IAINGAWIIAINGAWI

Investama : Jurnal Ekonomi dan BisnisInvestama : Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis . Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi lapangan, serta data sekunder dari dokumen relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supply chain daging sapi mencakup empat titik kritis utama, yaitu proses penyembelihan, penanganan bahan, penyimpanan, dan transportasi. Proses penyembelihan dilakukan di RPH Kedurus yang bersertifikat halal dan diawasi oleh penyelia halal serta dokter hewan. Penanganan bahan oleh pedagang daging didasari pada dua pendekatan pembelian: pembelian sapi utuh dan per item, dengan tantangan utama pada kebersihan alat dan area kerja. Penyimpanan mayoritas dilakukan menggunakan freezer untuk menjaga kualitas, meskipun kebersihan freezer menjadi hal penting. Transportasi menggunakan kendaraan pick-up tanpa pengemasan khusus untuk menjaga sirkulasi udara, namun meningkatkan risiko kontaminasi dari lingkungan. Penelitian menegaskan bahwa penerapan prinsip halal pada setiap tahapan supply chain penting untuk menjaga kehalalan dan kualitas produk daging sapi.

Penelitian ini mengidentifikasi empat titik kritis dalam penerapan halal supply chain pada daging sapi di Pasar Tradisional Wonokromo.Semua tahapan harus memenuhi standar halal dan kebersihan agar produk tetap aman, sehat, dan halal.Pengawasan yang ketat dan prosedur terstandarisasi diperlukan untuk meminimalkan risiko kontaminasi dan memastikan kepercayaan konsumen.

Untuk memperluas pemahaman tentang penerapan halal supply chain di pasar tradisional, dapat dilakukan penelitian yang membandingkan efektivitas dua pendekatan pembelian daging—pembelian sapi utuh dan pembelian per item—dalam meminimalkan risiko kontaminasi silang dan meningkatkan kepuasan konsumen. Selanjutnya, studi longitudinal dapat diprakarsai untuk menilai dampak penggunaan kemasan khusus pada kendaraan transportasi terhadap kualitas dan keamanan daging, serta memeriksa apakah perlindungan tambahan ini dapat mengurangi risiko kontaminasi lingkungan tanpa mengorbankan sirkulasi udara. Akhirnya, penelitian dapat difokuskan pada peran manajemen kebersihan lingkungan pasar, dengan menguji intervensi zonasi dan sanitasi rutin, guna mengetahui sejauh mana penyempurnaan kebersihan area penjualan dapat meningkatkan persepsi halal dan kepercayaan konsumen dalam konteks pasar tradisional yang kompleks.

  1. Analisis titik kritis kehalalan soto Sokaraja | Hidayat | Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian.... doi.org/10.21107/agrointek.v17i4.14178Analisis titik kritis kehalalan soto Sokaraja Hidayat Agrointek Jurnal Teknologi Industri Pertanian doi 10 21107 agrointek v17i4 14178
  2. OSF. osf osf.io/82x7m_v1OSF osf osf io 82x7m v1
Read online
File size371.6 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test