PAPANDAPAPANDA
Polinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaPolinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaTuntutan pembelajaran abad ke-21 menekankan pentingnya pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui asesmen yang selaras dengan Taksonomi Bloom revisi. Namun, praktik asesmen matematika di satuan pendidikan menengah masih cenderung didominasi oleh pengukuran kemampuan berpikir tingkat rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik dan proporsi soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan Lower Order Thinking Skills (LOTS) dalam Asesmen Madrasah Matematika Tingkat Lanjut di MAN 1 Trenggalek dengan pendekatan deskriptif kombinasi kualitatif dan kuantitatif terhadap 40 butir soal.
Asesmen madrasah matematika tingkat lanjut di MAN 1 Trenggalek telah memuat unsur pengukuran kemampuan berpikir tingkat rendah dan tingkat tinggi, namun pelaksanaannya masih lebih berorientasi pada penguasaan prosedural sehingga pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi belum optimal.Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan asesmen berbasis taksonomi Bloom revisi masih perlu ditingkatkan agar lebih selaras dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21.Oleh karena itu, disarankan kepada guru dan pihak madrasah untuk meningkatkan kualitas asesmen dengan memperbanyak dan memvariasikan soal yang menuntut kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi, serta memperkuat pemahaman guru terkait karakteristik soal HOTS melalui pelatihan berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji hubungan kuantitatif antara proporsi soal HOTS dalam asesmen madrasah dan pencapaian nilai matematika siswa, sehingga dapat mengidentifikasi sejauh mana peningkatan tingkat kognitif berkontribusi pada hasil belajar; selanjutnya, perlu dikembangkan dan diuji program pelatihan profesional bagi guru untuk merancang soal pada level C6 (mencipta) yang menuntut kreativitas, dengan mengukur dampaknya terhadap kualitas asesmen dan kemampuan berpikir kreatif siswa; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan media digital interaktif, seperti simulasi berbasis komputer, sebagai format soal untuk menilai HOTS, dengan membandingkan efektivitasnya terhadap soal tradisional dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konseptual siswa.
| File size | 426.21 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini berhasil mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) pada konten proporsi yang sangat valid dan praktis untuk memfasilitasiPenelitian ini berhasil mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) pada konten proporsi yang sangat valid dan praktis untuk memfasilitasi
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian menggali bagaimana peserta didik mengaitkan teori akuntansi yang dipelajari di sekolah dengan praktikDengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian menggali bagaimana peserta didik mengaitkan teori akuntansi yang dipelajari di sekolah dengan praktik
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Penelitian lanjutan diperlukan untuk memasuki tahap Development, Implementation, dan Evaluation guna menguji efektivitas framework dalam meningkatkan kualitasPenelitian lanjutan diperlukan untuk memasuki tahap Development, Implementation, dan Evaluation guna menguji efektivitas framework dalam meningkatkan kualitas
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Jika ini dibiarkan, hal ini akan berdampak pada kualitas lulusan pendidikan matematika. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitianJika ini dibiarkan, hal ini akan berdampak pada kualitas lulusan pendidikan matematika. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design pada 8 anak dengan rentang usia 10-12 tahun yang mengalamiMetode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design pada 8 anak dengan rentang usia 10-12 tahun yang mengalami
ARRAAYAHARRAAYAH Dalam menganalisa data, penulis menggunakan metode Frequency dan metode Cooper dalam menghitung rata-rata nilai, serta metode Pearson, Korelasi Produk-MomenDalam menganalisa data, penulis menggunakan metode Frequency dan metode Cooper dalam menghitung rata-rata nilai, serta metode Pearson, Korelasi Produk-Momen
PRINPRIN Interaksi matematis dipakai sebagi alat dalam mengemukakan sebuah pendapat matematika secara llisan ataupun tulisan. Pembelajaran Think-Talk-Write (TTW)Interaksi matematis dipakai sebagi alat dalam mengemukakan sebuah pendapat matematika secara llisan ataupun tulisan. Pembelajaran Think-Talk-Write (TTW)
DIALEKSDIALEKS Hasil penelitian: 1) keterampilan membaca teks eksposisi melalui pembelajaran yang menggunakan teknik tes opsi file upload di google form berbasis artikelHasil penelitian: 1) keterampilan membaca teks eksposisi melalui pembelajaran yang menggunakan teknik tes opsi file upload di google form berbasis artikel
Useful /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Pencurian uang oleh petugas keamanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, meliputi niat, moral, dan pendidikan pelaku (internal), serta lingkungan, ekonomi,Pencurian uang oleh petugas keamanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, meliputi niat, moral, dan pendidikan pelaku (internal), serta lingkungan, ekonomi,
PRINPRIN Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan software Geogebra pada materi himpunan efektif meningkatkan kemampuan pemahaman konsepPenerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan software Geogebra pada materi himpunan efektif meningkatkan kemampuan pemahaman konsep
PRINPRIN Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Labuhan Deli. Dengan menggunakan teknik homogenitas, sampel diambil dari 2Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Labuhan Deli. Dengan menggunakan teknik homogenitas, sampel diambil dari 2
PRINPRIN Himpunan kritis graf K1,5 yang memungkinkan sebanyak 120. Pada Graf Bintang K1,5 dengan titik pusat λ(c) = n 1 diperoleh bilangan ajaib k=18. Pada GrafHimpunan kritis graf K1,5 yang memungkinkan sebanyak 120. Pada Graf Bintang K1,5 dengan titik pusat λ(c) = n 1 diperoleh bilangan ajaib k=18. Pada Graf