LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Program Kartu Pedagang Produktif merupakan program pemberdayaan UMKM yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Program ini dibuat supaya masyarakat yang bekerja sebagai pedagang dapat sejahtera dengan fasilitas yang diberikan oleh program ini. Namun dalam pelaksanaannya terdapat masalah antara lain, yang seharusnya program ini memberikan pinjaman modal dengan bunga ringan tanpa jaminan ternyata ada jaminannya, pinjaman yang cair nominalnya berkurang dari jumlah yang diajukan, dan ternyata masih ada masyarakat yang belum paham tentang bagaimana cara menggunakan kartu tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai seberapa jauh Program Kartu Pedagang Produktif terealisasikan kepada pelaku UMKM serta untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Evaluasi William N. Dunn yang memuat enam indikator pencapaian yaitu, Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Pemerataan, Responsivitas, dan Ketepatan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus.

Hasil evaluasi terhadap Program Kartu Pedagang Produktif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Bojonegoro dalam pelaksanaannya sudah cukup baik.Hal ini dilihat dari semua indikator evaluasi yang sudah tercapai meskipun masih terdapat dua indikator yang belum optimal dalam pencapaiannya.Indikator tersebut belum optimal karena masih terdapat pedagang yang belum memiliki kartu tersebut serta mereka kurang tanggap terhadap program yang diberikan oleh pemerintah.Sehingga dalam pemerataannya program ini belum menyentuh semua pelaku usaha di wilayah Bojonegoro.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pelatihan yang diberikan kepada pedagang dalam meningkatkan kemampuan manajemen usaha mereka, dengan fokus pada dampak pelatihan terhadap peningkatan pendapatan dan keberlanjutan usaha. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pemahaman dan penggunaan Kartu Pedagang Produktif oleh masyarakat, serta merancang strategi sosialisasi yang lebih efektif dan mudah dipahami. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara lebih akurat dampak ekonomi dari program ini terhadap pertumbuhan UMKM di Kabupaten Bojonegoro, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi terhadap PDB daerah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai efektivitas program dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bojonegoro.

  1. ANALISIS KETEPATAN KEBIJAKAN PEMBINAAN UMKM DI KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN | Santoso | Dialogue... doi.org/10.14710/dialogue.v2i1.8270ANALISIS KETEPATAN KEBIJAKAN PEMBINAAN UMKM DI KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN Santoso Dialogue doi 10 14710 dialogue v2i1 8270
  2. Jurnal Politikom Indonesiana. implementasi program pengembangan dinas koperasi umkm kualitas pelaku karawang... doi.org/10.35706/jpi.v5i1.3735Jurnal Politikom Indonesiana implementasi program pengembangan dinas koperasi umkm kualitas pelaku karawang doi 10 35706 jpi v5i1 3735
Read online
File size191.87 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test