UNHASAUNHASA
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)Lingkungan sosial budaya yang diperkirakan masih kuat melekat di masyarakat menjadi salah satu penyebab tingginya kasus balita stunting di Kabupaten Landak. Tujuan penelitian mempelajari hubungan aspek sosial budaya dalam transcultural nursing terhadap kejadian balita stunting usia 24 – 59 bulan. Jenis penelitian observasional analisis dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu dan balita usia 24-59 bulan. Besar sampel 149 responden, pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisa data bivariat menggunakan uji statistik chi square, regresi logistik sederhana dan t independent, sedangkan analisa data multivariat menggunakan uji statistik regresi logistik ganda model prediksi. Hasil penelitian yaitu jumlah anak di keluarga, usia ibu, tipe keluarga, pantang makanan saat anak sakit berhubungan dengan stunting berdasarkan analisa bivariat dengan p value < 0,05. Setelah dilakukan analisis multivariat, faktor pantang makan saat anak sakit merupakan faktor dominan dengan (Adjusted OR 2,4) (CI 95% 1,2208-5,0225) dan (p value 0,01). Studi ini mengukuhkan bahwa perilaku seorang individu akan dipengaruhi oleh lingkungan sosial budaya setempat dimana individu tersebut tinggal dan menetap.
Faktor sosial budaya dalam transcultural nursing berdasarkan sun rise model Leiningers dari 7 aspek yang diteliti hanya dapat mempengaruhi stunting balita usia 24-59 bulan yaitu Kinship and Social Factor seperti jumlah anak di keluarga, usia ibu dan tipe keluarga, sedangkan Cultural Value and Life Aways yang berpengaruh adalah pantang makanan saat anak sakit.Faktor sosial dan kekerabatan yang kuat melekat di masyarakat Indonesia sangat berpengaruh terhadap status kesehatan masyarakat.Penelitian lanjut diperlukan untuk mencari strategi yang tepat dalam mengatasi masalah seperti melakukan negosiasi atau rekontruksi budaya, seperti edukasi tentang pentingnya makanan yang memiliki nilai gizi penting bagi pertumbuhan anak atau melakukan intervensi mengganti makanan yang menjadi pantangan oleh masyarakat dengan makanan yang memiliki nilai gizi yang sama berbasis kearifan lokal.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggali lebih dalam bagaimana pantangan makanan tradisional, khususnya pada anak-anak, dapat memengaruhi asupan nutrisi mereka dan bagaimana hal ini berkontribusi terhadap masalah stunting. Penelitian bisa difokuskan pada identifikasi jenis-jenis pantangan makanan yang umum berlaku di berbagai daerah dan bagaimana kepercayaan ini diturunkan dari generasi ke generasi. Studi kualitatif mendalam, seperti wawancara dengan keluarga dan tokoh masyarakat, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang alasan di balik pantangan tersebut dan dampaknya pada kesehatan anak. Selain itu, perlu juga diteliti efektivitas intervensi berbasis budaya yang dirancang untuk mengubah perilaku pantang makan yang merugikan, dengan tetap menghormati nilai-nilai tradisional yang ada. Dengan memahami lebih baik dinamika budaya dan nutrisi ini, kita dapat mengembangkan strategi yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi stunting dan meningkatkan kesehatan anak-anak di Indonesia.
