IJNMSIJNMS
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)Kesehatan mental merupakan bagian dari status kesehatan yang harus dicapai pada tingkat optimal. Indikator yang dapat digunakan termasuk penurunan masalah psikosocial dan insiden orang dengan gangguan mental (ODGJ). Layanan yang berperan fundamental dan langsung memengaruhi masyarakat adalah Posyandu Jiwa. Layanan ini disediakan oleh masyarakat, dari masyarakat, dan untuk masyarakat. Pelayan utama di Posyandu adalah kader kesehatan mental di bawah bimbingan dan dukungan petugas kesehatan di Puskesmas setempat. Posyandu Jiwa memberikan layanan untuk orang dengan gangguan mental (ODGJ). Layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan kesehatan rutin, pengembangan keterampilan atau vokasional, bimbingan spiritual, terapi kelompok aktivitas (TAK), dan terapi keluarga. Tujuan studi ini adalah menganalisis penggunaan Posyandu Jiwa di wilayah kerja Puskesmas Bloto pada tahun 2025. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Data penelitian diperoleh dari kuesioner tentang pengetahuan ODGJ, perilaku kader, dukungan keluarga, dan motivasi ODGJ. Analisis data menggunakan uji Chi square. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan penggunaan Posyandu Jiwa di Puskesmas Bloto pada tahun 2025 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05). Terdapat hubungan antara perilaku kader dan penggunaan Posyandu Jiwa di Puskesmas Bloto pada tahun 2025 dengan p-value = 0,001 (p < 0,05). Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan penggunaan Posyandu Jiwa di Puskesmas Bloto pada tahun 2025 dengan p-value = 0,001 (p < 0,05). Terdapat korelasi antara motivasi pasien dan penggunaan Posyandu Jiwa (Pos Pelayanan Kesehatan Jiwa) di Puskesmas Bloto pada tahun 2025, dengan p-value = 0,002 (p < 0,05). Faktor yang paling berkaitan erat dengan penggunaan Posyandu Jiwa adalah pengetahuan, dengan p-value = 0,001 (p < 0,05). Salah satu upaya yang perlu ditingkatkan untuk lebih mengoptimalkan penggunaan Posyandu Jiwa adalah meningkatkan pengetahuan di kalangan kader, keluarga, dan individu yang bekerja sama dengan gangguan mental.
Berdasarkan hasil penelitian tentang penggunaan Posyandu Jiwa (Pos Pelayanan Kesehatan Jiwa) di wilayah kerja Puskesmas Bloto pada tahun 2025, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan penggunaan Posyandu Jiwa dengan p-value = 0,000 (p < 0,05).Terdapat hubungan antara perilaku kader dan penggunaan Posyandu Jiwa dengan p-value = 0,001 (p < 0,05).Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan penggunaan Posyandu Jiwa dengan p-value = 0,001 (p < 0,05).Terdapat hubungan antara motivasi pasien dan penggunaan Posyandu Jiwa dengan p-value = 0,002 (p < 0,05).Faktor yang paling berkaitan erat dengan penggunaan Posyandu Jiwa adalah pengetahuan dengan p-value = 0,001 (p < 0,05).
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak intervensi digital seperti aplikasi edukasi kesehatan mental terhadap peningkatan penggunaan Posyandu Jiwa. Penelitian juga bisa mengkaji efektivitas program pelatihan komunitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya layanan kesehatan mental. Selain itu, studi lanjutan dapat mengevaluasi peran dukungan keluarga dalam memfasilitasi partisipasi pasien dengan gangguan mental melalui pendekatan kolaboratif antara tenaga kesehatan dan keluarga. Ketiga saran ini bertujuan untuk mengembangkan strategi yang lebih inklusif dan berbasis bukti untuk meningkatkan akses dan partisipasi masyarakat dalam layanan kesehatan mental.
