PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA
Paediatrica IndonesianaPaediatrica IndonesianaLatar Belakang: Infeksi neonatorum menyebabkan lebih dari 550.000 kematian setiap tahun di seluruh dunia. Sepsis adalah infeksi neonatorum yang serius, yang didefinisikan sebagai bentuk infeksi yang parah yang menyebabkan disfungsi organ. Insidensi sepsis neonatorum di Rumah Sakit Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung meningkat sebesar 25% dari tahun 2017 ke 2018 dan sebesar 30% dari tahun 2018 ke 2019. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat sebagai terapi dapat menyebabkan resistensi bakteri terhadap obat. Memahami pola bakteri yang paling umum dan menggunakan panduan uji sensitivitas antibiotik dapat membantu petugas kesehatan menentukan antibiotik empiris yang dibutuhkan untuk mencapai manajemen yang optimal, terutama pada pasien sepsis neonatorum. Tujuan: Untuk mengidentifikasi bakteri dan pola sensitivitas antibiotik pada pasien sepsis neonatorum di Rumah Sakit Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung antara Januari dan Juni 2024. Metode: Studi deskriptif dilakukan menggunakan data rekam medis neonatus yang dicurigai mengalami sepsis di Rumah Sakit Dr. H. Abdul Moeloek Lampung antara Januari dan Juni 2024. Data kultur darah dan pengujian sensitivitas antibiotik diperoleh dari rekam medis. Hasil: Dari 65 kultur darah pada neonatus yang dicurigai mengalami sepsis, 31 hasil positif (47,6%). Mikroorganisme yang paling umum ditemukan adalah Klebsiella pneumoniae (23%), Burkholderia cepacia (19%), Acinetobacter baumannii (10%), Pseudomonas aeruginosa (10%), Enterococcus faecium (10%), Staphylococcus aureus (10%), Staphylococcus epidermidis (6%), Enterococcus faecalis (6%), Escherichia coli (3%), dan Enterobacter cloacae (3%). Berdasarkan data sensitivitas yang dihitung menggunakan rata-rata berbobot, siprofloksasin (64,7%) dan tigecycline (61,1%) menunjukkan sensitivitas tertinggi pada lebih dari lima spesies bakteri. Sebaliknya, ampicillin/sulbactam (96,0%), gentamisin (94,2%), dan seftriakson (87,7%) memiliki tingkat resistensi tertinggi. Kesimpulan: Bakteri yang paling umum menyebabkan sepsis neonatorum adalah Klebsiella pneumoniae dan Burkholderia cepacia. Pada lebih dari lima spesies bakteri, sensitivitas keseluruhan tertinggi diamati terhadap siprofloksasin dan tigecycline, sementara tingkat resistensi tertinggi diamati terhadap ampicillin/sulbactam, gentamisin, dan seftriakson.
Bakteri yang paling umum menyebabkan sepsis neonatorum adalah Klebsiella pneumoniae dan Burkholderia cepacia.Pada lebih dari lima spesies bakteri, sensitivitas keseluruhan tertinggi diamati terhadap siprofloksasin dan tigecycline, sementara tingkat resistensi tertinggi diamati terhadap ampicillin/sulbactam, gentamisin, dan seftriakson.Temuan ini penting untuk panduan pemilihan antibiotik empiris dalam penanganan sepsis neonatorum di Rumah Sakit Dr.Abdul Moeloek, Lampung, guna meningkatkan hasil klinis dan mengurangi morbiditas serta mortalitas.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan pemahaman dan penanganan sepsis neonatorum. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memantau tren resistensi antibiotik terhadap bakteri penyebab sepsis neonatorum secara berkala, sehingga dapat menginformasikan pemilihan antibiotik empiris yang tepat. Kedua, penelitian tentang faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap perkembangan resistensi antibiotik pada bakteri penyebab sepsis neonatorum, seperti penggunaan antibiotik yang tidak tepat atau praktik pengendalian infeksi yang kurang optimal, dapat membantu merancang intervensi yang efektif untuk mengurangi resistensi. Ketiga, penelitian yang mengeksplorasi efektivitas strategi manajemen sepsis neonatorum yang inovatif, seperti penggunaan antibiotik yang ditargetkan berdasarkan hasil kultur dan sensitivitas, atau penerapan protokol pengendalian infeksi yang lebih ketat, dapat memberikan bukti untuk meningkatkan kualitas perawatan dan hasil klinis.
