RISETILMIAHRISETILMIAH
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu PendidikanTut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu PendidikanFenomena dekadensi moral di kalangan Generasi Z, dipicu oleh perkembangan teknologi dan globalisasi nilai, telah menonjol dalam bentuk penurunan empati, meningkatnya individualisme, lemahnya etika komunikasi, serta kekerasan verbal dan fisik. Generasi Z, yang tumbuh di era digital, sangat terpapar oleh teknologi dan media sosial, yang sering kali menyebabkan pergeseran nilai moral dan perilaku menyimpang. Keluarga dan masyarakat berperan penting dalam membentuk karakter dan moral individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan nilai dalam keluarga dan masyarakat sebagai strategi untuk mengatasi dekadensi moral pada Generasi Z. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber yang membahas pendidikan karakter, peran keluarga, fungsi sosial masyarakat, dan karakteristik Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai unit pendidikan nilai pertama melalui pola asuh dan keteladanan moral orang tua, sementara masyarakat menguatkan nilai-nilai melalui norma sosial, pengaruh teman sebaya, dan lembaga sosial. Sinergi antara keluarga dan masyarakat sangat penting dalam merumuskan strategi pendidikan nilai yang adaptif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa dekadensi moral merupakan permasalahan kompleks yang perlu diatasi dengan sinergi antara keluarga dan masyarakat.Keluarga berperan sebagai fondasi utama dalam menanamkan nilai-nilai moral melalui keteladanan dan pola asuh yang tepat, sementara masyarakat berperan dalam memperkuat nilai-nilai tersebut melalui norma sosial dan lingkungan yang positif.Kolaborasi yang harmonis antara kedua lembaga ini sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia, mampu menghadapi tantangan era digital, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan dari paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi pengaruh media sosial terhadap perkembangan moral generasi Z, dengan fokus pada bagaimana platform digital membentuk persepsi nilai dan perilaku remaja. Kedua, pengembangan model intervensi berbasis komunitas yang melibatkan keluarga, sekolah, dan tokoh masyarakat dalam upaya pencegahan dekadensi moral di kalangan remaja, dengan mengintegrasikan teknologi digital sebagai alat edukasi dan pengawasan. Ketiga, penelitian komparatif mengenai efektivitas berbagai pendekatan pendidikan nilai yang diterapkan di berbagai budaya dan konteks sosial, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam membentuk karakter yang kuat dan adaptif pada generasi muda. Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, kita dapat mengembangkan strategi yang lebih komprehensif dan relevan untuk mengatasi tantangan dekadensi moral, serta membekali generasi muda dengan nilai-nilai luhur yang mampu membimbing mereka menuju kehidupan yang bermakna dan bertanggung jawab.
- DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA, DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN KECERDASAN EMOSIONAL SEBAGAI PREDIKTOR STRES... doi.org/10.51353/inquiry.v10i2.327DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN KECERDASAN EMOSIONAL SEBAGAI PREDIKTOR STRES doi 10 51353 inquiry v10i2 327
- Dekadensi moral dalam sudut pandang pendidikan nilai dalam keluarga dan masyarakat | Tut Wuri Handayani... doi.org/10.59086/jkip.v4i1.669Dekadensi moral dalam sudut pandang pendidikan nilai dalam keluarga dan masyarakat Tut Wuri Handayani doi 10 59086 jkip v4i1 669
- Peran Pendidikan Sebagai Pondasi Utama dalam Menyikapi Dekadensi Moral pada Generasi Z | Dewantara :... jurnaluniv45sby.ac.id/index.php/Dewantara/article/view/1971Peran Pendidikan Sebagai Pondasi Utama dalam Menyikapi Dekadensi Moral pada Generasi Z Dewantara jurnaluniv45sby ac index php Dewantara article view 1971
