UMSBUMSB

Menara MedikaMenara Medika

Latar belakang: Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal menjadi salah satu layanan yang terkena dampak baik secara akses maupun kualitas selama pandemi covid-19. Tujuan: dari penelitian ini adalah menganalisa hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam meghadapi persalinan di masa pandemi Covid-19. Metodologi: Dalam penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasi semua ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di UPT Puskesmas Banjarangkan I Kabupaten Klungkung Provinsi Bali, pada bulan September sampai Oktober 2021. Pengambilan sample dilakukan secara incidental sampling. Jumlah sample yang digunakan 100 orang ibu hamil. Intrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa bivariate yang digunakan Spearmen Rho. Hasil: dalam penelitian ini responden paling banyak memiliki pengetahuan baik sejumlah 86 responden (86%), responden paling banyak dikategorikan normal untuk kecemasan sejumlah 92 responden (92%) dan 8 responden yang mengalami kecemasan ringan. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi Covid-19 dengan nilai koefisien korelasi (r)= 0,518. Diskusi: penelitian ini menunjukkan ada korelasi positif antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan, kecemasan ibu semakin baik (normal).

Karakteristik responden berdasarkan usia terdapat ibu hamil dengan resiko tinggi usia < 20 tahun sebanyak 16 responden (16%) usia 20-35 tahun 81 responden (81%) dan >35 tahun sebanyak 3 responden (3%).Karakteristik responden berdasarkan pendidikan, paling banyak memiliki pendidikan latar belakang SMA/SMU/SMK 61 responden(61%) dan paling sedikit 2 responden yang tamat SD (2%).Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan, responden yang bekerja dan tidak bekerja yang datang untuk melakukan pemeriksaan kehamilan jumlahnya hampir sama.Yang bekerja 71 resonden dan yang tidak bekerja 29 resonden. d.Karakteristik responden berdasarkan paritas yang paling banyak adalah (ibu hamil pertama) primigravida sebanyak 56 responden (56%).Responden paling banyak memiliki pengetahuan baik sejumlah 86 responden (86%).Responden paling banyak dikategorikan normal untuk kecemasan ibu hamil dalam mneghadapi persalinan di masa pandemi covid-19 sejumlah 92 responden (92%) dan 8 responden yang mengalami kecemasan ringan. 4.Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi Covid-19 dengan Nilai koefisien korelasi (r)= 0,518, hal ini menunjukkan ada korelasi positif antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi Covid-19.Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan semakin baik pengetahuan, kecemasan ibu semakin baik (normal).

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: . 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu hamil, seperti sumber informasi dan edukasi yang mereka terima, serta peran media dalam penyebaran informasi terkait kehamilan dan persalinan.. 2. Meneliti dampak jangka panjang dari kecemasan ibu hamil selama pandemi COVID-19 terhadap kesehatan ibu dan bayi, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi kecemasan tersebut.. 3. Menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu hamil dengan hasil persalinan, seperti tingkat keberhasilan persalinan normal, komplikasi yang mungkin terjadi, dan pengalaman ibu selama proses persalinan.

Read online
File size475.41 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test