UNSURUNSUR

JURNAL AGRITAJURNAL AGRITA

Kacang tanah termasuk dalam kelompok tanaman leguminosa yang memiliki peran strategis dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Selain fungsinya sebagai sumber protein nabati, kacang tanah juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan, sehingga dimanfaatkan tidak hanya sebagai bahan konsumsi rumah tangga, tetapi juga sebagai bahan baku dalam berbagai industri pengolahan. Namun, di tengah potensi ekonomi tersebut, tingkat kelayakan usahatani kacang tanah di Kabupaten Lombok Tengah belum banyak dikaji secara mendalam, sehingga diperlukan analisis untuk menilai sejauh mana usaha ini memberikan keuntungan secara finansial bagi petani. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Meng; 2) Mengetahui kendala yang dihadapi petani kacang tanah di Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik survey. Unit analisis dalam penelitian ini usahatani kacang tanah di Kabpupaten Lombok tengah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata biaya produksi usahatani kacang tanah sebesar Rp 12.459.648 /Ha, rata-rata pendapatan usahatani kacang tanah sebesar Rp 4.863.360 /Ha dan nilai R/C rasio pada usahatani kacang tanah sebesar (1,39). (2) Kendala yang dihadapi oleh petani adalah adanya serangan hama penyakit dan fluktuasi harga.

Penelitian menunjukkan rata-rata biaya produksi usahatani kacang tanah sebesar Rp 12.360/Ha, menghasilkan rasio R/C sebesar 1,39 yang berarti setiap Rp 1 biaya menghasilkan Rp 1,39 pendapatan.Selain itu, usahatani kacang tanah terbukti layak secara finansial di Kabupaten Lombok Tengah.Kendala utama yang dihadapi petani meliputi serangan hama penyakit serta fluktuasi harga pasar.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana penerapan Sistem Manajemen Hama Terpadu (IPM) mempengaruhi produktivitas dan profitabilitas usahatani kacang tanah di Kabupaten Lombok Tengah, dengan membandingkan lahan yang menggunakan IPM dan lahan yang hanya mengandalkan pestisida tradisional. Selanjutnya, diperlukan kajian eksperimental mengenai efek penggunaan pupuk NPK dibandingkan dengan praktik tanpa pupuk, untuk menilai perubahan kualitas tanah, tingkat hasil panen, dan kesejahteraan petani. Selain itu, studi dapat mengevaluasi potensi varietas kacang tanah unggul yang tahan terhadap hama dan fluktuasi iklim, sehingga dapat meningkatkan stabilitas produksi. Ketiga, analisis ekonomi dapat diarahkan pada kelayakan pembentukan koperasi petani kacang tanah yang mengintegrasikan pemasaran kolektif, pembiayaan bersama, serta pelatihan teknis, guna mengurangi fluktuasi harga dan meningkatkan daya tawar petani di pasar regional. Penelitian juga dapat menelaah faktor sosial‑ekonomi yang mempengaruhi adopsi teknologi baru, seperti tingkat pendidikan dan akses informasi, untuk merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan gabungan pendekatan tersebut, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi komprehensif yang meningkatkan keberlanjutan dan profitabilitas usaha kacang tanah serta mendukung kebijakan pertanian daerah.

Read online
File size296.64 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test