STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL
Lentera: Jurnal Ilmiah KependidikanLentera: Jurnal Ilmiah KependidikanPelaksanaan Total Quality Management (TQM) di pendidikan menuntut transformasi sumber daya manusia (SDM) dari pelaksana administratif menjadi agen perubahan mandiri. Studi ini bertujuan membandingkan model pengembangan SDM sekolah antara negara maju dan berkembang, serta menganalisis faktor penghambat implementasi TQM di negara berkembang. Menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), studi ini mensintesis data dari jurnal-jurnal terpercaya dan laporan internasional. Temuan menunjukkan disparitas mendasar: negara maju menggunakan model pengembangan profesional berbasis sekolah (bottom-up), rekrutmen meritokratis ketat, dan kepemimpinan instruksional. Sebaliknya, negara berkembang cenderung menggunakan pendekatan terpusat (top-down), terkendala oleh rekrutmen politis, dan terjebak dalam budaya kepatuhan administratif. Kesimpulannya, adaptasi TQM di negara berkembang tidak dapat hanya meniru prosedur teknis, tetapi harus disertai dengan transformasi budaya organisasi menuju profesionalisme intrinsik dan desentralisasi bertanggung jawab.
Kesenjangan utama antara kedua kelompok negara bukan hanya pada ketersediaan sumber daya finansial, melainkan pada budaya mutu yang mendasarinya.Negara maju telah menginternalisasi TQM sebagai budaya kerja intrinsik, di mana continuous improvement menjadi napas organisasi.Sebaliknya, negara berkembang memaknai TQM secara ekstrinsik, di mana mutu sering kali direduksi menjadi kepatuhan terhadap standar administratif dan kelengkapan dokumen tanpa dampak signifikan pada proses pembelajaran.Model pengembangan SDM negara maju terbukti lebih efektif karena bottom-up dan kolaboratif melalui Professional Learning Communities (PLCs).Sementara itu, model top-down dan pelatihan massal negara berkembang sering kali gagal meningkatkan kompetensi karena bersifat sporadis dan satu arah.Hambatan terbesar implementasi TQM adalah budaya kepatuhan yang diperkuat oleh kepemimpinan administratif.Sekolah perlu menghidupkan kembali forum guru sebagai laboratorium bedah kasus pembelajaran, dan melakukan penelitian lapangan untuk menguji efektivitas adopsi model PLCs negara maju dalam konteks lokal.
Untuk mendorong transformasi mutu pendidikan berkelanjutan, negara berkembang perlu mengadopsi praktik terbaik negara maju secara efektif. Studi komparatif ini merekomendasikan tiga langkah strategis: pertama, negara berkembang harus mengadopsi pendekatan bertahap dengan dukungan teknis intensif dan sistem monitoring transparan untuk memastikan implementasi TQM yang efektif. Kedua, diperlukan penelitian lapangan untuk menguji efektivitas adopsi model Professional Learning Communities (PLCs) negara maju dalam konteks budaya lokal negara berkembang. Ketiga, penelitian mendalam terhadap sekolah-sekolah negara berkembang yang berhasil menerapkan TQM meskipun dengan keterbatasan sumber daya dapat menemukan model adaptasi lokal yang unik dan replikabel. Dengan demikian, negara berkembang dapat mengembangkan program pengembangan SDM yang responsif terhadap tantangan lokal dan kompetitif secara global.
