UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Perubahan biodata pada Kartu Keluarga merupakan proses administratif penting yang harus diperbarui dengan informasi mengenai data demografis keluarga dan status perkawinan. Kota Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia memiliki populasi besar, sehingga diperlukan layanan pendampingan yang efektif dalam proses administrasi kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas layanan pendampingan perubahan Kartu Keluarga di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pendampingan untuk perubahan Kartu Keluarga secara umum efektif, namun masih terdapat kendala seperti kurangnya pengetahuan dan keahlian karyawan dalam melayani warga, kurangnya sosialisasi mengenai pentingnya memperbarui data kependudukan anggota keluarga, serta waktu tunggu yang lama untuk mendapatkan layanan.

Layanan pendampingan perubahan biodata Kartu Keluarga di Kelurahan Semolowaru, memiliki efektivitas yang baik dalam memfasilitasi masyarakat.Namun, upaya perbaikan dan pengembangan terus menerus diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik tersebut.Faktor pendorong dari adanya layanan pendampingan administrasi kependudukan, yakni adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk kepengurusan perubahan Kartu Keluarga, kerja sama antara pimpinan dan bawahan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas mengubah pelayanan pada proses kepengurusan perubahan biodata Kartu Keluarga dan sikap petugas pelayanan yang responsif dalam melayani masyarakat di Kelurahan Semolowaru, Kota Surabaya.Faktor penghambatnya adalah kurangnya sumber daya manusia dan keterbatasan pegawai dalam mengakses teknologi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling signifikan mempengaruhi kepuasan masyarakat terhadap layanan pendampingan perubahan biodata Kartu Keluarga, dengan fokus pada aspek digitalisasi dan integrasi sistem informasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi model pemberdayaan masyarakat dalam program pendampingan administrasi kependudukan, misalnya melalui pelatihan atau pendampingan sebaya, sehingga masyarakat lebih aktif dalam mengelola data kependudukan mereka sendiri. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak layanan pendampingan terhadap efisiensi proses administrasi kependudukan, seperti pengurangan waktu tunggu dan biaya yang dikeluarkan masyarakat.

Read online
File size254.12 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test