| File size | 382.02 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
IJNMSIJNMS Data diperoleh melalui peninjauan rekam medis, audit dokumentasi, laporan insiden, dan wawancara mendalam dengan petugas kesehatan yang terlibat. StudiData diperoleh melalui peninjauan rekam medis, audit dokumentasi, laporan insiden, dan wawancara mendalam dengan petugas kesehatan yang terlibat. Studi
IJNMSIJNMS Waktu terawal gejala kanker pada HIV adalah 0,6 tahun, sedangkan waktu terpanjang adalah 14,6 tahun. Interval antara diagnosis HIV dan onset kanker dipengaruhiWaktu terawal gejala kanker pada HIV adalah 0,6 tahun, sedangkan waktu terpanjang adalah 14,6 tahun. Interval antara diagnosis HIV dan onset kanker dipengaruhi
IJNMSIJNMS Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Hyperemesis Gravidarum di TPM Ny. Fifin Nur Indah selama satu bulan, berjumlah 25 orang, sedangkanPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Hyperemesis Gravidarum di TPM Ny. Fifin Nur Indah selama satu bulan, berjumlah 25 orang, sedangkan
IJNMSIJNMS The study demonstrates that hypnopressure significantly impacts breastfeeding self-efficacy (BSE) and milk production in postpartum mothers. This intervention,The study demonstrates that hypnopressure significantly impacts breastfeeding self-efficacy (BSE) and milk production in postpartum mothers. This intervention,
IJNMSIJNMS In Indonesia, cervical cancer is the second leading cause of illness and death among women. One way to reduce the mortality rate is through preventiveIn Indonesia, cervical cancer is the second leading cause of illness and death among women. One way to reduce the mortality rate is through preventive
Yogya UMBYogya UMB Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai gangguan mental dan manajemennya. Sebuah program kesehatan mental berupa psikoedukasi dan jalur deteksiHal ini terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai gangguan mental dan manajemennya. Sebuah program kesehatan mental berupa psikoedukasi dan jalur deteksi
UMIUMI Tahap Pelaporan: Pada tahap pelaporan yang bertanggung jawab adalah bendahara desa. Bendara desa memiliki kewajiban untuk melakukan pencatatan setiap akhirTahap Pelaporan: Pada tahap pelaporan yang bertanggung jawab adalah bendahara desa. Bendara desa memiliki kewajiban untuk melakukan pencatatan setiap akhir
CERICCERIC Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan (p= 0,033) dan kecerdasan emosi (p= 0,000) dengan resiliensi. Penyintas dengan kecerdasanHasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan (p= 0,033) dan kecerdasan emosi (p= 0,000) dengan resiliensi. Penyintas dengan kecerdasan
Useful /
IJNMSIJNMS Tiga penyebab utama kematian ibu di Indonesia adalah hipertensi gestasional (HGD), perdarahan, dan infeksi. Ketiga penyebab ini secara besar-besaran dapatTiga penyebab utama kematian ibu di Indonesia adalah hipertensi gestasional (HGD), perdarahan, dan infeksi. Ketiga penyebab ini secara besar-besaran dapat
CERICCERIC Saat ini masyarakat mulai beralih untuk menggunakan tanaman obat sebagai obat alternatif analgesik, diantaranya tanaman jahe merah (Zingiber officinaleSaat ini masyarakat mulai beralih untuk menggunakan tanaman obat sebagai obat alternatif analgesik, diantaranya tanaman jahe merah (Zingiber officinale
CERICCERIC Perilaku seksual berisiko merupakan perilaku seksual yang dapat menyebabkan dampak negatif seperti kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dan penyakitPerilaku seksual berisiko merupakan perilaku seksual yang dapat menyebabkan dampak negatif seperti kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dan penyakit
CERICCERIC Pola asuh authoritative membentuk lebih banyak anak jalanan usia remaja yang memiliki harga diri tinggi, sedangkan pola asuh uninvolved membentuk anakPola asuh authoritative membentuk lebih banyak anak jalanan usia remaja yang memiliki harga diri tinggi, sedangkan pola asuh uninvolved membentuk anak