STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

Lentera: Jurnal Ilmiah KependidikanLentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan

Keterlibatan orang tua sebagai mitra aktif dalam ekosistem pendidikan merupakan faktor penting dalam mempengaruhi kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi keterlibatan orang tua saat ini, mengidentifikasi hambatan dan pendorong, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua di UPT SMPN 1 Umpu Semenguk, Way Kanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada September-Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan orang tua, serta observasi dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua masih pada tahap partisipasi pasif, didominasi oleh sumbangan dana dan kehadiran dalam acara formal, sementara kontribusi waktu dan partisipasi dalam pengambilan keputusan sangat rendah. Hambatan utama meliputi kesibukan kerja, kurangnya pemahaman kurikulum, dan komunikasi satu arah, sedangkan pendorong meliputi kepemimpinan kepala sekolah dan trigger masalah atau prestasi anak. Strategi yang direkomendasikan mencakup peningkatan komunikasi dua arah, pemberdayaan orang tua sebagai mentor dan sumber daya, pelatihan parenting yang relevan, dan pengakuan formal. Model ekosistem kemitraan yang diusulkan mengadopsi Epsteins Framework of Six Types of Involvement dengan kontekstualisasi lokal untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi keterlibatan orang tua di UPT SMPN 1 Umpu Semenguk masih berada pada tahap partisipasi pasif, dengan dominasi sumbangan dana dan kehadiran dalam acara formal.Faktor penghambat utama meliputi kesibukan kerja, kurangnya pemahaman kurikulum, dan komunikasi satu arah, sedangkan faktor pendorong meliputi kepemimpinan kepala sekolah, trigger masalah atau prestasi anak, dan sense of belonging.Strategi peningkatan keterlibatan orang tua mencakup komunikasi terstruktur, pemberdayaan orang tua sebagai mentor, pelatihan parenting, dan pengakuan formal.Model ekosistem kemitraan yang diusulkan mengadopsi Epsteins Framework dengan kontekstualisasi lokal, menempatkan siswa sebagai pusat, dan melibatkan sekolah, keluarga, dan komunitas.Implementasi strategi dan model ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi akademik, perilaku siswa, efektivitas program sekolah, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap sekolah.

Untuk meningkatkan keterlibatan orang tua sebagai mitra dalam ekosistem mutu pendidikan, disarankan untuk mengembangkan strategi komunikasi dua arah yang terstruktur, seperti penggunaan aplikasi manajemen sekolah dan penjadwalan pertemuan di luar jam kerja. Revitalisasi komite sekolah menjadi forum representatif dan fungsional juga perlu menjadi prioritas. Kepala sekolah harus memperkuat kepemimpinan transformatifnya dalam membangun kemitraan dengan orang tua. Orang tua perlu meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang peran mereka dalam proses pendidikan anak. Dinas Pendidikan dan stakeholder terkait harus memberikan dukungan kebijakan dan anggaran untuk program capacity building dan pelatihan bagi kepala sekolah dan guru. Penelitian lanjutan dengan metode tindakan dapat mengevaluasi efektivitas strategi yang dirumuskan, serta memperluas kajian ke sekolah dengan karakteristik berbeda untuk memperoleh model kemitraan yang komprehensif.

Read online
File size395.58 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test