UNKAUNKA

FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas SintangFOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang

Penyaluran bantuan langsung tunai dana Desa Nanga Ambalau Kecamatan Ambalau Kabupaten Sintang telah dilaksanakan. Pada saat sosialisasi program bantuan langsung tunai disampaikan kepada masyarakat bagaimana mekanisme dan Alur Pendataan Calon Penerima BLT-Dana Desa. Mekanisme pendataan keluarga miskin dan rentan calon penerima BLT-Dana Desa serta penetapan hasil pendataannya: Proses Pendataan, Perangkat Desa menyiapkan data desa yang mencakup profil penduduk desa berdasarkan usia, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan disabilitas. Kepala Desa membentuk dan memberikan surat tugas kepada Relawan Desa dan/atau Gugus Tugas Covid-19 untuk melakukan pendataan keluarga miskin calon penerima BLT-Dana Desa.Data yang diterima masyarakat Desa Nanga Ambalau KecamatanAmbalauKabupaten Sintang bantuan langsung tunai Dana Desa Covid 19 adalah sebesarRp. 600.000/Bulan masyarakat yang menerima sebanyak 58 Kepala Keluarga untuk bulan April, Mei, Juni Tahun 2020. Sedangkan masyarakat yang menerima untuk bulan Juli, Agustus, September Tahun 2020 sebesar Rp. 300.000/Bulan sebanyak 58 Kepala (KK).Sumber daya manusia dalam menunjang pelaksanaan penyaluran bantuan langsung tunai Desa Nanga Ambalau melibatkan semua pihak seperti pemerintahan Desa dan perangkatnya. Dalam struktur pembentukan relawan gugus tugas Covid-19, Kepala Desa menjadi Ketua dan wakilnya adalah Ketua BPD serta anggotanya terdiri dari seluruh perangkat desa, anggota BPD,Linmas, PKK, Lembaga Desa, sedangkan Babinsa bertindak selaku mitra.

Penyaluran bantuan langsung tunai dana desa Nanga Ambalau telah dilaksanakan dengan disertai sosialisasi mengenai mekanisme dan alur pendataan calon penerima.Mekanisme pendataan melibatkan perangkat desa dan relawan, di mana sebanyak 58 kepala keluarga menerima bantuan sebesar Rp600.Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak sebagai sumber daya manusia, termasuk pemerintah desa, perangkat desa, BPD, dan lembaga masyarakat lainnya.

Penelitian lebih lanjut dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas program bantuan ini. Pertama, sebuah studi dapat mengevaluasi bagaimana dampak berbagai model sosialisasi terhadap tingkat pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat, karena pemahaman yang baik adalah kunci keberhasilan program. Kedua, penting untuk meneliti sejauh mana pemberian insentif bagi relawan dan aparat desa dapat mempengaruhi motivasi, akurasi data, dan kecepatan penyaluran bantuan, sehingga proses berjalan lebih optimal. Ketiga, penelitian lanjutan sebaiknya juga mengkaji dampak ekonomi dan sosial jangka menengah dari bantuan ini bagi penerima, seperti apakah bantuan tersebut mampu meningkatkan daya beli secara berkelanjutan atau hanya menjadi solusi sementara. Menggabungkan ketiga arah penelitian ini akan memberikan gambaran yang lebih holistik, tidak hanya tentang proses penyaluran, tetapi juga tentang hasil riil yang dirasakan oleh masyarakat penerima.

  1. #keputusan pembelian#keputusan pembelian
  2. #aktif masyarakat#aktif masyarakat
Read online
File size80.34 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-26m
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test