PAPANDAPAPANDA
Polinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaPolinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengunaan media pembelajaran berbasis budaya gici-gici pada pembelajaran matematika kelas VIII SMP Negeri 5 Tanimbar Selatan. Desain dan pendekatan dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang mendeskripsikan data berupa kata-kata dan menggambarkan fenomena atau fakta yang diperoleh dalam penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Tanimbar Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi penelitian, tes tertulis dan wawancara serta obeservasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, pemaparan data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menerapkan media pembelajaran budaya gici-gici dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui hasil tes peserta didik yang mengikuti proses pembelajaran yang dibuktikan dengan hasil tes peserta didik diklasifikasi menjadi tiga aspek yaitu rendah dikarenakan proses pembelajaran peserta didik tersebut jarang aktif dan jarang masuk sekolah sehingga berdampak pada penyelesaian soal tes esay yang tidak tepat, sedang dikarenakan penyelesaian soal esay yang keliru dan tidak mengikuti tahapan penyelesaian soal dengan benar dan tinngi dikarenakan peserta didik mampu untuk mengerjakan soal tes esay dengan memperhatikan tahapan pentelesaian soal dengan tepat serta aktif dalam proses pembelajaran.
Pemanfaatan media pembelajaran berbasis budaya gici-gici secara signifikan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran matematika, yang dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik.Hal ini juga terlihat dari tingkat aktivitas yang tinggi dan respons positif peserta didik terhadap materi lingkaran dan teorema Pythagoras, yang meningkatkan keterlibatan, pemahaman konsep, serta motivasi belajar.Dengan demikian, integrasi budaya lokal dalam pembelajaran terbukti mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Studi ini secara meyakinkan menunjukkan potensi besar media pembelajaran berbasis budaya Gici-Gici dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika. Untuk memperkaya temuan ini, penelitian lanjutan dapat menyoroti beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi replikasi dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada satu sekolah atau jenjang pendidikan, melainkan mencakup beragam latar belakang budaya dan demografi siswa di wilayah lain. Misalnya, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana media Gici-Gici diterapkan dan diadaptasi di sekolah dasar atau menengah atas, serta di daerah dengan kekayaan budaya lokal yang berbeda, untuk memahami universalitas atau kekhasan efektivitasnya dalam konteks yang bervariasi. Hal ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mungkin memengaruhi keberhasilan atau memerlukan modifikasi dalam penerapannya. Kedua, ada peluang untuk menganalisis lebih dalam mengenai elemen spesifik dari permainan Gici-Gici itu sendiri yang paling berkontribusi pada peningkatan pemahaman konsep matematika, khususnya untuk materi yang lebih kompleks dari sekadar lingkaran dan teorema Pythagoras. Misalnya, penelitian dapat menguji bagaimana aspek spasial, logis, atau interaksi sosial dalam Gici-Gici dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran aljabar, geometri analitik, atau bahkan probabilitas, untuk melihat apakah ada korelasi langsung antara jenis aktivitas dalam permainan dengan peningkatan pada ranah kognitif tertentu. Ketiga, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang dari penggunaan media pembelajaran berbasis budaya ini terhadap retensi konsep, motivasi belajar intrinsik, serta minat siswa terhadap matematika di masa mendatang. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pengembangan profesional guru untuk memastikan keberlanjutan implementasi media pembelajaran berbasis budaya seperti Gici-Gici dalam kurikulum sehari-hari, termasuk tantangan dan solusi yang relevan dari perspektif pendidik. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana inovasi pedagogis berbasis kearifan lokal dapat dipertahankan dan diperluas secara efektif.
