OJSOJS
Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan MultidisiplinerDunia pendidikan telah sangat berubah karena kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dan kecerdasan buatan (AI). Dalam pendidikan agama Islam (PAI), guru harus berubah untuk menjadikan proses pembelajaran lebih menarik, efektif, dan relevan bagi generasi digital sambil tetap menanamkan nilai-nilai agama dan membentuk karakter siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang penggunaan ICT, AI, dan model pembelajaran berbasis proyek (PBL) dalam pendidikan Islam agar guru dapat memaksimalkan potensi ketiganya sambil mempertahankan nilai-nilai spiritual yang mendasari pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang bersumber dari analisis dokumen dan literatur, pemanfaatan ICT meningkatkan kesempatan belajar yang lebih luas, inklusif, dan fleksibel, serta membantu dalam pengembangan kemampuan untuk abad ke-21. Selain itu, AI membantu dalam pembuatan bahan ajar digital yang kontekstual dan penilaian yang lebih cepat. Model PBL menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari melalui perancangan dan penyelesaian proyek nyata. Model ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan kognitif, tetapi juga mengajarkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan akhlak mulia. Integrasi antara ICT, AI, dan PBL dapat membantu guru PAI membimbing siswa di tengah arus digitalisasi. Ketiga komponen ini bekerja sama untuk membuat suasana belajar yang menarik, bermakna, dan sesuai dengan peserta didik modern. Pelajaran PAI harus didasarkan pada nilai-nilai moral dan spiritual Islam. Pengawasan etis, kesiapan fasilitas, dan instruksi guru agar teknologi tidak disalahgunakan diperlukan untuk keberhasilan integrasi ini.
Pemanfaatan ICT dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memberikan dampak positif terhadap efektivitas dan kualitas belajar mengajar, memungkinkan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, serta akses sumber belajar yang fleksibel.Penerapan Artificial Intelligence (AI) mendukung personalisasi dan efisiensi pembelajaran melalui penilaian otomatis dan penyesuaian materi sesuai kemampuan siswa, meskipun tetap memerlukan pengawasan untuk menjaga nilai moral dan spiritual.Project Based Learning (PBL) berperan penting dalam pembentukan karakter melalui proyek bernilai islami yang menekankan pengalaman langsung, kerja sama, dan tanggung jawab, sehingga efektif menumbuhkan keaktifan, kreativitas, dan akhlak mulia siswa.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kombinasi ICT, AI, dan PBL terhadap perkembangan karakter religius siswa di sekolah-sekolah dengan latar belakang sosial ekonomi berbeda, untuk mengetahui apakah integrasi teknologi ini mampu menyamakan kualitas pembentukan akhlak di berbagai konteks. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana sistem AI dapat dirancang secara khusus untuk memberikan umpan balik moral dan spiritual kepada siswa saat mereka belajar PAI secara mandiri, bukan hanya menilai kognitif, sehingga nilai-nilai Islam tetap menjiwai proses digitalisasi. Ketiga, perlu dikaji model PBL berbasis proyek sosial digital, seperti pembuatan konten dakwah berbasis AI yang dikontrol guru, untuk melihat sejauh mana hal ini meningkatkan rasa tanggung jawab dan partisipasi siswa dalam kehidupan keagamaan komunitas secara online, sekaligus menjadikan pembelajaran PAI lebih relevan di tengah budaya digital yang dinamis.
| File size | 158.08 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSOJS Pembelajaran praktik langsung, demonstrasi bertahap, dan tutor sebaya efektif menciptakan pembelajaran aktif. Penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaranPembelajaran praktik langsung, demonstrasi bertahap, dan tutor sebaya efektif menciptakan pembelajaran aktif. Penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran
OJSOJS Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pianika sebagai alat bantu dengan model pembelajaran demonstrasi dan metode drill sangat efektif dalam membantuPenelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pianika sebagai alat bantu dengan model pembelajaran demonstrasi dan metode drill sangat efektif dalam membantu
OJSOJS Hasil temuan ini sejalan dengan teori Carl R. Rogers (1954) dan Munandar (2012), menekankan pentingnya kebebasan berekspresi dan pengalaman belajar yangHasil temuan ini sejalan dengan teori Carl R. Rogers (1954) dan Munandar (2012), menekankan pentingnya kebebasan berekspresi dan pengalaman belajar yang
OJSOJS Sindrom Peter Pan merupakan kecenderungan individu untuk menghindari tanggung jawab kedewasaan dan mempertahankan perilaku kekanak-kanakan. Pada remajaSindrom Peter Pan merupakan kecenderungan individu untuk menghindari tanggung jawab kedewasaan dan mempertahankan perilaku kekanak-kanakan. Pada remaja
OJSOJS Pembelajaran seni tari tidak hanya memberikan pengalaman estetis dan kemampuan motorik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai karakter seperti disiplin, kerjaPembelajaran seni tari tidak hanya memberikan pengalaman estetis dan kemampuan motorik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai karakter seperti disiplin, kerja
OJSOJS Dari keseluruhan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, penerapan strategi membaca PQRST pada pembelajaran teks deskripsi di kelas XII-TKR 2 SMK NegeriDari keseluruhan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, penerapan strategi membaca PQRST pada pembelajaran teks deskripsi di kelas XII-TKR 2 SMK Negeri
ASDKVIASDKVI Menggunakan pendekatan etnomusikologi dan studi pertunjukan, penelitian kualitatif ini mengkaji tiga aspek utama: (1) struktur musikal dan estetika GendingMenggunakan pendekatan etnomusikologi dan studi pertunjukan, penelitian kualitatif ini mengkaji tiga aspek utama: (1) struktur musikal dan estetika Gending
UYPUYP Lagu ini juga berfungsi sebagai media perlawanan dan penyadaran sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi kritis dan menunjukkanLagu ini juga berfungsi sebagai media perlawanan dan penyadaran sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi kritis dan menunjukkan
Useful /
ASDKVIASDKVI Mitos yang terbentuk menunjukkan bahwa kekerasan simbolis dianggap wajar untuk mempertahankan status sosial. Drama ini mengungkap legitimasi ideologi bullyingMitos yang terbentuk menunjukkan bahwa kekerasan simbolis dianggap wajar untuk mempertahankan status sosial. Drama ini mengungkap legitimasi ideologi bullying
ASDKVIASDKVI The film reflects the social reality of the Bugis-Makassar community, which highly values cultural traditions, particularly arranged marriage, family honor,The film reflects the social reality of the Bugis-Makassar community, which highly values cultural traditions, particularly arranged marriage, family honor,
ASDKVIASDKVI Seiring perkembangnya zaman dan teknologi tipografi memegang peranan yang penting dan banyak menghadirkan jenis dan gaya huruf hampir setiap harinya yangSeiring perkembangnya zaman dan teknologi tipografi memegang peranan yang penting dan banyak menghadirkan jenis dan gaya huruf hampir setiap harinya yang
UNIMUNIM Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan