PAPANDAPAPANDA
Polinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaPolinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaKemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa. Banyak siswa yang memiliki HOTS yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada konten perbandingan untuk siswa fase D. Penelitian menggunakan model development studies dengan dua tahap utama, yaitu preliminary dan formative evaluation. Tahap formative evaluation terdiri dari beberapa langkah yang meliputi self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Subjek penelitian melibatkan 30 siswa fase D. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket keterbacaan siswa, serta hasil tes HOTS, kemudian dianalisis dengan bantuan software Anates Uraian 4.0.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 butir soal HOTS yang dikembangkan memenuhi kriteria valid secara rasional maupun empiris, memiliki reliabilitas sangat tinggi (0,95), tingkat kesukaran yang bervariasi (dua mudah, enam sedang, dua sukar), serta daya pembeda yang baik. Dengan demikian, Instrumen tes HOTS konten perbandingan ini layak digunakan sebagai alat evaluasi untuk melatih keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kreatif siswa.
Penelitian ini menggunakan model development studies dengan dua tahap (preliminary dan formative evaluation) untuk mengembangkan instrumen tes HOTS pada konten perbandingan bagi siswa fase D.Instrumen yang dihasilkan terdiri atas sepuluh butir soal uraian dan terbukti memenuhi kriteria validitas (teoritis dan empiris), reliabilitas tinggi, daya pembeda memadai, serta tingkat kesulitan yang baik.Peneliti selanjutnya disarankan mengembangkan instrumen sejenis dengan proporsi tingkat kesulitan yang lebih proporsional untuk meningkatkan representativitas dan akurasi asesmen.
Penelitian lanjutan dapat meneliti pengembangan instrumen HOTS yang mencakup berbagai subtopik matematika selain perbandingan, untuk menguji kecocokan dan generalisasi alat asesmen pada materi yang lebih luas. Selanjutnya, diperlukan studi tentang penerapan model tes adaptif berbasis item HOTS, yang menyesuaikan tingkat kesulitan secara dinamis sesuai respons siswa, guna meningkatkan efisiensi dan akurasi penilaian. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh penambahan ilustrasi kontekstual pada item HOTS terhadap validitas, keterbacaan, dan motivasi belajar siswa, sehingga dapat memperkaya kualitas soal dan mendukung pengembangan kompetensi berpikir tingkat tinggi secara lebih menyeluruh.
| File size | 672.77 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Hal ini menunjukkan bahwa pendampingan ini efektif dan layak digunakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.Hal ini menunjukkan bahwa pendampingan ini efektif dan layak digunakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.
UNNESUNNES Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala. Pada skala intensi turnover dihasilkan koefisien reliabilitas sebesar 0,947 danPengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala. Pada skala intensi turnover dihasilkan koefisien reliabilitas sebesar 0,947 dan
UNRAMUNRAM Respons siswa terhadap penggunaan KAHK menunjukkan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya partisipasi, perhatian, dan antusiasme selama pembelajaran.Respons siswa terhadap penggunaan KAHK menunjukkan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya partisipasi, perhatian, dan antusiasme selama pembelajaran.
UNIMEDUNIMED Hasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi matematika siswa masih rendah, terutama dalam memahami dan menyelesaikan soal kontekstual. Guru belum familiarHasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi matematika siswa masih rendah, terutama dalam memahami dan menyelesaikan soal kontekstual. Guru belum familiar
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasil kajian mengungkap dua jalur utama eskalasi. Pertama, korban bullying berpotensi berubah menjadi pelaku kekerasan melalui mekanisme trauma aggression,Hasil kajian mengungkap dua jalur utama eskalasi. Pertama, korban bullying berpotensi berubah menjadi pelaku kekerasan melalui mekanisme trauma aggression,
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 17 orang sampel. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi,Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 17 orang sampel. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi,
YAYASANCECYAYASANCEC Dengan mengakui peningkatan kasus bullying, termasuk memukul karena kesal, memukul main-main, dan penggunaan kata-kata kasar, penelitian ini menekankanDengan mengakui peningkatan kasus bullying, termasuk memukul karena kesal, memukul main-main, dan penggunaan kata-kata kasar, penelitian ini menekankan
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Untuk menunjang kegiatan, telah dibangun wastafel portabel sebagai sarana cuci tangan sehingga PHBS dapat secara aplikatif terlaksana. Sebelum mendapatUntuk menunjang kegiatan, telah dibangun wastafel portabel sebagai sarana cuci tangan sehingga PHBS dapat secara aplikatif terlaksana. Sebelum mendapat
Useful /
PAPANDAPAPANDA Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan ketajaman berpikirTeknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan ketajaman berpikir
PAPANDAPAPANDA Teknik analisis data yang dilakukan yaitu pendataan, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai konsep geometriTeknik analisis data yang dilakukan yaitu pendataan, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai konsep geometri
PAPANDAPAPANDA Temuan penelitian memperlihatkan bahwa minat belajar memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan hasil belajar matematika (r = 0,971; p <Temuan penelitian memperlihatkan bahwa minat belajar memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan hasil belajar matematika (r = 0,971; p <
JOURNAL STIEHIDAYATULLAHJOURNAL STIEHIDAYATULLAH Melihat hal tersebut, SMK Yadika 5 Pondok Aren berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis tetapi juga keterampilanMelihat hal tersebut, SMK Yadika 5 Pondok Aren berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis tetapi juga keterampilan