—baik yang bersifat wajib maupun sunnah—berkontribusiHasil menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam praktik ibadah harian seperti sholat lima waktu dan puasa—baik yang bersifat wajib maupun sunnah—berkontribusi
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Sedangkan di SMA Frater Don Bosco, sekolah belum memiliki sumber daya yang kompeten dalam melaksanakan kegiatan aspek tersebut. Para guru ditemukan belumSedangkan di SMA Frater Don Bosco, sekolah belum memiliki sumber daya yang kompeten dalam melaksanakan kegiatan aspek tersebut. Para guru ditemukan belum
UMITRAUMITRA Berdasarkan hasil pretest dan posttest terlihat adanya perubahan proporsi dari kelompok kurang, cukup dan baik. Pengetahuan yang baik dapat menjadi salahBerdasarkan hasil pretest dan posttest terlihat adanya perubahan proporsi dari kelompok kurang, cukup dan baik. Pengetahuan yang baik dapat menjadi salah
SPPSPP Meningkatnya temuan kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 ditambah dengan adanya kesimpangsiuran informasi yang tidak adekuat serta ketidakpastianMeningkatnya temuan kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 ditambah dengan adanya kesimpangsiuran informasi yang tidak adekuat serta ketidakpastian
SPPSPP Dari kegiatan penyuluhan tentang pendidikan seks pada remaja dapat diambil kesimpulan adalah bahwa pendidikan seks itu penting bagi remaja karena anak-anakDari kegiatan penyuluhan tentang pendidikan seks pada remaja dapat diambil kesimpulan adalah bahwa pendidikan seks itu penting bagi remaja karena anak-anak
SPPSPP Berdasarkan hasil pretest dan postest, terdapat peningkatan pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Sebelum pelatihan, terdapat 5 orang (12%) dengan tingkatBerdasarkan hasil pretest dan postest, terdapat peningkatan pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Sebelum pelatihan, terdapat 5 orang (12%) dengan tingkat
SPPSPP Kegiatan yang akan di laksanakan adalah memberikan penyuluhan dan gambaran mengenai senam ergonomic untuk penderita hipertensi. Metode yang di gunakanKegiatan yang akan di laksanakan adalah memberikan penyuluhan dan gambaran mengenai senam ergonomic untuk penderita hipertensi. Metode yang di gunakan
CERICCERIC Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen pre post test with control group. Responden dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling.Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen pre post test with control group. Responden dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling.
Useful /
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG The analysis reveals that users positive attitudes towards technology are a key factor driving their intention to use QR codes, which ultimately impactsThe analysis reveals that users positive attitudes towards technology are a key factor driving their intention to use QR codes, which ultimately impacts
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Kendala meliputi beberapa obat yang diperlukan namun tidak tercantum dalam e‑katalog berurutan alfabet, tidak diterapkannya metode persiapan karena tidakKendala meliputi beberapa obat yang diperlukan namun tidak tercantum dalam e‑katalog berurutan alfabet, tidak diterapkannya metode persiapan karena tidak
NEWINERANEWINERA Masyarakat akan terfragmentasi dan menyebabkan gesekan sesuai potensinya. Jika elit politik dan elit partai melakukan pertukaran sosial dalam pemilihanMasyarakat akan terfragmentasi dan menyebabkan gesekan sesuai potensinya. Jika elit politik dan elit partai melakukan pertukaran sosial dalam pemilihan
ALJAMIAHALJAMIAH Dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis, tulisan ini mencoba menjawab pertanyaan mengenai faktor-faktor yang membuat gerakan mereka memungkinkanDengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis, tulisan ini mencoba menjawab pertanyaan mengenai faktor-faktor yang membuat gerakan mereka memungkinkan