UNRAMUNRAM

Renjana Pendidikan DasarRenjana Pendidikan Dasar

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi pecahan pada siswa kelas II SD Negeri 6 Ambon melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media konkret. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan model spiral Kemmis & McTaggart yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian sebanyak 24 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk melihat peningkatan proses dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan media konkret dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, kemampuan pemecahan masalah, serta pemahaman konsep pecahan. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus dan mencapai indikator keberhasilan, yaitu ≥ 75% siswa memperoleh nilai ≥ 70. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantuan media konkret efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi pecahan pada siswa kelas II SD Negeri 6 Ambon.

Penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media konkret terbukti mampu meningkatkan hasil belajar matematika materi pecahan pada siswa kelas II SD Negeri 6 Ambon.Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, kolaboratif, dan bermakna karena siswa aktif memanipulasi media konkret sebagai representasi konsep.Peningkatan ketuntasan belajar menunjukkan hubungan kuat antara model PBL dan pemahaman konsep pecahan secara mendalam.

Pertama, perlu dikaji efektivitas variasi media konkret yang lebih kontekstual dan beragam, seperti penggunaan bahan alami atau barang sehari-hari di lingkungan siswa, untuk melihat pengaruhnya terhadap pemahaman konsep pecahan secara lebih mendalam. Kedua, sebaiknya diteliti penerapan model PBL dengan media konkret pada materi matematika lain yang bersifat abstrak, seperti geometri atau pengukuran, untuk mengevaluasi generalisasi keefektifan model tersebut di luar topik pecahan. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang integrasi PBL dan media konkret dengan pendekatan pembelajaran berbasis budaya lokal, guna mengeksplorasi bagaimana konteks lokal dapat memperkaya proses pemecahan masalah dan meningkatkan keterlibatan siswa secara lebih bermakna di daerah terutama seperti Ambon.

Read online
File size323.13 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test