UNDIKMAUNDIKMA

Lensa: Jurnal Kependidikan FisikaLensa: Jurnal Kependidikan Fisika

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa dalam pembelajaran fisika melalui program pembelajaran menggunakan model inkuiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui tahap-tahap perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan secara bersiklus. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi yang mengambil matakuliah Fisika Dasar I pada semester ganjil tahun akademik 2013/2014. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Lembar Penilaian Kinerja Proses (LPKP) yang beracuan pada LKM untuk memperoleh data keterampilan proses sains mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 75% mahasiswa memiliki keterampilan proses sains dengan kategori baik, 17% mahasiswa dengan kategori kurang baik 8% mahasiswa dengan kategori sangat kurang baik (jelek). Adapun untuk tiap komponen keterampilan proses sains, mahasiswa nampak kesulitan dalam melakukan analisis data dengan skor 59,8 namun baik dalam melaksanakan eksperimen dengan skor 70,5. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa program pembelajaran fisika dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa.

Program pembelajaran fisika dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa.Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan inkuiri, yang menekankan pada penyelidikan dan penemuan mandiri, efektif dalam mengembangkan keterampilan proses sains.Peningkatan ini terutama terlihat pada kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan eksperimen, meskipun analisis data masih menjadi area yang memerlukan perhatian lebih lanjut.Oleh karena itu, pengembangan program pembelajaran fisika berbasis inkuiri perlu terus ditingkatkan untuk memaksimalkan potensi peningkatan keterampilan proses sains mahasiswa.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan mahasiswa dalam melakukan analisis data, seperti pemahaman konsep matematika atau keterampilan interpretasi data. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan analisis data, misalnya dengan menggunakan alat bantu visualisasi data atau memberikan pelatihan khusus tentang analisis statistik dasar. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan skala yang lebih besar dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model inkuiri dalam meningkatkan keterampilan proses sains pada berbagai program studi dan tingkat pendidikan yang berbeda, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi model inkuiri dalam konteks pendidikan sains.

Read online
File size487.94 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test