PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA
Paediatrica IndonesianaPaediatrica IndonesianaLaryngopharyngeal reflux (LPR) is a disorder characterized by gastro‑esophageal and pharyngeal inflammation, but its pathophysiology remains incompletely understood. Autonomic dysfunction, particularly vagal nerve impairment, is hypothesized to contribute to LPR by promoting esophageal sphincter relaxation; heart rate variability (HRV) offers a non‑invasive marker of autonomic tone. In this cross‑sectional study of 74 pediatric patients (35 LPR, 39 controls), HRV was assessed via standard deviation of normal to normal (SDNN) and low‑frequency/high‑frequency (LF/HF) ratio. The results showed no significant difference in SDNN or LF/HF between LPR and non‑LPR groups (p>0.05), indicating that autonomic dysfunction measured by HRV was not associated with LPR in children.
Analisis HRV menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara pasien LPR dan kontrol pada SDNN maupun LF/HF.Hasil tersebut menegaskan bahwa gangguan sistem saraf autonomi yang terukur dengan HRV tidak terkait secara statistik dengan LPR pada anak.Penelitian selanjutnya perlu mengevaluasi mekanisme LPR menggunakan metode penilaian autonomi lain selain HRV.
Para peneliti disarankan untuk merancang studi longitudinal yang memantau fluktuasi aktivitas autonomi dengan penggunaan teknologi wearable heart‑rate monitoring sehingga dapat mengamati perubahan dinamika HRV seiring dengan perkembangan gejala LPR pada anak. Selain itu, penelitian eksperimental dapat membandingkan efektivitas intervensi psikososial, seperti terapi relaksasi dan manajemen stres, terhadap perubahan parameter HRV dan perbaikan gejala LPR sehingga dapat menilai peran modulasi stres pada eksponensium penyakit. Akhirnya, integrasi data HRV dengan pencitraan endoskopi dan biomarker inflamasi (misalnya pepsin, sitokin) akan membantu mengidentifikasi korelasi biologis antar gangguan saraf, peradangan, dan gejala klinis, membuka jalan bagi pendekatan diagnostik dan terapeutik yang lebih terpersonalisasi.
- Clinical outcomes of laryngopharyngeal reflux treatment: A systematic review and metaâanalysis... doi.org/10.1002/lary.27591Clinical outcomes of laryngopharyngeal reflux treatment A systematic review and metayAAAaanalysis doi 10 1002 lary 27591
- DOI Name 10.14238 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc paediatrica indonesiana... doi.org/10.14238DOI Name 10 14238 Values name values index type timestamp data serv crossref desc paediatrica indonesiana doi 10 14238
- DOI Name 10.1097 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin cnri reston... doi.org/10.1097DOI Name 10 1097 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin cnri reston doi 10 1097
- Evaluating the Autonomic Nervous System in Patients with Laryngopharyngeal Reflux - Huang - 2013 - OtolaryngologyâHead... doi.org/10.1177/0194599813482103Evaluating the Autonomic Nervous System in Patients with Laryngopharyngeal Reflux Huang 2013 OtolaryngologyyAAAeHead doi 10 1177 0194599813482103
- Evaluation and Management of Laryngopharyngeal Reflux Disease: State of the Art Review - Lechien - 2019... aao-hnsfjournals.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1177/0194599819827488Evaluation and Management of Laryngopharyngeal Reflux Disease State of the Art Review Lechien 2019 aao hnsfjournals onlinelibrary wiley doi 10 1177 0194599819827488
| File size | 205.46 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMWUMW 000), drinking water treatment and stunting (p=0. 000), and drinking water quality and stunting (p=0. 000) with correlation coefficient φ = 0. 396. Drinking000), drinking water treatment and stunting (p=0. 000), and drinking water quality and stunting (p=0. 000) with correlation coefficient φ = 0. 396. Drinking
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Cystatin C, sebagai penanda endogen untuk menilai laju filtrasi glomerulus (eGFR), merupakan biomarker baru untuk mendeteksi kegagalan ginjal secara dini,Cystatin C, sebagai penanda endogen untuk menilai laju filtrasi glomerulus (eGFR), merupakan biomarker baru untuk mendeteksi kegagalan ginjal secara dini,
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Temuan ini menegaskan pentingnya mengelola hipertensi, toksisitas obat, dan anemia untuk menghambat kemajuan PGK pada anak dengan NS. Hypertension, immunosuppressantTemuan ini menegaskan pentingnya mengelola hipertensi, toksisitas obat, dan anemia untuk menghambat kemajuan PGK pada anak dengan NS. Hypertension, immunosuppressant
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Permasalahan utama dari kasus ini adalah kelulusan bayi dengan double trisomy 18 dan 8 secara non‑mosaic, yang menimbulkan cacat kongenital berat danPermasalahan utama dari kasus ini adalah kelulusan bayi dengan double trisomy 18 dan 8 secara non‑mosaic, yang menimbulkan cacat kongenital berat dan
UNMUNM Conducted in Majene and Polman Districts, the study involved 109 randomly selected teachers who completed a side-job survey and a teacher professionalismConducted in Majene and Polman Districts, the study involved 109 randomly selected teachers who completed a side-job survey and a teacher professionalism
UNMUNM This study is designed to develop a two-tier multiple-choice diagnostic assessment tool to identify students misconceptions in chemistry, particularlyThis study is designed to develop a two-tier multiple-choice diagnostic assessment tool to identify students misconceptions in chemistry, particularly
UNMUNM Choosing an appropriate specialization is expected to optimize students skill development. This study employs the ADDIE development model by Lee & OwensChoosing an appropriate specialization is expected to optimize students skill development. This study employs the ADDIE development model by Lee & Owens
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Nutrition is one of the important factors that determine the level of health and harmony between physical development and mental development. The levelNutrition is one of the important factors that determine the level of health and harmony between physical development and mental development. The level
Useful /
UNRAMUNRAM Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, kolaboratif, dan bermakna karena siswa aktif memanipulasi media konkret sebagai representasi konsep. PeningkatanProses pembelajaran menjadi lebih interaktif, kolaboratif, dan bermakna karena siswa aktif memanipulasi media konkret sebagai representasi konsep. Peningkatan
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Latar Belakang Henoch-Schönlein purpura (HSP) merupakan vaskulitis sistemik paling umum pada anak dan biasanya bersifat self-limited dengan prognosisLatar Belakang Henoch-Schönlein purpura (HSP) merupakan vaskulitis sistemik paling umum pada anak dan biasanya bersifat self-limited dengan prognosis
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Mayoritas subjek mengalami gangguan siklus menstruasi (55,5%). Remaja dengan tingkat stres sedang dan di atasnya memiliki persentase gangguan siklus menstruasiMayoritas subjek mengalami gangguan siklus menstruasi (55,5%). Remaja dengan tingkat stres sedang dan di atasnya memiliki persentase gangguan siklus menstruasi
UIRUIR Penelitian ini dilaksanakan pada semester 1 pada mata kuliah kimia dasar dengan topik larutan penyangga. Adapun sampel pada penelitian ini yaitu mahasiswaPenelitian ini dilaksanakan pada semester 1 pada mata kuliah kimia dasar dengan topik larutan penyangga. Adapun sampel pada penelitian ini yaitu mahasiswa