UKIPUKIP
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis IndonesiaJurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis IndonesiaPenelitian ini menganalisis pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap efektivitas kerja pegawai di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nabire. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh pegawai BAPPEDA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, yang mencakup tanggung jawab, penghargaan, dan peluang pengembangan karier, memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai. Lingkungan kerja yang kondusif, termasuk fasilitas yang memadai, hubungan antarpegawai yang harmonis, serta komunikasi yang baik, juga berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas kerja. Analisis regresi menunjukkan bahwa kombinasi antara motivasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap efektivitas kerja dibandingkan ketika variabel-variabel tersebut dianalisis secara terpisah. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan keseimbangan antara beban kerja dan insentif, penguatan program pelatihan, serta penyediaan fasilitas kerja yang lebih optimal untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap efektivitas kerja pegawai di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nabire.Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel independen, yaitu motivasi kerja dan lingkungan kerja, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai.Motivasi kerja terbukti sebagai faktor utama yang meningkatkan efektivitas pegawai, dengan aspek seperti penghargaan, pengembangan karier, dan rasa tanggung jawab menjadi faktor pendorong utama.Lingkungan kerja yang baik, termasuk ketersediaan fasilitas dan hubungan kerja yang harmonis, juga berkontribusi signifikan dalam menciptakan suasana kerja yang mendukung produktivitas pegawai.Hasil penelitian mendukung hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya.Hipotesis pertama (H1) dan kedua (H2) diterima, yang menunjukkan bahwa baik motivasi kerja maupun lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai.Hipotesis ketiga (H3) juga diterima, yang berarti bahwa kombinasi antara motivasi kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan jika hanya satu faktor yang diperhitungkan.Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya sinergi antara faktor internal dan eksternal dalam meningkatkan kinerja pegawai sektor publik.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar cakupan penelitian diperluas dengan melibatkan lebih banyak instansi pemerintahan di berbagai daerah guna mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Selain itu, pendekatan metode campuran (mixed-method) dapat digunakan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor psikologis dan sosial yang memengaruhi motivasi dan efektivitas kerja pegawai. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi yang lebih holistik bagi pengelolaan sumber daya manusia di sektor publik.
| File size | 371.01 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UKIPUKIP Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja (X1) tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) di Dinas AdministrasiKesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja (X1) tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) di Dinas Administrasi
UKIPUKIP Penelitian ini menganalisis kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam asistensi program kegiatan fisik di Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan InovasiPenelitian ini menganalisis kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam asistensi program kegiatan fisik di Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi
UKIPUKIP Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja, di mana nilai t-hitung 4,203>t-tabel 1,92. Namun denganHasil analisis menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja, di mana nilai t-hitung 4,203>t-tabel 1,92. Namun dengan
UKIPUKIP Namun secara simultan ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas Laporan Keuangan Daerah. Terdapat pengaruh positif dan signifikanNamun secara simultan ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas Laporan Keuangan Daerah. Terdapat pengaruh positif dan signifikan
UKIPUKIP Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini melibatkan empat informan dari BPKAD. Hasil penelitianMenggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini melibatkan empat informan dari BPKAD. Hasil penelitian
UKIPUKIP Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan materi berhitung dasar, dengan rata‑rata skor pretest sebesar 1,52 meningkat menjadiHasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan materi berhitung dasar, dengan rata‑rata skor pretest sebesar 1,52 meningkat menjadi
UKIPUKIP Media pembelajaran sangat penting sebagai wahana penyampaian pesan dan informasi belajar, sehingga perencanaan sistematis sangat diperlukan. PerkembanganMedia pembelajaran sangat penting sebagai wahana penyampaian pesan dan informasi belajar, sehingga perencanaan sistematis sangat diperlukan. Perkembangan
UKIPUKIP Demikian pula, pengelolaan keuangan yang baik juga berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan keberlanjutan usaha. Temuan ini memberikan implikasiDemikian pula, pengelolaan keuangan yang baik juga berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan keberlanjutan usaha. Temuan ini memberikan implikasi
Useful /
UKIPUKIP Hanya 1,21% varian kinerja pegawai yang dapat dijelaskan oleh fungsi pengawasan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. OlehHanya 1,21% varian kinerja pegawai yang dapat dijelaskan oleh fungsi pengawasan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Oleh
YBLIYBLI Bee pollen berperan sebagai sumber nutrisi bioaktif dengan lebih dari 250 senyawa fungsional. Kombinasi produk lebah menunjukkan efek sinergis dalam menurunkanBee pollen berperan sebagai sumber nutrisi bioaktif dengan lebih dari 250 senyawa fungsional. Kombinasi produk lebah menunjukkan efek sinergis dalam menurunkan
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Kemunculan tersebut dipengaruhi oleh lima faktor utama yaitu keterbatasan kapasitas sekolah yang ada, resistensi kelompok ekonomi menengah‑atas terhadapKemunculan tersebut dipengaruhi oleh lima faktor utama yaitu keterbatasan kapasitas sekolah yang ada, resistensi kelompok ekonomi menengah‑atas terhadap
IAINGAWIIAINGAWI Proses penyembelihan dilakukan di RPH Kedurus yang bersertifikat halal dan diawasi oleh penyelia halal serta dokter hewan. Penanganan bahan oleh pedagangProses penyembelihan dilakukan di RPH Kedurus yang bersertifikat halal dan diawasi oleh penyelia halal serta dokter hewan. Penanganan bahan oleh pedagang