UKIPUKIP

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis IndonesiaJurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Penelitian ini menganalisis kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam asistensi program kegiatan fisik di Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Papua Tengah. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan. Informan terdiri dari sembilan pegawai yang terlibat dalam asistensi program kegiatan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM mencakup pengetahuan teknis, keterampilan manajerial, kemampuan komunikasi, pengalaman kerja, analisis, dan keterampilan interpersonal. Faktor pendukung kompetensi meliputi pendidikan formal, pengalaman kerja sebelumnya, dukungan pimpinan, pelatihan, serta lingkungan kerja kondusif. Sementara itu, faktor penghambat adalah keterbatasan pelatihan, anggaran tidak memadai, tingkat rotasi pegawai tinggi, kurangnya mentor, beban kerja tinggi, dan keterbatasan sumber daya. Penelitian menekankan pentingnya penguatan program pelatihan dan dukungan institusional guna meningkatkan efektivitas asistensi program dalam pembangunan infrastruktur daerah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi SDM dalam asistensi program kegiatan fisik di BAPPERIDA Provinsi Papua Tengah meliputi pengetahuan teknis, keterampilan manajerial, komunikasi, pengalaman kerja, analisis, dan keterampilan interpersonal.Faktor pendukung kompetensi terdiri dari pendidikan formal, pengalaman kerja, dukungan pimpinan, dan pelatihan yang memadai, sedangkan tantangan utama adalah keterbatasan pelatihan, kurangnya mentor, rotasi pegawai tinggi, dan kendala anggaran.Peningkatan kompetensi SDM sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas asistensi program, sehingga penguatan program pelatihan berbasis kompetensi serta pengembangan sistem mentoring yang berkelanjutan menjadi rekomendasi utama.

Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada bagaimana merancang dan mengimplementasikan modul pelatihan berbasis kompetensi yang terintegrasi dengan sistem mentoring digital, sehingga dapat menurunkan tingkat rotasi pegawai dan meningkatkan kontinuitas pengetahuan di BAPPERIDA. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi efektivitas model pelatihan hybrid (blended learning) yang menggabungkan pelatihan tatap muka dan e‑learning, serta dampaknya terhadap peningkatan keterampilan manajerial dan teknis pegawai. Akhirnya, penelitian lanjutan dapat mengkaji strategi alokasi anggaran yang optimal untuk pelatihan dan pengembangan SDM, menggunakan metode analisis biaya‑manfaat, guna menentukan prioritas investasi pelatihan yang memberikan dampak paling signifikan pada efektivitas pengelolaan proyek infrastruktur daerah.

  1. The role of employee productivity through digitalization in increasing the performance of culinary SMEs... ojs.brazilianjournals.com.br/ojs/index.php/BRJD/article/view/67397The role of employee productivity through digitalization in increasing the performance of culinary SMEs ojs brazilianjournals br ojs index php BRJD article view 67397
Read online
File size389.94 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test