FISIP UNMULFISIP UNMUL

Progress in Social DevelopmentProgress in Social Development

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Cahaya Samarinda merupakan salah satu pelopor dalam pengembangan industri tenun di Samarinda. UMKM ini awalnya hanya melakukan pemasaran melalui mulut ke mulut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mengidentifikasi strategi pemasaran yang digunakan oleh Cahaya Samarinda di Desa Wisata Tenun. Penelitian ini menggunakan konsep pemasaran 4P dari Philip Kotler, yaitu produk, harga, tempat, dan promosi, sebagai kerangka analisis untuk mengidentifikasi bagaimana Cahaya Samarinda mengelola produk kain tenun, menentukan harga jual, melaksanakan kegiatan promosi, dan memilih saluran distribusi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cahaya Samarinda memiliki keunggulan dalam kualitas produk dengan harga yang terjangkau. Namun, UMKM ini masih memiliki ruang untuk memperluas jangkauan pasar melalui penggunaan media sosial dan partisipasi dalam pameran. Meskipun lokasi toko kurang strategis, kualitas produk yang tinggi dan pelayanan yang baik menjadi daya tarik utama bagi pelanggan.

UMKM Cahaya Samarinda telah berhasil memposisikan diri sebagai produsen kain tenun Samarinda yang berkualitas unggul.Keunggulan Cahaya Samarinda terletak pada produk tenun tradisional yang dibuat dengan alat tenun non-mesin (ATBM) serta desain yang beragam dan kaya akan nilai budaya.Cahaya Samarinda berkomitmen untuk memprioritaskan kualitas produk dengan harga yang terjangkau dan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.Strategi pemasaran yang mengandalkan komunikasi dari mulut ke mulut terbukti efektif, meskipun UMKM ini belum memanfaatkan platform e-commerce atau partisipasi dalam pameran.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran bagi UMKM tenun, termasuk identifikasi platform yang paling efektif dan strategi konten yang menarik. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan UMKM tenun lain yang telah berhasil memanfaatkan e-commerce untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi branding yang kuat untuk kain tenun Samarinda, termasuk identifikasi nilai-nilai budaya yang unik dan pengembangan narasi yang menarik bagi konsumen. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang potensi pengembangan UMKM tenun di Samarinda dan membantu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. Dengan memahami lebih baik dinamika pasar dan preferensi konsumen, UMKM tenun dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan pelestarian warisan budaya.

Read online
File size171.21 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test