UMSBUMSB

Menara MedikaMenara Medika

Pendahuluan: Pelayanan kesehatan bukan hanya pengobatan secara medis melainkan juga berorientasi pada pemberian informasi. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan seorang bidan di Puskesmas II Denpasar Selatan didapatkan bahwa bidan selalu memberikan pelayanan dan KIE terhadap ibu hamil yang datang ke Puskesmas. Sedangkan dari hasil wawancara peneliti dengan tiga ibu hamil yang datang ke Puskesmas II Denpasar Selatan, mereka mengatakan pelayanan diberikan oleh bidan namun untuk konseling dan informasi tidak pernah didapatkan secara detail dan hanya diinformasikan sekedar saja oleh bidan di Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui . Metodologi: Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross‑sectional. Data yang digunakan adalah data primer, instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi‑square dengan program komputer SPSS 16. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang ke Puskesmas II Denpasar Selatan, sampel penelitian sebanyak 100 orang ibu hamil yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil: Hasil uji statistik layanan ANC oleh bidan dengan tingkat kepuasan diperoleh nilai p = 0,042 (p < 0,05). Sedangkan hasil uji statistik pemberian KIE oleh bidan dengan tingkat kepuasan diperoleh nilai p = 0,032 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara layanan ANC dan KIE oleh bidan dengan tingkat kepuasan ibu hamil.

Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara layanan ANC dan KIE yang diberikan oleh bidan dengan tingkat kepuasan ibu hamil di Puskesmas II Denpasar Selatan, meskipun sebagian besar ibu hamil masih melaporkan kepuasan yang kurang.Hubungan tersebut menegaskan pentingnya kualitas pelayanan dan edukasi kesehatan dalam meningkatkan kepuasan pasien.Oleh karena itu, perbaikan dalam penyampaian layanan ANC dan KIE perlu menjadi fokus kebijakan kesehatan setempat.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, mengkaji pengaruh penggunaan media interaktif (seperti video edukasi dan aplikasi seluler) dalam sesi konseling ANC terhadap peningkatan kepuasan dan pemahaman ibu hamil. Kedua, meneliti hubungan antara frekuensi serta timing intervensi KIE selama kehamilan dengan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan kepuasan layanan, sehingga dapat diidentifikasi pola penyampaian paling efektif. Ketiga, mengevaluasi efektivitas program pelatihan komunikasi dan kompetensi budaya bagi bidan dalam meningkatkan kualitas layanan ANC dan KIE, serta dampaknya terhadap persepsi kepuasan ibu hamil. Semua studi tersebut diharapkan memberikan bukti empiris yang dapat dijadikan dasar kebijakan untuk memperbaiki pelayanan kebidanan di puskesmas.

Read online
File size431.68 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test