IWIIWI

jurnal widyaiswara indonesiajurnal widyaiswara indonesia

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi untuk meningkatkan kinerja SDM Kesejahteraan Sosial dalam penyelenggaraan usaha-usaha kesejahteraan sosial berdasarkan analisis dan identifikasi faktor-faktor internal dan eksternal untuk akselerasi pembangunan kesejahteraan sosial berbasis kepulauan di Provinsi Maluku. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kombinasi model atau desain sequential explanatory. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dianggap paling tepat adalah strategi agresif, yakni berusaha memperbaiki kondisi internal kelemahan dan eksternal ancaman dengan memanfaatkan sejumlah kekuatan internal yang dimiliki dan peluang eksternal melalui tiga tahapan: jangka pendek (1-3 tahun), jangka menengah (3-5 tahun) dan jangka panjang (lebih dari 5 tahun).

Strategi yang dapat meningkatkan kinerja SDM Kesejahteraan Sosial dalam penyelenggaraan usaha-usaha kesejahteraan sosial adalah strategi agresif.Strategi ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi internal yang lemah dan menghadapi ancaman eksternal dengan memanfaatkan potensi kekuatan internal dan peluang eksternal yang ada.Implementasi strategi ini difokuskan pada tiga tahapan.jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, yang melibatkan berbagai langkah strategis untuk mencapai pembangunan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di Provinsi Maluku.

Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan indikator kinerja SDM Kesejahteraan Sosial yang lebih spesifik dan terukur, khususnya yang relevan dengan konteks wilayah kepulauan. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara strategi peningkatan kinerja SDM Kesejahteraan Sosial di Provinsi Maluku dengan daerah lain yang memiliki karakteristik kepulauan serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas program pelatihan khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan SDM Kesejahteraan Sosial di wilayah kepulauan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti metode pembelajaran, kurikulum, dan evaluasi hasil pelatihan, guna memastikan peningkatan kompetensi dan keterampilan yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab mereka.

  1. Kajian Model Pengembangan SDM Pariwisata Di Kawasan Jatigede Kec. Darmaraja Kab. Sumedang | Indonesian... doi.org/10.34010/icomse.v2i1.4706Kajian Model Pengembangan SDM Pariwisata Di Kawasan Jatigede Kec Darmaraja Kab Sumedang Indonesian doi 10 34010 icomse v2i1 4706
  2. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SWOT: STRATEGI PENGEMBANGAN SDM, STRATEGI BISNIS, DAN STRATEGI MSDM (SUATU... Doi.Org/10.31933/Jemsi.V2i5.588FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SWOT STRATEGI PENGEMBANGAN SDM STRATEGI BISNIS DAN STRATEGI MSDM SUATU Doi Org 10 31933 Jemsi V2i5 588
  3. SOSIALISASI MANAJEMEN KINERJA TENAGA KESEJAHTERAAN KECAMATAN DALAM PENANGGULANGAN MASALAH KESEJAHTERAAN... doi.org/10.24198/kumawula.v3i3.29734SOSIALISASI MANAJEMEN KINERJA TENAGA KESEJAHTERAAN KECAMATAN DALAM PENANGGULANGAN MASALAH KESEJAHTERAAN doi 10 24198 kumawula v3i3 29734
Read online
File size331.26 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test