- Asupan Zat Gizi Makro dan Mikro terhadap Kejadian Stunting pada Balita | Jurnal Kesehatan. asupan gizi... ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/960Asupan Zat Gizi Makro dan Mikro terhadap Kejadian Stunting pada Balita Jurnal Kesehatan asupan gizi ejurnal poltekkes tjk ac index php JK article view 960
- Associations between social support, psychological wellâbeing, decision making, empowerment,... doi.org/10.1111/mcn.12483Associations between social support psychological wellyAAAabeing decision making empowerment doi 10 1111 mcn 12483
- Hubungan Faktor Sosial Ekonomi dan Ketahanan Pangan terhadap Kejadian Stunting pada Balita | Jurnal Kesehatan.... ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/2230Hubungan Faktor Sosial Ekonomi dan Ketahanan Pangan terhadap Kejadian Stunting pada Balita Jurnal Kesehatan ejurnal poltekkes tjk ac index php JK article view 2230
- FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS STUNTING ANAK USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS... ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id/index.php/PNJ/article/view/275FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS STUNTING ANAK USIA 24 59 BULAN DI WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS ejournal poltekkes pontianak ac index php PNJ article view 275
| File size | 270.25 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-2SZ |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Disarankan agar puskesmas memenuhi kebutuhan SDM, desa memanfaatkan 7% dana desa untuk sektor kesehatan, dan petani melakukan komunikasi horizontal sebagaiDisarankan agar puskesmas memenuhi kebutuhan SDM, desa memanfaatkan 7% dana desa untuk sektor kesehatan, dan petani melakukan komunikasi horizontal sebagai
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Komplikasi utama dari aborsi, seperti pendarahan pada kehamilan awal, memerlukan manajemen yang tepat dan cepat untuk mencegah hasil buruk, termasuk kematian.Komplikasi utama dari aborsi, seperti pendarahan pada kehamilan awal, memerlukan manajemen yang tepat dan cepat untuk mencegah hasil buruk, termasuk kematian.
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Penelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkanPenelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkan
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Evaluasi menunjukkan perbaikan kondisi kehamilan setelah intervensi. Studi ini menyoroti pentingnya pengkajian yang akurat, intervensi dini, dan kerjaEvaluasi menunjukkan perbaikan kondisi kehamilan setelah intervensi. Studi ini menyoroti pentingnya pengkajian yang akurat, intervensi dini, dan kerja
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Selain itu, status gizi, imunisasi, dan sanitasi lingkungan juga berperan dalam kejadian diare. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penangananSelain itu, status gizi, imunisasi, dan sanitasi lingkungan juga berperan dalam kejadian diare. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penanganan
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran keterlibatan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan anemia pada wanita hamil. MenggunakanStudi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran keterlibatan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan anemia pada wanita hamil. Menggunakan
MARANATHAMARANATHA Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan perilaku seksual pasien HIV/AIDS (p=0,013), namun tidak berhubungan denganHasil analisis statistik menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan perilaku seksual pasien HIV/AIDS (p=0,013), namun tidak berhubungan dengan
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Faktor protektif dan faktor resiko adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan dalam rangka mengurangi kerentanan remaja terhadap penyalahgunaan obat-obatan.Faktor protektif dan faktor resiko adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan dalam rangka mengurangi kerentanan remaja terhadap penyalahgunaan obat-obatan.
Useful /
UNHASAUNHASA Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara level aktivitas fisik dengan status gizi, dan ada hubungan antara variabel pola konsumsi makan denganHasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara level aktivitas fisik dengan status gizi, dan ada hubungan antara variabel pola konsumsi makan dengan
MARANATHAMARANATHA Penelitian ini menggunakan metode studi potong lintang terhadap 78 penderita tekanan darah tinggi di Puskesmas Cisauk yang memenuhi kriteria penelitian.Penelitian ini menggunakan metode studi potong lintang terhadap 78 penderita tekanan darah tinggi di Puskesmas Cisauk yang memenuhi kriteria penelitian.
MARANATHAMARANATHA Sepsis sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan besar karena merupakan penyebab tersering meningkatnya angka kesakitan dan kematian di seluruh dunia.Sepsis sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan besar karena merupakan penyebab tersering meningkatnya angka kesakitan dan kematian di seluruh dunia.
MARANATHAMARANATHA MRI images showed a hypo and hyperintense mass without spinal deformity. The patient was discharged on the 2nd day post-tumor removal without complications.MRI images showed a hypo and hyperintense mass without spinal deformity. The patient was discharged on the 2nd day post-tumor removal without complications.