- Menstimulasi Kecerdasan Anak Melalui Permainan Gici-Gici | Prasetya | Real Kiddos: Jurnal Pendidikan... ojs.sttrealbatam.ac.id/index.php/kiddos/article/view/444Menstimulasi Kecerdasan Anak Melalui Permainan Gici Gici Prasetya Real Kiddos Jurnal Pendidikan ojs sttrealbatam ac index php kiddos article view 444
- KAJIAN NILAI PELUANG DALAM PERMAINAN GICI-GICI SORONG | BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan.... ojs3.unpatti.ac.id/index.php/barekeng/article/view/815KAJIAN NILAI PELUANG DALAM PERMAINAN GICI GICI SORONG BAREKENG Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan ojs3 unpatti ac index php barekeng article view 815
- Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based... doi.org/10.30598/sora.6.1.43-53Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based doi 10 30598 sora 6 1 43 53
| File size | 546.71 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Augmented Reality (AR) berbasis Assemblr Edu pada materi bangun ruang sisi datar sertaPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Augmented Reality (AR) berbasis Assemblr Edu pada materi bangun ruang sisi datar serta
PAPANDAPAPANDA Subjek penelitian melibatkan 30 siswa fase D. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket keterbacaan siswa, serta hasil tes HOTS, kemudian dianalisisSubjek penelitian melibatkan 30 siswa fase D. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket keterbacaan siswa, serta hasil tes HOTS, kemudian dianalisis
PAPANDAPAPANDA Nilai reliabilitas Cronbach Alpha ini dihitung untuk mengukur konsistensi mengindikasikan bahwa tingginya pengalaman belajar tidak selalu sejalan denganNilai reliabilitas Cronbach Alpha ini dihitung untuk mengukur konsistensi mengindikasikan bahwa tingginya pengalaman belajar tidak selalu sejalan dengan
PAPANDAPAPANDA Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid denganData dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan
PAPANDAPAPANDA Pendekatan ini mampu mengubah proses pembelajaran yang abstrak menjadi pengalaman yang konkret, kontekstual dan bermakna. Penggunaan kearifan lokal tidakPendekatan ini mampu mengubah proses pembelajaran yang abstrak menjadi pengalaman yang konkret, kontekstual dan bermakna. Penggunaan kearifan lokal tidak
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), dan DisseminatePenelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), dan Disseminate
PAPANDAPAPANDA Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan asesmen berbasis taksonomi Bloom revisi masih perlu ditingkatkan agar lebih selaras dengan tuntutan pembelajaranKondisi ini menunjukkan bahwa penerapan asesmen berbasis taksonomi Bloom revisi masih perlu ditingkatkan agar lebih selaras dengan tuntutan pembelajaran
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini menemukan hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara minat belajar dan hasil belajar matematika siswa. Minat belajar berkontribusiPenelitian ini menemukan hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara minat belajar dan hasil belajar matematika siswa. Minat belajar berkontribusi
Useful /
PAPANDAPAPANDA Angket respon siswa juga menunjukkan respon positif, dengan rata-rata 82,57% (Efektif). Implikasi Media ini, yang memiliki fitur inovatif seperti kalkulatorAngket respon siswa juga menunjukkan respon positif, dengan rata-rata 82,57% (Efektif). Implikasi Media ini, yang memiliki fitur inovatif seperti kalkulator
PAPANDAPAPANDA Temuan ini membuktikan bahwa penerapan metode NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penerapan metode NHT menunjukkan peningkatan hasil belajar matematikaTemuan ini membuktikan bahwa penerapan metode NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penerapan metode NHT menunjukkan peningkatan hasil belajar matematika
PAPANDAPAPANDA Tinjauan berbasis gender menunjukkan adanya variasi gaya dan pola penyelesaian masalah antara siswa laki-laki dan perempuan, meskipun perbedaan tersebutTinjauan berbasis gender menunjukkan adanya variasi gaya dan pola penyelesaian masalah antara siswa laki-laki dan perempuan, meskipun perbedaan tersebut
PAPANDAPAPANDA Matematika kerap dipandang sebagai disiplin ilmu yang terlepas dari konteks sosial dan budaya, padahal perkembangan konsep-konsep matematis sesungguhnyaMatematika kerap dipandang sebagai disiplin ilmu yang terlepas dari konteks sosial dan budaya, padahal perkembangan konsep-konsep matematis sesungguhnya