UMSBUMSB

Menara MedikaMenara Medika

Ibu yang melahirkan dengan tindakan section caesarea tidak hanya menimbulkan gangguan fisik, tetapi juga gangguan psikologis, salah satunya adalah kecemasan. Salah satu upaya terapi untuk mengurangi kecemasan adalah dengan pemberian murottal Al Quran dan terapi musik klasik. Berdasarkan data, kecemasan ibu hamil pada trimester III dalam menghadapi persalinan sekitar 28,7% di Indonesia dan 4,97% di Provinsi Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan terapi murottal dan musik klasik terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio cesarea. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan rancangan two group pretest and posttest design. Sampel penelitian berjumlah 52 ibu yang mau melahirkan secara SC dengan kriteria inklusi dan eksklusi, menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxienty (HRS-A). Hasil analisis univariate menunjukkan bahwa kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum diberikan terapi murottal memiliki mean 22,54 dan setelah mean 17,88. Sementara itu, kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea sebelum diberikan terapi musik klasik memiliki mean 22,50 dan setelah mean 21,23. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa nilai mean pada kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea setelah diberikan terapi murottal sebesar 17,04 dan setelah musik klasik sebesar 35,96 dengan p value 0,000. Simpulan dan saran: Terapi murottal lebih efektif dalam menurunkan kecemasan pasien pre operasi sectio cesarea. Diharapkan terapi murattal Al-Quran maupun terapi musik klasik dapat dipertimbangkan untuk diterapkan sebagai tindakan dalam mengatasi respon cemas pada pasien, khususnya pada ibu pre operasi sectio cesarea.

Pada kelompok terapi murottal, tingkat rata-rata kecemasan sebelum yaitu 22,54 dan sesudah yaitu 17,88 dengan selisih tingkat rata-rata kecemasan sebesar 4,66.Pada kelompok terapi musik klasik, tingkat rata-rata kecemasan sebelum yaitu 22,50 dan sesudah yaitu 21,23 dengan selisih tingkat rata-rata kecemasan sebesar 1,27.Terdapat perbedaan penurunan kecemasan pada pasien pre operasi sectio cesarea antara terapi murottal dengan musik klasik dengan p value = 0,000.

Berdasarkan hasil penelitian, terapi murottal terbukti lebih efektif dalam menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi sectio cesarea. Namun, penelitian ini hanya dilakukan pada satu rumah sakit. Untuk menggeneralisasi hasil, penelitian serupa dapat dilakukan di rumah sakit lain dengan sampel yang lebih besar. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang mekanisme kerja terapi murottal dalam mengurangi kecemasan. Apakah ada komponen tertentu dalam murottal yang memiliki efek menenangkan? Apakah efek ini hanya berlaku pada pasien dengan agama tertentu ataukah universal? Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi kombinasi terapi murottal dengan musik klasik untuk melihat apakah kombinasi ini dapat meningkatkan efektivitas dalam mengurangi kecemasan. Apakah ada sinergi antara kedua terapi ini? Apakah kombinasi ini dapat memberikan manfaat lebih bagi pasien pre operasi sectio cesarea?.

  1. Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur'an Terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/61Pengaruh Terapi Murottal Al Quran Terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea jqwh index php JQWH article view 61
Read online
File size457.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test