UMPOUMPO

JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)

Menurunnya kesadaran untuk menghayati dan menjiwai nilai-nilai Pancasila akan menyebabkan terjadinya degradasi karakter bangsa. Jika terus dibiarkan akan berdampak pada moral dan akhlak generasi muda yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila melalui keteladaan dan pembiasaan. Penelitian didasarkan pada proses studi kepustakaan atau library research. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif-kritis yakni dengan lebih menekankan pada kemampuan analisis dan penelaahan terhadap sumber-sumber kepustakaan terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila melalui keteladanan (role model) dilakukan dengan cara meningkatkan sisi religius siswa, memberikan bimbingan dan melatih ketaatan siswa untuk mematuhi tata tertib, membangkitkan semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air, menanamkan sikap demokratis pada siswa, mengajarkan peduli sosial dan tidak apatis. Implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pembiasaan (habituation) dilakukan dengan membiasakan siswa memiliki sikap toleransi beragama, saling mencintai dan menghargai sesama manusia, tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah belah, terbiasa mengambil keputusan secara musyawarah, berteman dengan siapa saja dan memiliki solidaritas yang tinggi.

Degradasi moral terjadi akibat adanya penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila, sehingga diperlukan pendidikan karakter yang menjadikan Pancasila sebagai sumber utamanya.Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis Pancasila melalui metode keteladanan dan pembiasaan.Implementasi nilai-nilai Pancasila melalui keteladanan dilakukan dengan meningkatkan religiusitas, ketaatan, semangat kebangsaan, sikap demokratis, dan kepedulian sosial, sementara melalui pembiasaan dilakukan dengan menumbuhkan toleransi, cinta kasih, persatuan, musyawarah, dan solidaritas.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas model pendidikan karakter berbasis Pancasila yang terintegrasi dalam kurikulum sekolah dasar, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk mengukur dampak secara lebih objektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung implementasi pendidikan karakter berbasis Pancasila di sekolah, mengingat pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama. Ketiga, perlu dilakukan penelitian komparatif antara sekolah-sekolah yang telah berhasil mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis Pancasila dengan sekolah-sekolah yang belum, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan kebijakan dan program pendidikan karakter yang lebih efektif dan relevan dengan konteks lokal. Keempat, penelitian dapat menggali lebih dalam tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diinternalisasikan dalam diri siswa melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif dan kreatif, seperti melalui seni, budaya, dan kegiatan ekstrakurikuler. Dengan demikian, pendidikan karakter tidak hanya menjadi beban akademis, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

  1. DOI Name 10.2426 Values. doi name values index type timestamp data hs admin 47z handle na create hdl... doi.org/10.2426DOI Name 10 2426 Values doi name values index type timestamp data hs admin 47z handle na create hdl doi 10 2426
Read online
File size237.91 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test