POLINELAPOLINELA
J-PlantasimbiosaJ-PlantasimbiosaBuah nanas merupakan salah satu buah yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi di Indonesia. Beberapa penjual dan konsumen lebih menyukai buah nanas tanpa mahkota untuk memudahkan proses pascapanen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemotongan mahkota buah terhadap kualitas dan kesukaan konsumen terhadap buah nanas MD2 setelah disimpan selama 7 hari simpan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap tunggal dengan 3 perlakuan yaitu buah nanas dengan 0 hari simpan (H0), buah nanas dengan mahkota buah (CH7), dan tanpa mahkota buah (DH7) dengan sembilan ulangan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemotongan mahkota buah signifikan mempengaruhi susut bobot buah, tingkat kemasakan buah, aroma, dan rasa pada buah nanas MD2. Pemotongan mahkota buah memperlambat masa simpan buah yang ditunjukkan dengan tingkat kemasakan yang lebih tinggi dibandingkan buah nanas yang masih memiliki mahkota buah, selain itu mulai terasa dan tercium aroma alkohol pada daging buah.
Pemotongan mahkota buah secara signifikan memengaruhi kualitas buah nanas MD2, termasuk susut bobot, tingkat kemasakan, aroma, dan rasa.Pemotongan mahkota mempercepat pematangan buah, yang ditandai dengan tingkat kemasakan yang lebih tinggi dan munculnya aroma alkohol.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa keberadaan mahkota buah berperan dalam mempertahankan kualitas nanas selama penyimpanan.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji pengaruh penyimpanan pada suhu rendah terhadap kualitas nanas tanpa mahkota, guna memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas buah. Selain itu, studi mengenai pengaruh variasi metode pemotongan mahkota (misalnya, sudut potongan atau penggunaan zat pelindung luka) terhadap kualitas buah dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian yang mengeksplorasi preferensi konsumen terhadap nanas tanpa mahkota dengan berbagai tingkat kematangan, serta analisis biaya-manfaat pemotongan mahkota dari perspektif produsen dan konsumen, akan memberikan informasi yang komprehensif untuk meningkatkan praktik pascapanen nanas dan memenuhi permintaan pasar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam mengenai dampak pemotongan mahkota terhadap kualitas nanas, serta memberikan solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan industri nanas.
- Effects of Harvest Maturity and Storage Time on Storage Quality of Korla Fragrant Pear Based on GRNN... doi.org/10.3136/FSTR.26.363Effects of Harvest Maturity and Storage Time on Storage Quality of Korla Fragrant Pear Based on GRNN doi 10 3136 FSTR 26 363
- Impact of Maturity Stages, Shrink-Wrap Packaging and.... impact maturity stages shrink wrap packaging... doi.org/10.2478/johr-2023-0021Impact of Maturity Stages Shrink Wrap Packaging and impact maturity stages shrink wrap packaging doi 10 2478 johr 2023 0021
| File size | 435.62 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMAUNMA Pemilik industri bengkel las sebaiknya mengadakan pelatihan tentang upaya pencegahan kecelakaan kerja dan membatasi waktu kerja tidak lebih dari 40 jamPemilik industri bengkel las sebaiknya mengadakan pelatihan tentang upaya pencegahan kecelakaan kerja dan membatasi waktu kerja tidak lebih dari 40 jam
POLINELAPOLINELA clematidea dan 25% ekstrak buah lerak memberikan daya hambat tertinggi terhadap tinggi tajuk, jumlah daun, serta bobot kering tajuk, akar, dan total gulma.clematidea dan 25% ekstrak buah lerak memberikan daya hambat tertinggi terhadap tinggi tajuk, jumlah daun, serta bobot kering tajuk, akar, dan total gulma.
POLINELAPOLINELA Penelitian ini dirancang menggunakan metode RAK faktorial dengan tiga ulangan, yang mencakup dua faktor sebagai variabel perlakuan dosis pupuk hayati (D)Penelitian ini dirancang menggunakan metode RAK faktorial dengan tiga ulangan, yang mencakup dua faktor sebagai variabel perlakuan dosis pupuk hayati (D)
UMKUNINGANUMKUNINGAN 2 cm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun pandan wangi dapat diformulasikan sebagai zat aktif dalam pembuatan shampo dengan konsentrasi basis Na CMC sebesar2 cm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun pandan wangi dapat diformulasikan sebagai zat aktif dalam pembuatan shampo dengan konsentrasi basis Na CMC sebesar
UMKUNINGANUMKUNINGAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak batang buah naga terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstraksi sampel batang buahPenelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak batang buah naga terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstraksi sampel batang buah
EBIZMARKEBIZMARK Hubungan antara profitabilitas dan literasi keuangan, termasuk perilaku, sikap, dan pengetahuan keuangan, diuji menggunakan analisis regresi linier berganda.Hubungan antara profitabilitas dan literasi keuangan, termasuk perilaku, sikap, dan pengetahuan keuangan, diuji menggunakan analisis regresi linier berganda.
UNSURUNSUR Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata biaya produksi usahataniSumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata biaya produksi usahatani
UMIUMI Perancangan sistem informasi penjualan pada galeri ulos berbasis website ini dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, serta menggunakan MYSQLPerancangan sistem informasi penjualan pada galeri ulos berbasis website ini dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, serta menggunakan MYSQL
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Hasil dari penelitian ini adalah terjadinya anemia pada perempuan di Indonesia berhubungan dengan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, kriteriaHasil dari penelitian ini adalah terjadinya anemia pada perempuan di Indonesia berhubungan dengan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, kriteria
UNMAUNMA Daging buah pada tanaman asam jawa (Tamarindus indica L. ) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, dan steroid.Daging buah pada tanaman asam jawa (Tamarindus indica L. ) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, dan steroid.
POLINELAPOLINELA Faktor pertama adalah inokulasi Mikoriza Arbuskula dan Azospirillum lipoferum (M) terdiri dari 4 aras yaitu m0 (tanpa inokulasi), m1 (inokulasi MikorizaFaktor pertama adalah inokulasi Mikoriza Arbuskula dan Azospirillum lipoferum (M) terdiri dari 4 aras yaitu m0 (tanpa inokulasi), m1 (inokulasi Mikoriza
POLINELAPOLINELA Namun jenis bahan pembawa serutan kayu memberikan hasil nilai terbaik. Terdapat interaksi antara berbagai konsentrasi KMnO₄ dan jenis bahan pembawa KMnO₄Namun jenis bahan pembawa serutan kayu memberikan hasil nilai terbaik. Terdapat interaksi antara berbagai konsentrasi KMnO₄ dan jenis bahan pembawa KMnO₄