- Most Hampering Factors in the Implementation of Total Quality Management at Public Secondary Schools... richtmann.org/journal/index.php/jesr/article/view/14097Most Hampering Factors in the Implementation of Total Quality Management at Public Secondary Schools richtmann journal index php jesr article view 14097
- SCHOOL BASED TEACHER DEVELOPMENT STUDY ABOUT A SCHOOL AS PROFESSIONAL LEARNING COMMUNITY | Furqon | EARR... doi.org/10.17509/earr.v3i1.21712SCHOOL BASED TEACHER DEVELOPMENT STUDY ABOUT A SCHOOL AS PROFESSIONAL LEARNING COMMUNITY Furqon EARR doi 10 17509 earr v3i1 21712
| File size | 368.73 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Ketiga lembaga ini memiliki peran yang saling melengkapi dalam mewujudkan tujuan negara, seperti menjaga stabilitas politik, menegakkan keadilan hukum,Ketiga lembaga ini memiliki peran yang saling melengkapi dalam mewujudkan tujuan negara, seperti menjaga stabilitas politik, menegakkan keadilan hukum,
IPBIPB Selanjutnya, Analisis Peta Kepentingan-Kinerja (IPMA) mengungkapkan bahwa modal finansial dan modal alam adalah area prioritas tinggi untuk intervensiSelanjutnya, Analisis Peta Kepentingan-Kinerja (IPMA) mengungkapkan bahwa modal finansial dan modal alam adalah area prioritas tinggi untuk intervensi
EBIZMARKEBIZMARK Inovasi teknologi, terutama Kecerdasan Buatan (AI), memainkan peran krusial dalam mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sejalanInovasi teknologi, terutama Kecerdasan Buatan (AI), memainkan peran krusial dalam mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sejalan
UKSWUKSW Peran-peran tersebut menyoroti kewirausahaan hijau sebagai pendorong strategis pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta menyimpulkanPeran-peran tersebut menyoroti kewirausahaan hijau sebagai pendorong strategis pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta menyimpulkan
ITSCIENCEITSCIENCE Pukul 15.00 WIB–sds. Kegiatan ini diikuti oleh 12 ibu rumah tangga, metode edukasi dengan ceramah dan pembagian leaflet. Kegiatan berlangsung secaraPukul 15.00 WIB–sds. Kegiatan ini diikuti oleh 12 ibu rumah tangga, metode edukasi dengan ceramah dan pembagian leaflet. Kegiatan berlangsung secara
JURNALKUJURNALKU Isu keberlanjutan secara global telah terjadi selama lebih dari tiga dekade. Hingga saat ini isu tersebut masih berusaha dipecahkan, salah satunya denganIsu keberlanjutan secara global telah terjadi selama lebih dari tiga dekade. Hingga saat ini isu tersebut masih berusaha dipecahkan, salah satunya dengan
STIE AASSTIE AAS Sementara itu, sampel yang digunakan adalah laporan keuangan triwulan pertama 2013 hingga triwulan keempat 2016 di Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia,Sementara itu, sampel yang digunakan adalah laporan keuangan triwulan pertama 2013 hingga triwulan keempat 2016 di Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia,
INTELEKTUALINTELEKTUAL Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan untuk mengukur hubungan antara program mentoring dan kinerja akademik mentee menggunakan kuesioner self‑administeredOleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan untuk mengukur hubungan antara program mentoring dan kinerja akademik mentee menggunakan kuesioner self‑administered
Useful /
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Strategi peningkatan keterlibatan orang tua mencakup komunikasi terstruktur, pemberdayaan orang tua sebagai mentor, pelatihan parenting, dan pengakuanStrategi peningkatan keterlibatan orang tua mencakup komunikasi terstruktur, pemberdayaan orang tua sebagai mentor, pelatihan parenting, dan pengakuan
INTELEKTUALINTELEKTUAL Studi ini mengeksplorasi hubungan antara pengalaman sains, kepercayaan, sikap, dan efikasi diri pada seorang calon guru sains dasar dengan sikap sainsStudi ini mengeksplorasi hubungan antara pengalaman sains, kepercayaan, sikap, dan efikasi diri pada seorang calon guru sains dasar dengan sikap sains
INTELEKTUALINTELEKTUAL Studi ini menunjukkan bahwa Hong Kong lebih unggul dalam efisiensi alokasi dana dan keadilan sosial dalam skema kredit pendidikan, sementara Tiongkok daratanStudi ini menunjukkan bahwa Hong Kong lebih unggul dalam efisiensi alokasi dana dan keadilan sosial dalam skema kredit pendidikan, sementara Tiongkok daratan
INTELEKTUALINTELEKTUAL Hal ini telah membuat kondisi esensial pembelajaran berjalan dengan baik, tetapi belum berlangsung secara optimal. PLH merupakan bidang studi yang mempelajariHal ini telah membuat kondisi esensial pembelajaran berjalan dengan baik, tetapi belum berlangsung secara optimal. PLH merupakan bidang studi yang mempelajari