UNISMUNISM

Journal of Nursing InventionJournal of Nursing Invention

Skizofrenia adalah penyakit gangguan jiwa yang menyebabkan masalah gangguan mental penderitanya baik secara mental, pola pikir maupun secara emosional. Masalah perawatan skizofrenia mengakibatkan penderitanya memerlukan bantuan orang lain terutama keluarga. Keluarga terlibat dalam perawatan sehingga keluarga mesti menerima dengan baik pasien dalam menunjang pengobatan dan perawatan. Tindakan perawatan yang diupayakan dapat meningkatkan penerimaan keluarga dilakukan dengan psikoedukasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi jiwa terhadap penerimaan keluarga pasien pasca perawatan skizofrenia di Puskesmas Karang Asam Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experimental one group pre and posttest without control group. Teknik total sampling sebanyak 40 keluarga sebagai caregiver pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Karang Asam. Intervensi psikoedukasi akan dilakukan sebanyak 4 sesi dalam 1 minggu. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Hasil analisa data diperoleh nilai mean pre 83,19 dan nilai mean post 113,15, sedangkan selisih mean pre intervensi dan post intervensi setelah 1 bulan sebesar 29,81. Hasil uji Paired t-test diperoleh p-value 0.000<α (sig<0.05). Ada pengaruh Psikoedukasi Tentang Masalah Kesehatan Jiwa Terhadap Penerimaan Keluarga Pasien Pasca Perawatan Skizofrenia di Puskesmas Karang Asam Samarinda.

Ada pengaruh Psikoedukasi Tentang Masalah Kesehatan Jiwa Terhadap Penerimaan Keluarga Pasien Pasca Perawatan Skizofrenia di Puskesmas Karang Asam Samarinda.Intervensi psikoedukasi keluarga dapat meningkatkan pengetahuan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia.Penerimaan keluarga yang baik dapat mengurangi kecemasan, kekhawatiran maupun stress yang dirasakan penderita skizofrenia sehingga kesembuhan yang diharapkan dari penderita skizofrenia bisa tercapai dengan baik.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi faktor-faktor lain yang memengaruhi penerimaan keluarga terhadap pasien skizofrenia, seperti tingkat pendidikan, dukungan sosial, dan status ekonomi keluarga. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif bagaimana berbagai aspek kehidupan keluarga dapat memengaruhi proses penerimaan dan dukungan terhadap pasien. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas psikoedukasi dengan intervensi lain atau tanpa intervensi sama sekali. Dengan demikian, dapat diperoleh bukti yang lebih kuat mengenai dampak positif psikoedukasi terhadap penerimaan keluarga. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas psikoedukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik keluarga yang berbeda, misalnya dengan mempertimbangkan tingkat pemahaman tentang skizofrenia atau preferensi gaya belajar keluarga. Penyesuaian ini dapat meningkatkan efektivitas psikoedukasi dan memastikan bahwa informasi yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh keluarga.

  1. The Effectiveness of Pesicoeducation About Mental Health Problems on The Acceptance of Families of Patients... doi.org/10.33859/jni.v5i2.577The Effectiveness of Pesicoeducation About Mental Health Problems on The Acceptance of Families of Patients doi 10 33859 jni v5i2 577
  2. Journal of Nursing Invention. journal nursing invention title issn 481x acreditation sinta sk kpt doi... ejurnal.unism.ac.id/index.php/JNIJournal of Nursing Invention journal nursing invention title issn 481x acreditation sinta sk kpt doi ejurnal unism ac index php JNI
Read online
File size282.28 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test