JOURNAL STIEHIDAYATULLAHJOURNAL STIEHIDAYATULLAH

Jurnal Peradaban MasyarakatJurnal Peradaban Masyarakat

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yadika 5 Pondok Aren adalah salah satu institusi pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan kreatif siswa untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja, terutama di bidang industri kreatif. Seiring dengan perkembangan pesat teknologi, khususnya dalam bidang perancangan dan pembuatan yang semakin berkembang berkat kemajuan teknologi, SMK Yadika 5 Pondok Aren meresponsnya dengan memperkenalkan tema Sosialisasi Pemanfaatan Google Site Dalam Pembuatan Portofolio Digital sebagai bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mereka. Pendidikan di era digital memerlukan pendekatan yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Teknologi yang ada di Google Site dapat dimanfaatkan oleh siswa dalam proses pembelajaran serta menyiapkan portofolio yang dapat digunakan setelah mereka lulus dari SMK. Melihat hal tersebut, SMK Yadika 5 Pondok Aren berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis tetapi juga keterampilan di dunia digital dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang ada seperti Google Site. Program PKM ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan membuat portofolio yang dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Sosialisasi pemanfaatan Google Site dalam pembuatan portofolio digital berhasil meningkatkan pemahaman peserta terkait pembuatan dan penerapannya dalam pembelajaran.Penggunaan Google Site terbukti sebagai solusi inovatif yang mendukung proses belajar siswa melalui pengalaman interaktif dan visual yang lebih menarik.Integrasi Google Site dalam pembelajaran mampu meningkatkan motivasi dan minat siswa terhadap materi teknologi.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas penggunaan Google Site sebagai portofolio digital terhadap hasil belajar jangka panjang siswa SMK, terutama dalam kaitannya dengan kesiapan kerja dan kelulusan ke perguruan tinggi. Kedua, penting untuk meneliti model pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam mengintegrasikan Google Site ke dalam kurikulum harian, agar pemanfaatan teknologi ini tidak hanya bersifat temporer namun berkelanjutan dan sistematis. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang adaptasi Google Site sebagai platform portofolio lintas sekolah, sehingga portofolio siswa dapat diakses dan diverifikasi oleh institusi pendidikan maupun dunia industri secara nasional. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat fondasi digitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi harus dikaji tidak hanya dari sisi akses, tetapi juga dari aspek keberlanjutan, integrasi kurikuler, dan interoperabilitas sistem. Penelitian lanjutan perlu melibatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan industri untuk memastikan relevansi dan skalabilitas penggunaan Google Site. Pendekatan multidisiplin seperti ini akan memberikan gambaran menyeluruh tentang dampak teknologi dalam pendidikan kejuruan. Selain itu, evaluasi terhadap faktor penghambat seperti kesenjangan digital dan keterbatasan infrastruktur juga perlu menjadi fokus penelitian berikutnya. Dengan memahami tantangan teknis dan sosial, solusi yang dirancang akan lebih inklusif dan berdampak luas. Oleh karena itu, pengembangan model pembelajaran hybrid berbasis portofolio digital perlu dieksplorasi lebih dalam.

Read online
File size276.49 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test