- Bacterial patterns and antibiotic sensitivity among neonatal sepsis patients in Dr. H. Abdul Moeloek... doi.org/10.14238/pi65.4.2025.297-306Bacterial patterns and antibiotic sensitivity among neonatal sepsis patients in Dr H Abdul Moeloek doi 10 14238 pi65 4 2025 297 306
- DOI Name 10.1128 Values. doi name values index type timestamp data email 21z admin cnri reston va us... doi.org/10.1128DOI Name 10 1128 Values doi name values index type timestamp data email 21z admin cnri reston va us doi 10 1128
- DOI Name 10.14238 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc paediatrica indonesiana... doi.org/10.14238DOI Name 10 14238 Values name values index type timestamp data serv crossref desc paediatrica indonesiana doi 10 14238
| File size | 277.52 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Penanda laboratorium ini telah mengalami pengujian terbatas sebagai prediktor mortalitas pada neonatus prematur dengan sepsis. Tujuan: Untuk menganalisisPenanda laboratorium ini telah mengalami pengujian terbatas sebagai prediktor mortalitas pada neonatus prematur dengan sepsis. Tujuan: Untuk menganalisis
UMSUMS Furthermore, the research underscores the importance of robust personal data protection frameworks, as enshrined in the Electronic Information and TransactionFurthermore, the research underscores the importance of robust personal data protection frameworks, as enshrined in the Electronic Information and Transaction
4141 Pengambilan data berasal dari data pasien yang tersimpan dalam rekam medis. Izin etik diperoleh dari RS PKU Muhammadiyah Gamping dengan nomor: 053/KEP-PKU/III/2023.Pengambilan data berasal dari data pasien yang tersimpan dalam rekam medis. Izin etik diperoleh dari RS PKU Muhammadiyah Gamping dengan nomor: 053/KEP-PKU/III/2023.
4141 Sampah merupakan masalah yang belum terselesaikan, terutama di Indonesia. Dari waktu ke waktu, jumlah sampah terus mengalami fluktuasi. Berdasarkan dataSampah merupakan masalah yang belum terselesaikan, terutama di Indonesia. Dari waktu ke waktu, jumlah sampah terus mengalami fluktuasi. Berdasarkan data
4141 Furthermore, in 2021, 215,919 babies received complete immunization, while 51,617 babies received incomplete immunization. In 2022, 243,320 babies receivedFurthermore, in 2021, 215,919 babies received complete immunization, while 51,617 babies received incomplete immunization. In 2022, 243,320 babies received
4141 Mayoritas kasus COVID-19 tercatat pada laki-laki dalam kelompok usia produktif 18 hingga 45 tahun. Selain itu, kelompok gejala yang paling umum adalahMayoritas kasus COVID-19 tercatat pada laki-laki dalam kelompok usia produktif 18 hingga 45 tahun. Selain itu, kelompok gejala yang paling umum adalah
4141 Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan data sekunder. Pada periode 2018-2022, puncak kasus DBD tertinggi terjadi pada tahun 2020, yang disebabkanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dan data sekunder. Pada periode 2018-2022, puncak kasus DBD tertinggi terjadi pada tahun 2020, yang disebabkan
4141 Partisipasi masyarakat secara luas diyakini bermanfaat bagi pengembangan, implementasi, dan evaluasi pelayanan kesehatan. Namun, masih banyak tantanganPartisipasi masyarakat secara luas diyakini bermanfaat bagi pengembangan, implementasi, dan evaluasi pelayanan kesehatan. Namun, masih banyak tantangan
Useful /
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Program imunisasi COVID‑19 Indonesia memberi dosis primer kepada remaja dan dewasa, sedangkan booster hanya diberikan kepada dewasa. Penelitian ini menilaiProgram imunisasi COVID‑19 Indonesia memberi dosis primer kepada remaja dan dewasa, sedangkan booster hanya diberikan kepada dewasa. Penelitian ini menilai
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Autonomic dysfunction, particularly vagal nerve impairment, is hypothesized to contribute to LPR by promoting esophageal sphincter relaxation; heart rateAutonomic dysfunction, particularly vagal nerve impairment, is hypothesized to contribute to LPR by promoting esophageal sphincter relaxation; heart rate
UNPAMUNPAM Pembuatan biodegradable foam dilakukan dengan metode baking process dan menggunakan dua jenis pati yang berbeda sebagai bahan utamanya yaitu pati ubi jalarPembuatan biodegradable foam dilakukan dengan metode baking process dan menggunakan dua jenis pati yang berbeda sebagai bahan utamanya yaitu pati ubi jalar
UNPAMUNPAM The arrangement of the mixing system that is being used in this Bio-CSTR which allows a laminar flow pattern inside the reactor may solve this bottleneckThe arrangement of the mixing system that is being used in this Bio-CSTR which allows a laminar flow pattern inside the reactor may solve this bottleneck