IJNMSIJNMS

International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)

Kontrol makanan yang buruk dan aktivitas fisik rendah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 sering memperburuk regulasi glikemik. Studi ini bertujuan menganalisis hubungan antara asupan makanan, aktivitas fisik, dan tingkat glukosa darah puasa. Studi kuantitatif cross-sectional ini dilakukan di Puskesmas Blooto pada September 2025 dengan 80 responden yang dipilih melalui sampling konvenien. Studi menggunakan Food Recall Questionnaire, IPAQ, dan glukosa darah puasa menggunakan glucometer. Data dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil menunjukkan bahwa 60% responden mengonsumsi lebih dari 50 gram gula per hari, 60% melakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang, dan 62,5% memiliki glukosa darah puasa tinggi (>100 mg/dL). Terdapat hubungan signifikan antara asupan makanan dan glukosa darah puasa (p = 0,000) serta antara aktivitas fisik dan glukosa darah puasa (p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa asupan makanan dan aktivitas fisik secara signifikan terkait dengan tingkat glukosa darah puasa. Asupan makanan dan aktivitas fisik secara independen terkait dengan tingkat glukosa darah puasa, menekankan kebutuhan bimbingan nutrisi fokus dan intervensi aktivitas fisik berkelanjutan untuk meningkatkan kontrol glikemik pada pasien DMT2.

Ada hubungan signifikan antara asupan makanan dan glukosa darah puasa pada pasien DMT2.Tingkat aktivitas fisik berpengaruh terhadap stabilitas glukosa darah puasa.Faktor lain seperti kepatuhan pengobatan, durasi penyakit, BMI, stres, dan kebiasaan hidup berkontribusi lebih besar pada kontrol glikemik dibandingkan variabel gaya hidup tunggal.Kontrol glikemik pada pasien DMT2 bersifat multifaktorial dan tidak dapat dijelaskan hanya oleh dua variabel gaya hidup.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang dampak jangka panjang intervensi nutrisi dan aktivitas fisik terhadap kontrol glikemik pada pasien DMT2. Selain itu, perlu dikaji faktor budaya dan lingkungan yang memengaruhi pola makan serta kebiasaan aktivitas fisik di kalangan pasien. Penelitian juga dapat mengembangkan sistem pemantauan digital untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pasien dalam mengelola kondisi mereka secara mandiri.

  1. Pola Makan Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 | Jurnal Riset Media Keperawatan.... ojs.stikessaptabakti.ac.id/index.php/jrmk/article/view/75Pola Makan Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Jurnal Riset Media Keperawatan ojs stikessaptabakti ac index php jrmk article view 75
  2. DOI Name 10.20473 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc universitas airlangga... doi.org/10.20473DOI Name 10 20473 Values name values index type timestamp data serv crossref desc universitas airlangga doi 10 20473
  3. Status Gizi, Aktivitas Fisik dan Asupan Serat Berhubungan dengan Kadar Gula Darah Puasa Penderita DM... doi.org/10.32668/jitek.v6i1.109Status Gizi Aktivitas Fisik dan Asupan Serat Berhubungan dengan Kadar Gula Darah Puasa Penderita DM doi 10 32668 jitek v6i1 109
Read online
File size621.07 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test