JOURNALCENTERJOURNALCENTER
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen BisnisJurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen BisnisPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan hipotesis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi sustainable organization dengan peran mediasi produktivitas karyawan, khususnya pada sektor penerbangan (airlines). Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui telaah berbagai artikel dan buku akademik yang relevan, bersumber dari database bereputasi seperti Thomson Reuters, Springer, Taylor & Francis, Scopus Q2–Q4, Emerald, Elsevier, Sage, Web of Science, Jurnal Sinta 2–5, DOAJ, EBSCO, Google Scholar, Copernicus, serta referensi digital lainnya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis komparatif terhadap hasil penelitian terdahulu untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan temuan. Hasil kajian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara faktor organisasi dengan produktivitas dan keberlanjutan. Pertama, coaching, mentoring, dan keterlibatan kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan. Kedua, faktor-faktor tersebut juga memiliki pengaruh langsung terhadap terbentuknya sustainable organization. Ketiga, produktivitas karyawan terbukti menjadi variabel mediasi penting yang menghubungkan coaching, mentoring, dan keterlibatan kerja dengan keberlanjutan organisasi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penguatan praktik coaching dan mentoring, serta peningkatan keterlibatan kerja, tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas karyawan, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan organisasi. Implikasinya, perusahaan maskapai penerbangan perlu menempatkan strategi pengembangan SDM sebagai prioritas untuk mencapai tujuan keberlanjutan jangka panjang.
Studi ini mengkonfirmasi bahwa coaching, mentoring, dan keterlibatan kerja secara signifikan memengaruhi produktivitas karyawan, yang pada gilirannya memperkuat keberlanjutan organisasi, khususnya dalam industri penerbangan.Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pengembangan sumber daya manusia untuk mengoptimalkan efisiensi operasional, kualitas layanan, dan profitabilitas jangka panjang.Meskipun kerangka konseptual telah dikembangkan, penelitian mendatang disarankan untuk melakukan pengujian empiris kuantitatif guna memperoleh bukti kausal yang lebih kuat.
Mengingat bahwa penelitian ini merupakan tinjauan literatur, langkah selanjutnya yang sangat penting adalah melakukan studi empiris langsung pada perusahaan maskapai penerbangan untuk menguji secara kuantitatif hipotesis yang telah dikembangkan. Selain itu, ada beberapa arah penelitian baru yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, penelitian mendatang dapat mengeksplorasi bagaimana berbagai jenis atau model program coaching dan mentoring (misalnya, coaching terstruktur versus coaching situasional, atau mentoring formal versus informal) secara spesifik memengaruhi tingkat produktivitas dan komitmen karyawan di berbagai departemen dalam maskapai, seperti pilot, awak kabin, dan staf darat. Memahami perbedaan efektivitas antar model ini dapat memberikan panduan lebih rinci bagi maskapai dalam merancang strategi pengembangan SDM. Kedua, menarik untuk meneliti lebih lanjut bagaimana Kualitas Pelayanan dan Loyalitas Pelanggan, yang disebutkan sebagai faktor lain penentu keberlanjutan, dapat dimediasi oleh Produktivitas Karyawan yang ditingkatkan melalui coaching, mentoring, dan keterlibatan kerja. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada seberapa jauh peningkatan keterampilan dan motivasi karyawan akibat praktik-praktik ini berkorelasi dengan peningkatan kepuasan pelanggan dan retensi pelanggan, yang pada akhirnya mendukung keberlanjutan finansial maskapai. Ketiga, mengingat judul penelitian ini menyoroti Lingkungan Kerja yang Dinamis, studi lanjutan bisa menyelidiki peran faktor-faktor eksternal seperti fluktuasi ekonomi, regulasi industri yang berubah, atau kemajuan teknologi, sebagai variabel moderasi. Bagaimana dampak coaching, mentoring, dan keterlibatan kerja terhadap produktivitas dan keberlanjutan organisasi berubah atau disesuaikan dalam menghadapi kondisi pasar yang tidak stabil atau krisis industri, seperti pandemi, merupakan area yang relevan dan krusial untuk diteliti demi ketahanan jangka panjang perusahaan maskapai.
