UMSBUMSB
Menara MedikaMenara MedikaLatar Belakang: Dismenorea atau nyeri haid merupakan masalah umum pada remaja putri yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Angka kejadian dismenorea di Indonesia masih tinggi. Salah satu terapi non-farmakologi untuk mengatasi dismenorea adalah dengan pemberian jus wortel dan jus alpukat. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh pemberian jus wortel dan jus alpukat terhadap dismenorea primer siswi SMK Negeri 5 Kota Serang Banten Tahun 2022. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimental dengan pendekatan pre test post test two group design. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang terdiri dari 20 responden kelompok jus wortel dan 20 responden kelompok jus alpukat. Hasil: Tingkat rata-rata dismenorea sebelum dan sesudah pemberian jus wortel adalah 5,95 dan 0,20, sedangkan pemberian jus alpukat adalah 5,80 dan 0,75. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh pemberian jus wortel dan jus alpukat terhadap dismenorea primer. Simpulan: Pemberian jus wortel dan jus alpukat memiliki pengaruh terhadap dismenorea, sehingga diharapkan jus wortel dan jus alpukat dapat menjadi salah satu terapi non-farmakologi untuk mengatasi dismenorea primer.
Pemberian jus wortel dan jus alpukat memiliki pengaruh terhadap dismenorea, maka diharapkan jus wortel dan jus alpukat dapat menjadi salah satu terapi non-farmakologi untuk mengatasi dismenorea primer.Dengan demikian, konsumsi jus wortel dan alpukat dapat menjadi alternatif pengobatan dismenorea yang mudah diakses dan aman bagi remaja putri.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan kelompok kontrol plasebo untuk membandingkan efektivitas jus wortel dan jus alpukat secara lebih akurat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme biologis yang mendasari pengaruh jus wortel dan jus alpukat terhadap dismenorea, seperti pengaruhnya terhadap kadar prostaglandin atau respons imun. Terakhir, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang konsumsi jus wortel dan jus alpukat terhadap kesehatan reproduksi remaja putri.
| File size | 552.6 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Hasil distribusi frekuensi responden tentangPenelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Hasil distribusi frekuensi responden tentang
POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU Kehamilan sering merangkum perasaan kebahagiaan dan kecemasan bagi seorang wanita. Keterbatasan dukungan suami pada ibu hamil trimester III menunjukkanKehamilan sering merangkum perasaan kebahagiaan dan kecemasan bagi seorang wanita. Keterbatasan dukungan suami pada ibu hamil trimester III menunjukkan
POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU Proses pemilahan adalah untuk mengurangi penumpukan dalam penyimpanan (filing) rekam medis pasien dan untuk mengurangi penumpukan berkas rekam medis yangProses pemilahan adalah untuk mengurangi penumpukan dalam penyimpanan (filing) rekam medis pasien dan untuk mengurangi penumpukan berkas rekam medis yang
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menyimpulkan bahwa infusa daun sirih hijau (Piper betle Linn) asal Telaga Nipa mengandung senyawa tanin, flavonoid, saponin, dan alkaloidPenelitian ini menyimpulkan bahwa infusa daun sirih hijau (Piper betle Linn) asal Telaga Nipa mengandung senyawa tanin, flavonoid, saponin, dan alkaloid
YMPAIYMPAI Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubunganInstrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan
UNIMMANUNIMMAN Sediaan krim ekstrak etanol buah pala (Myristica fragrans) dengan menggunakan perbandingan basis vaselin album F1 (10%), F2 (15%) dan F3 (20%) memilikiSediaan krim ekstrak etanol buah pala (Myristica fragrans) dengan menggunakan perbandingan basis vaselin album F1 (10%), F2 (15%) dan F3 (20%) memiliki
UNIMMANUNIMMAN Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum l) tidak mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 25%,Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum l) tidak mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 25%,
AKPERAKPER Penyebab utama dari kejadian anemia merupakan asupan makanan yang tidak memadai yang dilatar belakangi dari pendapatan keluara. Penelitian ini bertujuanPenyebab utama dari kejadian anemia merupakan asupan makanan yang tidak memadai yang dilatar belakangi dari pendapatan keluara. Penelitian ini bertujuan
Useful /
UMADAUMADA Untuk penelitian ini, Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan ulangan yakni terdiri dari P1 (kontrol), P2 (vitaminUntuk penelitian ini, Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan ulangan yakni terdiri dari P1 (kontrol), P2 (vitamin
LLDIKTI12LLDIKTI12 Dengan demikian, kondisi pra dan pasca pencegahan haruslah lebih diwaspadai, terlebih dimulai dari keluarga, sehingga diharapkan peran ibu menjadi ujungDengan demikian, kondisi pra dan pasca pencegahan haruslah lebih diwaspadai, terlebih dimulai dari keluarga, sehingga diharapkan peran ibu menjadi ujung
UMSBUMSB Metodologi: Metodologi penelitian desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyaiMetodologi: Metodologi penelitian desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai
UMSBUMSB Metodologi: Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross‑sectional. Data yang digunakan adalah data primer, instrumenMetodologi: Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross‑sectional. Data yang digunakan adalah data primer, instrumen