HTPHTP

Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health)Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health)

Upaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) masih menjadi permasalahan yang sulit diselesaikan, khususnya pada sektor informal. Di sisi lain, pekerjaan di sektor informal berisiko menimbulkan dampak negatif akibat pekerjaan seperti kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang dapat membahayakan status kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis sumber daya dalam rencana pembentukan Pos UKK kelompok tani sawit di wilayah kerja Puskesmas Tapung Hilir I. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi evaluasi, melibatkan informan dari puskesmas (2 orang), desa (2 orang), dan kelompok tani (3 orang). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, brainstorming, observasi, dan penelusuran dokumen dengan triangulasi sumber, metode, dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puskesmas masih terkendala pada komponen sumber daya manusia, sedangkan komponen sumber daya dana dan fasilitas telah terpenuhi. Pada unsur penanggung jawab (desa), semua sumber daya telah terpenuhi, hanya membutuhkan kerja sama lintas sektor. Pada unsur pelaksana (petani), sumber daya telah cukup, namun memerlukan pembinaan untuk pelaksanaan program Pos UKK. Disarankan agar puskesmas memenuhi kebutuhan SDM, desa memanfaatkan 7% dana desa untuk sektor kesehatan, dan petani melakukan komunikasi horizontal sebagai kader dalam pembentukan Pos UKK.

Komponen sumber daya dalam pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja pada unsur pembina (puskesmas), lembaga (desa), dan pelaksana (petani sawit) telah cukup.Analisis SWOT menunjukkan kekuatan pada faktor internal, namun perlu penguatan pada faktor eksternal melalui kerja sama dengan pihak pengambil kebijakan di tingkat pemerintahan.Dukungan dari camat dan Dinas Kesehatan diperlukan untuk mewujudkan sinergi yang mendukung keberlangsungan program secara efektif.

Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas integrasi regulasi Pos UKK dalam praktik lapangan, khususnya bagaimana koordinasi antara puskesmas, desa, dan kelompok tani dapat dioptimalkan melalui sistem informasi yang terpadu. Kedua, penting untuk mengkaji secara mendalam strategi advokasi kebijakan Pos UKK kepada camat dan dinas terkait, termasuk bagaimana data masalah kesehatan pekerja bisa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Ketiga, perlu dikembangkan model pembinaan berkelanjutan bagi kader kesehatan kerja dari kalangan petani, yang mempertimbangkan kapasitas lokal, keterlibatan komunitas, dan pemanfaatan sumber daya desa, agar pelaksanaan program Pos UKK tidak hanya terbentuk secara formal, tetapi juga berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan nyata pekerja sektor informal.

  1. #manajemen sumber daya manusia#manajemen sumber daya manusia
  2. #analisis swot#analisis swot
Read online
File size639 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-XO
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test