| File size | 401.61 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI Koperasi Simpan Pinjam Haga Lakhomi perlu terus meningkatkan kualitas SDM, mengoptimalkan manajemen, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi untukKoperasi Simpan Pinjam Haga Lakhomi perlu terus meningkatkan kualitas SDM, mengoptimalkan manajemen, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk
UNPABUNPAB Kreasi Lutvi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan studi literatur. Data diperoleh dari sumber sekunder seperti jurnal ilmiah terindeks,Kreasi Lutvi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan studi literatur. Data diperoleh dari sumber sekunder seperti jurnal ilmiah terindeks,
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Strategi pengembangan SDM yang digunakan dalam membimbing atau membina anak asuh diterapkan sesuai keadaan sehingga beragam pula strategi yang digunakanStrategi pengembangan SDM yang digunakan dalam membimbing atau membina anak asuh diterapkan sesuai keadaan sehingga beragam pula strategi yang digunakan
RCF INDONESIARCF INDONESIA Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas semua hal yang berkaitan dengan pendidikanKantor Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas semua hal yang berkaitan dengan pendidikan
LITERASISAINSLITERASISAINS Secara simultan, variabel rekrutmen, seleksi, pelatihan, reward dan punishment, serta pengembangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan diSecara simultan, variabel rekrutmen, seleksi, pelatihan, reward dan punishment, serta pengembangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di
LITERASISAINSLITERASISAINS Dari pemaparan yang telah penulis jelaskan, dapat disimpulkan bahwa saluran pemasaran adalah Kriteria yang harus dipenuhi segmen pasar agar proses segmentasiDari pemaparan yang telah penulis jelaskan, dapat disimpulkan bahwa saluran pemasaran adalah Kriteria yang harus dipenuhi segmen pasar agar proses segmentasi
LITERASISAINSLITERASISAINS Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah Bendahara Sekolah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah Bendahara Sekolah.
LITERASISAINSLITERASISAINS Sampel dalam penelitian ini adalah langganan pembeli di Jakarta Timur. Bentuk analisisnya fokus pada faktor normatif dan informatif serta gabungan keduanyaSampel dalam penelitian ini adalah langganan pembeli di Jakarta Timur. Bentuk analisisnya fokus pada faktor normatif dan informatif serta gabungan keduanya
Useful /
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Selain itu, kepercayaan konsumen terhadap sistem terbukti menjadi faktor kunci dalam menumbuhkan niat penggunaan karena keyakinan pada keandalan sertaSelain itu, kepercayaan konsumen terhadap sistem terbukti menjadi faktor kunci dalam menumbuhkan niat penggunaan karena keyakinan pada keandalan serta
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Tinjauan mengidentifikasi beberapa tema utama, termasuk penerapan intervensi kesehatan digital, implementasi kolaboratif perbaikan kualitas, dan integrasiTinjauan mengidentifikasi beberapa tema utama, termasuk penerapan intervensi kesehatan digital, implementasi kolaboratif perbaikan kualitas, dan integrasi
AN NURAN NUR Strategi pengelolaan pembelajaran scaffolding untuk membentuk kemandirian belajar siswa meliputi penjadwalan penggunaan media yang tepat, metode yang sesuai,Strategi pengelolaan pembelajaran scaffolding untuk membentuk kemandirian belajar siswa meliputi penjadwalan penggunaan media yang tepat, metode yang sesuai,
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Temuan pada komentar guru di sekolah tempat penelitian dilakukan pada inspeksi kuliah oleh kepala sekolah. Temuan dianggap secara terpisah sebagai sub-masalah.Temuan pada komentar guru di sekolah tempat penelitian dilakukan pada inspeksi kuliah oleh kepala sekolah. Temuan dianggap secara terpisah sebagai sub-masalah.