POLINELAPOLINELA

J-PlantasimbiosaJ-Plantasimbiosa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai konsentrasi dan jenis bahan pembawa KMnO₄ yang tepat terhadap kualitas tomat, serta interaksi antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), disusun secara faktorial yaitu: (1) konsentrasi KMnO₄ (k) terdiri dari 3 taraf yaitu: 0 % (Kontrol; k₀), 5% (25 g/500 mL; k₁), 10% (50 g/500 mL; k₂), (2) Jenis bahan pembawa KMnO₄ (b) terdiri dari 3 taraf yaitu: serutan kayu (b₁), arang kayu (b₂), dan batu bata (b₃). Data hasil pengamatan di uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi KMnO₄ memberikan pengaruh nyata terhadap kadar vitamin C. Konsentrasi KMnO₄ terbaik adalah KMnO₄ 10% dan 5%. Penggunaan berbagai jenis bahan pembawa KMnO₄ berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel yang diamati. Kombinasi antara konsentrasi KMnO₄ dan jenis bahan pembawa yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap uji organoleptik yang diamati yaitu warna dan rasa tomat. Terdapat interaksi antara berbagai konsentrasi KMnO₄ dan jenis bahan pembawa KMnO₄ pada tingkat kekerasan hari ke 8.

Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, berbagai pemberian konsentrasi KMnO₄ memberikan pengaruh nyata terhadap kadar vitamin C serta berpengaruh tidak nyata terhadap tingkat kekerasan tomat, total padatan terlarut, dan total asam tertitrasi.Konsentrasi KMnO₄ 10% memberikan hasil terbaik untuk kadar vitamin C hari ke 8 dan sama dengan konsentrasi KMnO₄ 5% pada hari ke 16.Penggunaan berbagai jenis bahan pembawa KMnO₄ tidak berbeda nyata terhadap tingkat kekerasan, total padatan terlarut, kadar vitamin C, dan total asam tertitrasi.Namun jenis bahan pembawa serutan kayu memberikan hasil nilai terbaik.Kombinasi antara konsentrasi KMnO₄ dan jenis bahan pembawa yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap uji organoleptik yang diamati yaitu warna dan rasa tomat.Terdapat interaksi antara berbagai konsentrasi KMnO₄ dan jenis bahan pembawa KMnO₄ pada tingkat kekerasan hari ke 8.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengaruh KMnO₄ terhadap kualitas tomat. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh berbagai ukuran partikel bahan pembawa terhadap efektivitas penyerapan etilen dan kualitas tomat, karena ukuran partikel dapat memengaruhi luas permukaan kontak antara KMnO₄ dan etilen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi kombinasi KMnO₄ dengan senyawa bioaktif alami, seperti ekstrak tanaman, untuk meningkatkan aktivitas antioksidan dan memperpanjang umur simpan tomat secara sinergis. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh berbagai konsentrasi KMnO₄ dan jenis bahan pembawa terhadap perubahan metabolit sekunder pada tomat, seperti karotenoid dan polifenol, untuk memahami dampak terhadap nilai gizi dan kesehatan buah.

  1. Applying Zeolite KMnO4 and Silica Gel to Extend the Shelf Life of Red Cayenne Pepper (Capsicum frutescens... doi.org/10.29303/jrpb.v12i1.605Applying Zeolite KMnO4 and Silica Gel to Extend the Shelf Life of Red Cayenne Pepper Capsicum frutescens doi 10 29303 jrpb v12i1 605
  2. Pengaruh umur panen terhadap susut bobot dan organoleptik buah jambu biji (Psidium guajava L) kristal... journal.trunojoyo.ac.id/agrointek/article/view/18080Pengaruh umur panen terhadap susut bobot dan organoleptik buah jambu biji Psidium guajava L kristal journal trunojoyo ac agrointek article view 18080
Read online
File size345.56 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test