PAPANDAPAPANDA

Polinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaPolinomial : Jurnal Pendidikan Matematika

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengalaman belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMPK Sta. Maria Assumpta. Penelitian kuantitatif ini menggunakan angket (skala Likert) dengan jumlah item tertentu dan nilai Ujian Tengah Semester (SUMATIF) Matematika sebagai instrumen pengumpulan data dari 25 siswa dengan Teknik pengambilan sampel ini menggunakan random sampling. Uji normalitas data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, dan uji korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan (p = 0,009; r = -0,511) antara pengalaman belajar dan kemampuan pemecahan masalah. Nilai reliabilitas Cronbach Alpha ini dihitung untuk mengukur konsistensi mengindikasikan bahwa tingginya pengalaman belajar tidak selalu sejalan dengan peningkatan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kualitas pengalaman belajar dan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif. Keterbatasan penelitian ini meliputi ukuran sampel yang kecil dan hanya melibatkan dua variabel.

Penelitian ini menemukan korelasi negatif signifikan (r = -0,511.p = 0,009) antara pengalaman belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMPK Sta.Maria Assumpta, menunjukkan bahwa peningkatan pengalaman belajar tanpa intervensi pembelajaran yang tepat tidak otomatis meningkatkan kemampuan tersebut.Keterbatasan ukuran sampel yang kecil (25 siswa) dan variabel yang hanya dua membatasi generalisasi temuan.Disarankan agar pembelajaran matematika dirancang secara aktif, kontekstual, dan bermakna, serta penelitian selanjutnya melibatkan sampel lebih luas dan variabel tambahan untuk pemahaman yang lebih komprehensif.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tipe pengalaman belajar yang berbeda, seperti pembelajaran aktif versus pasif, memengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas VIII, sehingga dapat mengidentifikasi strategi pembelajaran yang paling efektif; selanjutnya, studi dapat mengevaluasi dampak praktik reflektif dan intervensi pembelajaran berbasis masalah (problem‑based learning) terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis, dengan mengukur perubahan kemampuan siswa sebelum dan sesudah penerapan metode tersebut; terakhir, penelitian dapat menelusuri peran variabel tambahan seperti motivasi belajar siswa, strategi instruksional guru, dan ketersediaan sumber belajar di kelas untuk memahami bagaimana faktor‑faktor tersebut berinteraksi dengan pengalaman belajar dalam memengaruhi kemampuan pemecahan masalah, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif untuk perancangan kurikulum yang tepat. Penelitian juga dapat membandingkan dampak penggunaan teknologi pembelajaran digital dengan pendekatan konvensional terhadap kualitas pengalaman belajar dan hasil pemecahan masalah, sehingga menilai efektivitas integrasi media modern dalam pendidikan matematika. Selain itu, analisis longitudinal selama satu tahun akademik dapat memberikan wawasan tentang perkembangan kemampuan pemecahan masalah seiring perubahan pengalaman belajar, memfasilitasi identifikasi faktor-faktor penunjang keberlanjutan peningkatan prestasi matematika siswa.

Read online
File size418.34 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test