| File size | 447.99 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ADI JOURNALADI JOURNAL Data tambahan dikumpulkan melalui 3–5 observasi aktivitas digital, dokumentasi internal lembaga, serta telaah terhadap 25–40 literatur akademik yangData tambahan dikumpulkan melalui 3–5 observasi aktivitas digital, dokumentasi internal lembaga, serta telaah terhadap 25–40 literatur akademik yang
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut berupa pelatihan guru, penyediaan sarana belajar yang memadai, serta peningkatan kolaborasi dengan komunitasOleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut berupa pelatihan guru, penyediaan sarana belajar yang memadai, serta peningkatan kolaborasi dengan komunitas
UMNUMN Proyek pembuatan sabun cuci piring berbasis ekstrak sereh di Yayasan Al‑Kahfi Medan berhasil meningkatkan keterampilan praktis dan pengetahuan anak‑anakProyek pembuatan sabun cuci piring berbasis ekstrak sereh di Yayasan Al‑Kahfi Medan berhasil meningkatkan keterampilan praktis dan pengetahuan anak‑anak
IAIN MADURAIAIN MADURA Penelitian ini mengidentifikasi tantangan implementasi program pemberdayaan perempuan dalam lembaga keuangan sosial Islam dan mengusulkan perbaikan strategisPenelitian ini mengidentifikasi tantangan implementasi program pemberdayaan perempuan dalam lembaga keuangan sosial Islam dan mengusulkan perbaikan strategis
KEMENSOSKEMENSOS Kewirausahaan ATENSI bermanfaat bagi penerima manfaat dengan indikator masih berlanjutnya kegiatan wirausaha dan meningkatnya pendapatan penerima manfaatKewirausahaan ATENSI bermanfaat bagi penerima manfaat dengan indikator masih berlanjutnya kegiatan wirausaha dan meningkatnya pendapatan penerima manfaat
INSANINSAN Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Karena munculnya ide Islam Berkemajuan, yaitu dari organisasi masyarakat modern oleh Muhammadiyah yang pertama kaliPenelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Karena munculnya ide Islam Berkemajuan, yaitu dari organisasi masyarakat modern oleh Muhammadiyah yang pertama kali
ANOTEROANOTERO Pendekatan repressif dimulai dari proses mediasi, dan jika tidak berhasil, dilanjutkan dengan proses hukum pidana. 2) Penanganan KDRT oleh Polsek SiakPendekatan repressif dimulai dari proses mediasi, dan jika tidak berhasil, dilanjutkan dengan proses hukum pidana. 2) Penanganan KDRT oleh Polsek Siak
UPMUPM Peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bertujuan untuk menyukseskan penyaluran bantuan dari pemerintah kepada keluarga miskin atau PenyandangPeran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bertujuan untuk menyukseskan penyaluran bantuan dari pemerintah kepada keluarga miskin atau Penyandang
Useful /
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Bayi tersebut menampilkan beberapa kecacatan kongenital seperti mikrocefal, microphthalmia, hipertelorisme, hidrosepi, dan kelainan jantung kongenital,Bayi tersebut menampilkan beberapa kecacatan kongenital seperti mikrocefal, microphthalmia, hipertelorisme, hidrosepi, dan kelainan jantung kongenital,
IAIN MADURAIAIN MADURA Kesimpulan menegaskan perlunya adopsi prinsip hukum Islam progresif untuk memperkuat penegakan hukum dan meminimalkan kerugian sosial perjudian daring.Kesimpulan menegaskan perlunya adopsi prinsip hukum Islam progresif untuk memperkuat penegakan hukum dan meminimalkan kerugian sosial perjudian daring.
CERICCERIC Skizofrenia merupakan sekumpulan gejala atau sindrom yang dapat menyebabkan masalah kejiwaan yang sangat serius. Stigma diri muncul akibat efek negatifSkizofrenia merupakan sekumpulan gejala atau sindrom yang dapat menyebabkan masalah kejiwaan yang sangat serius. Stigma diri muncul akibat efek negatif
CERICCERIC Program pelatihan ini berlangsung selama 4 minggu melibatkan 93 orang perawat pelaksana dan manajer asuhan keperawatan di sebuah rumah sakit di JakartaProgram pelatihan ini berlangsung selama 4 minggu melibatkan 93 orang perawat pelaksana dan manajer asuhan keperawatan di sebuah rumah sakit di Jakarta