UPMUPM

Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan SosialPublicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial

Peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bertujuan untuk menyukseskan penyaluran bantuan dari pemerintah kepada keluarga miskin atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kecamatan Kanigaran. Hal ini menjadi kunci untuk mensejahterakan masyarakat di kecamatan Kanigaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dalam mendampingi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), dan mengetahui apa faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dalam memfasilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui teknik wawancara (interview), observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) belum berperan baik dalam memfasilitasi masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di kecamatan Kanigaran. Terlihat dari mulai pendataan dan juga pendampingannya. Hal ini terjadi dikarenakan keterbatasan kemampuan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dalam menangani masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) kerjasama antara Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan TKSK dengan pihak pemerintah, TKSK di wilayah, maupun sesama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Adapun bentuk bantuan yang diberikan oleh Pemerintah atau Dinas Sosial adalah Memberikan bantuan berupa program sembako, rutilahu, kambing di setiap wilayah, dan memberikan modal usaha sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang sedang dijalankan di Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan TKSK bertujuan untuk menyukseskan penyaluran bantuan pemerintah kepada keluarga miskin dan PMKS di Kecamatan Kanigaran.Peran TKSK dalam memfasilitasi PMKS belum optimal, terkendala oleh keterbatasan kemampuan dan kurangnya dukungan dari pemerintah.Faktor pendukung meliputi kerjasama yang baik antar TKSK dan perhatian pemerintah, sementara penghambatnya adalah luasnya jangkauan kerja TKSK.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan strategi pemberdayaan TKSK agar lebih efektif dalam mendampingi PMKS. Pertama, perlu adanya peningkatan kapasitas TKSK melalui pelatihan dan pendampingan intensif, khususnya dalam hal identifikasi masalah, penyusunan proposal bantuan, dan koordinasi dengan pihak terkait. Kedua, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan peningkatan jumlah TKSK di setiap kecamatan, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, agar jangkauan pendampingan dapat lebih optimal. Ketiga, penting untuk memperkuat sinergi antara TKSK, pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam penyusunan program dan penyaluran bantuan, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan PMKS. Dengan demikian, peran TKSK dapat dioptimalkan dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih merata di Kecamatan Kanigaran dan wilayah lainnya.

  1. #koperasi wanita#koperasi wanita
  2. #indeks kepuasan#indeks kepuasan
Read online
File size345.37 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2BI
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test