JCEHJCEH
Journal of Community Engagement in HealthJournal of Community Engagement in HealthRumah Sakit Brawijaya III Surabaya menghadapi tantangan serius akibat meningkatnya prevalensi diabetes, yang memerlukan upaya promosi kesehatan publik untuk menangani faktor gaya hidup, kebiasaan makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik sebagai pemicu utama. Tujuan pelayanan masyarakat ini adalah mempromosikan kesehatan publik dalam mengatasi diabetes pada pasien Rumah Sakit Brawijaya III Surabaya. Metode yang digunakan adalah diagram tulang ikan untuk menemukan penyebab dan akar masalah. Hasil menunjukkan bahwa Rumah Sakit Brawijaya Kelas III Surabaya telah mengidentifikasi kebutuhan peningkatan strategi promosi kesehatan melalui edukasi, seminar, lokakarya, kampanye kesehatan, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, institusi kesehatan, serta masyarakat. Pemanfaatan teknologi informasi, seperti aplikasi kesehatan, mendukung pemantauan pasien diabetes dan menyediakan informasi terkini. Rencana intervensi mencakup edukasi pola makan sehat, olahraga, pemantauan rutin, konseling di masyarakat, serta pengembangan aplikasi digital untuk manajemen diabetes. Disimpulkan bahwa upaya promosi kesehatan komunitas berbasis kolaborasi dan teknologi dapat secara efektif mengatasi diabetes. Disarankan memperkuat kolaborasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi secara optimal, dan melaksanakan pendidikan berkelanjutan untuk mendorong perubahan gaya hidup masyarakat.
Rumah Sakit Brawijaya III Surabaya belum sepenuhnya menerapkan strategi promosi kesehatan, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan.Teknologi informasi terbukti membantu pemantauan dan dukungan bagi pasien diabetes melalui aplikasi kesehatan.Diperlukan pendidikan berkelanjutan, program pemantauan rutin, program latihan yang sesuai, penyuluhan komunitas, serta pengembangan aplikasi digital untuk manajemen diabetes yang efektif.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas aplikasi digital kesehatan dalam mengontrol kadar glukosa pada pasien diabetes di Rumah Sakit Brawijaya melalui uji coba terkontrol acak, sehingga memberikan bukti empiris tentang manfaat teknologi informasi. Selain itu, studi kualitatif diperlukan untuk mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung partisipasi masyarakat dalam program promosi kesehatan di Surabaya, yang dapat membantu merancang intervensi yang lebih relevan secara budaya. Selanjutnya, pengembangan dan pengujian model promosi kesehatan terintegrasi yang menggabungkan edukasi, teknologi, dan kebijakan lintas sektoral dapat menilai keberlanjutan serta dampak kesehatan jangka panjang, memberikan panduan bagi implementasi kebijakan publik yang lebih efektif.
- Promosi Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Melitus Pada Remaja | Jurnal Abdimas Indonesia.... doi.org/10.53769/jai.v4i2.729Promosi Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Melitus Pada Remaja Jurnal Abdimas Indonesia doi 10 53769 jai v4i2 729
- Public Health Promotion Efforts in Overcoming Diabetes in Patients of Class III Brawijaya Hospital Surabaya... doi.org/10.30994/jceh.v8i1.588Public Health Promotion Efforts in Overcoming Diabetes in Patients of Class III Brawijaya Hospital Surabaya doi 10 30994 jceh v8i1 588
| File size | 245.69 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIESTEKOMSTIESTEKOM Penelitian ini mengevaluasi kebijakan publik terkait pemindahan IKN menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, menganalisis substansi dan implementasiPenelitian ini mengevaluasi kebijakan publik terkait pemindahan IKN menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, menganalisis substansi dan implementasi
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di Puskesmas Ujan Mas. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di Puskesmas Ujan Mas. Penelitian
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Dari hasil akhir analisis multivariat variabel pengetahuan dengan nilai p Value = 0,01 OR 4,250. Kesimpulan ada hubugan yang bermakna antara usia balita,Dari hasil akhir analisis multivariat variabel pengetahuan dengan nilai p Value = 0,01 OR 4,250. Kesimpulan ada hubugan yang bermakna antara usia balita,
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara umur, tingkat pendidikan, reliability, dan empathy terhadap kepuasan pasien danKesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara umur, tingkat pendidikan, reliability, dan empathy terhadap kepuasan pasien dan
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 375 responden usia 15–59 tahun yang terdaftar di Puskesmas Plaju. PengambilanPenelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 375 responden usia 15–59 tahun yang terdaftar di Puskesmas Plaju. Pengambilan
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF A cross-sectional analytical study was conducted involving 73 patients selected through quota sampling. Data were collected via interviews using structuredA cross-sectional analytical study was conducted involving 73 patients selected through quota sampling. Data were collected via interviews using structured
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF 021), tangible (pValue = 0. 035), reliability (pValue 0,008), responsiveness (pValue 0,001), dan emphaty (pValue 0,001). Dari hasil akhir analisis multivariat021), tangible (pValue = 0. 035), reliability (pValue 0,008), responsiveness (pValue 0,001), dan emphaty (pValue 0,001). Dari hasil akhir analisis multivariat
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Penerapan prinsip‑prinsip tersebut dapat menghasilkan pemerintahan yang adil, berkeadaban, dan memperhatikan kepentingan rakyat. Dengan demikian, sinergiPenerapan prinsip‑prinsip tersebut dapat menghasilkan pemerintahan yang adil, berkeadaban, dan memperhatikan kepentingan rakyat. Dengan demikian, sinergi
Useful /
STIESTEKOMSTIESTEKOM Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
STIESTEKOMSTIESTEKOM Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur untuk memahami konsep dan teori yang relevan dengan topikMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur untuk memahami konsep dan teori yang relevan dengan topik
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Adanya hubungan signifikan antara kebiasaan merokok orang tua dengan kejadian ISPA pada Balita. Balita yang tinggal serumah dengan orang tua perokok terbuktiAdanya hubungan signifikan antara kebiasaan merokok orang tua dengan kejadian ISPA pada Balita. Balita yang tinggal serumah dengan orang tua perokok terbukti
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Faktor penyebab meningkatnya kasus DBD adalah rendahnya perilaku pencegahan DBD. Adanya fluktuasi kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Talang Ubi KabupatenFaktor penyebab meningkatnya kasus DBD adalah rendahnya perilaku pencegahan DBD. Adanya fluktuasi kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Talang Ubi Kabupaten