UMSBUMSB
Menara MedikaMenara MedikaPendahuluan: Stimulasi merupakan salah upaya untuk mencerdaskan anak. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan ibu dapat menyebabkan penyimpangan perkembangan pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun. Metodologi: Metodologi penelitian desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak usia 1-3 tahun di RW 02 Desa Sidomulyo Kec. Semen Kab. Kediri sebanyak 32 orang. Teknik sampling dengan total sampling. Variabel independennya adalah pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun dan variabel dependen adalah Sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating. Analisa data menggunakan chi kuadrat. Hasil: Hasil penelitian dari 32 responden sebagian besar responden berpengetahuan kurang sebanyak 16 responden (50%), berpengetahuan cukup sebanyak 14 responden (43,75%) dan berpengetahuan baik sebanyak 2 responden (6,25%), sedangkan untuk sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang dengan kategori sikap positif sebanyak 18 responden (56,25%) dan sikap negatif sebanyak 14 responden (43,75%). Dari uji analis Chi Kuadrat didapatkan nilai hitung = 7,649 dan tabel = 5,991 dengan taraf signifikan 5 %. Jadi hitung > tabel. Ho ditolak dan H1 di terima, artinya ada hubungan. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun. Petugas kesehatan seharusnya lebih meningkatkan pengetahuan ibu agar lebih baik. Apabila pengetahuan baik, sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang juga akan meningkat sehingga tumbuh kembang balita berjalan secara optimal.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan sikap ibu dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang pada balita usia 1-3 tahun.Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan ibu dapat berdampak positif pada sikap dan praktik stimulasi yang mereka berikan kepada anak-anak mereka.Oleh karena itu, penting bagi petugas kesehatan untuk terus meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pentingnya stimulasi tumbuh kembang.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis untuk memperkuat generalisasi hasil. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap ibu terhadap stimulasi tumbuh kembang, termasuk peran budaya, sosial ekonomi, dan dukungan keluarga. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas berbagai strategi peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam memberikan stimulasi yang optimal kepada balita. Penelitian ini dapat berupa program penyuluhan, pelatihan, atau pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik ibu di berbagai wilayah. Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas tumbuh kembang balita dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
| File size | 573.87 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan, dan penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi kualitas tidur serta melakukanOleh karena itu, diperlukan penyuluhan, dan penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi kualitas tidur serta melakukan
POLTEKBAUBAUPOLTEKBAUBAU Metode penelitian pra-eksperimental one group pretest-posttest without control group design. Populasi dalam penelitian sebanyak 220 orang. Sampel 40 orangMetode penelitian pra-eksperimental one group pretest-posttest without control group design. Populasi dalam penelitian sebanyak 220 orang. Sampel 40 orang
UNIMMANUNIMMAN Faktor kesalahan yang diperoleh dari ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum l) yaitu dipengaruhi oleh kekeruhan suspense jamur, waktu peresapan suspenseFaktor kesalahan yang diperoleh dari ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum l) yaitu dipengaruhi oleh kekeruhan suspense jamur, waktu peresapan suspense
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Kegiatan ini mendapat respons antusias, masyarakat aktif berpartisipasi, dan evaluasi menunjukkan peningkatan penggunaan masker di lokasi sasaran. PenyuluhanKegiatan ini mendapat respons antusias, masyarakat aktif berpartisipasi, dan evaluasi menunjukkan peningkatan penggunaan masker di lokasi sasaran. Penyuluhan
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Metode: Studi ini menggunakan pengukuran tekanan darah, pendidikan kesehatan, dan terapi SEFT. Hasil: Pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan danMetode: Studi ini menggunakan pengukuran tekanan darah, pendidikan kesehatan, dan terapi SEFT. Hasil: Pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan dan
AKPERAKPER Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III yang datang ke Puskesmas Bernung yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlahSampel pada penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III yang datang ke Puskesmas Bernung yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah
AKPERAKPER Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang ada di BPM Margiati tahun 2011-2014 dengan jumlah 310 bayi. Jumlah sampel yang digunakan yaituPopulasi penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang ada di BPM Margiati tahun 2011-2014 dengan jumlah 310 bayi. Jumlah sampel yang digunakan yaitu
AKPERAKPER Tidak ada hubungan antara umur dengan hiperlipidemia (p:0,509), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperlipidemia (p:0,973), tidak ada hubunganTidak ada hubungan antara umur dengan hiperlipidemia (p:0,509), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperlipidemia (p:0,973), tidak ada hubungan
Useful /
UMADAUMADA Untuk penelitian ini, Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan ulangan yakni terdiri dari P1 (kontrol), P2 (vitaminUntuk penelitian ini, Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan ulangan yakni terdiri dari P1 (kontrol), P2 (vitamin
UNIPASBYUNIPASBY Harga, kualitas pelayanan, dan kualitas produk secara parsial memengaruhi keputusan pembelian. Keputusan pembelian dipengaruhi signifikan secara simultanHarga, kualitas pelayanan, dan kualitas produk secara parsial memengaruhi keputusan pembelian. Keputusan pembelian dipengaruhi signifikan secara simultan
UNIPASBYUNIPASBY Di dunia ini, setiap karyawan perlu memiliki keterampilan dan kemampuan yang memadai agar dapat bekerja dan menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan.Di dunia ini, setiap karyawan perlu memiliki keterampilan dan kemampuan yang memadai agar dapat bekerja dan menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan.
UMSBUMSB Intrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa bivariate yang digunakan Spearmen Rho. Hasil: dalam penelitian ini responden palingIntrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa bivariate yang digunakan Spearmen Rho. Hasil: dalam penelitian ini responden paling