STIESTEKOMSTIESTEKOM

Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiDinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi

Produktivitas kerja adalah faktor penting untuk mempertahankan kemampuan kompetitif korporasi, terutama pada industri pengolahan hasil laut yang menerapkan sistem kerja borongan. PT Misaja Mitra Pati, sebagai perusahaan pengolahan udang untuk pasar ekspor, menghadapi tantangan dalam mencapai target produksi secara konsisten. Faktor internal seperti usia, upah, dan pengalaman kerja diduga memengaruhi produktivitas karyawan. Penelitian ini memiliki tujuan dalam melakukan analisis pada pengaruh usia, upah, dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi PT Misaja Mitra Pati. Populasi penelitian adalah 1.500 karyawan bagian produksi, dengan sampel sejumlah 96 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dihimpun melalui kuesioner yang telah melewati uji keabsahan dan konsistensi. Analisis data menggunakan regresi linear berganda berbantuan SPSS. Temuan penelitian menyatakan bahwa usia, upah, dan pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, baik secara parsial maupun simultan. Hasil tersebut menekankan krusialnya manajemen SDM yang mempertimbangkan faktor demografis, kompensasi yang adil, dan pengalaman kerja untuk mengoptimalkan produktivitas karyawan.

Berdasarkan temuan-temuan dari studi yang telah dilaksanakan, mencakup kajian teoritis, pengumpulan data melalui kuesioner, serta analisis data dengan metode regresi linear berganda terhadap variabel bebas yaitu Usia (X₁), Upah (X₂), dan Pengalaman Kerja (X₃) terhadap variabel terikat yaitu Produktivitas Kerja (Y) pada karyawan PT.Misaja Mitra Pati, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Variabel Usia (X₁) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja.Hasil ini menandakan bahwa semakin bertambah usia karyawan, maka tingkat produktivitasnya cenderung meningkat.Hal ini dikarenakan karyawan dengan usia yang lebih matang umumnya telah memiliki pengalaman dan kematangan emosional yang mendukung produktivitas agar tetap optimal di tempat kerja.Variabel Upah (X₂) juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja.Artinya, sistem penggajian yang dianggap adil dan sesuai oleh karyawan mampu meningkatkan semangat kerja dan mendorong mereka untuk bekerja lebih efisien.Kepuasan terhadap kompensasi yang diterima menjadi pendorong utama dalam mempertahankan serta meningkatkan produktivitas karyawan.Variabel Pengalaman Kerja (X₃) memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja.Semakin lama masa kerja seorang karyawan, semakin tinggi pula tingkat penguasaannya terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban.Hal ini secara langsung berdampak pada efektivitas dan efisiensi kerja yang semakin baik.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perusahaan menjaga sinergi antara usia dan produktivitas dengan memberikan pendekatan manajerial yang sesuai dengan rentang usia karyawan. Selain itu, fokus terhadap faktor upah sebagai penunjang produktivitas dengan mengevaluasi sistem kompensasi yang berlaku, baik dari segi keadilan, kelayakan, maupun transparansinya. Perusahaan juga diharapkan mengoptimalkan peran pengalaman kerja melalui program pengembangan SDM, seperti pembinaan dan pelatihan kerja berkelanjutan, mentoring antar karyawan, dan pelibatan karyawan senior dalam proses pengambilan keputusan operasional.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.33087/eksis.v14i1.342One moment please one moment please wait request verified doi 10 33087 eksis v14i1 342
  2. PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH. https library ipmi ac mbkm ilearn unand digilib unis akasia hubungan usia... doi.org/10.25105/pdk.v8i1.15108PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH https library ipmi ac mbkm ilearn unand digilib unis akasia hubungan usia doi 10 25105 pdk v8i1 15108
Read online
File size2.14 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test