UNMUNM

JURNAL NALAR PENDIDIKANJURNAL NALAR PENDIDIKAN

Minat untuk mengejar karir sebagai guru merupakan faktor penting dalam persiapan calon pendidik masa depan, khususnya dalam program pendidikan guru. Tujuan Penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan persepsi profesi guru secara terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa prodi pendidikan kimia, 2) untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap minat menjadi guru mahasiswa prodi pendidikan kimia, 3) untuk mengetahui pengaruh persepsi profesi guru terhadap minat menjadi guru mahasiswa prodi pendidikan kimia. Pendekatan korelasional kuantitatif digunakan, dengan peserta yang dipilih melalui pengambilan sampel acak proporsional. Variabel independen meliputi efikasi diri (X1), yang mewakili kepercayaan diri mahasiswa dalam keterampilan mengajar mereka, dan persepsi profesi guru (X2), yang mencakup sikap terhadap citra profesi, tantangan, dan signifikansi sosial. Variabel dependennya adalah minat mahasiswa untuk mengejar karir sebagai guru (Y). Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan reliabilitasnya dinilai dengan menggunakan Cronbachs Alpha, validitas konstruk dengan korelasi product-moment Pearson, dan konten menggunakan model Gregory. Dampak dari variabel independen terhadap variabel dependen dievaluasi dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa dalam mengejar karir di bidang pengajaran sangat dipengaruhi oleh pendapat mereka tentang profesi guru dan juga tingkat efikasi diri mereka.

Dari hasil penelitian pada faktor-faktor yang memengaruhi minat menjadi guru di program Pendidikan Kimia, disimpulkan bahwa motivasi mahasiswa menjadi guru secara signifikan dan secara positif dipengaruhi oleh kepercayaan diri (self‑efficacy) dan pandangan mereka tentang profesi guru.Nilai koefisien r sebesar 0,70 menunjukkan hubungan positif yang kuat, sementara uji hipotesis (p < 0,05) dan nilai F (55,779) juga mendukung bahwa kedua variabel independen secara bersama dan terpisah memiliki dampak positif terhadap minat menjadi guru.

Apakah faktor motivasi intrinsik seperti hasrat belajar dapat memoderasi hubungan antara efikasi diri dan minat menjadi guru di kalangan mahasiswa pendidikan kimia? Bagaimana peran kurikulum pengembangan profesional guru pada tahap awal pendidikan tinggi dapat memperkuat persepsi positif tentang profesi guru dan meningkatkan minat karir? Sebagai tindak lanjut, apakah intervensi berbasis teknologi, seperti simulasi pengajaran virtual, dapat meningkatkan efikasi diri dan persepsi profesi guru secara bersamaan, sehingga meningkatkan minat menjadi guru di kalangan mahasiswa program pendidikan kimia?.

  1. Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Melalui Penguatan Efikasi Diri Dan Komitmen Profesi Guru | Chasanah... journal.unpak.ac.id/index.php/JMP/article/view/7705Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Melalui Penguatan Efikasi Diri Dan Komitmen Profesi Guru Chasanah journal unpak ac index php JMP article view 7705
  2. DOI Name 10.51336 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 57z crossref email support... doi.org/10.51336DOI Name 10 51336 Values doi name values index type timestamp data hs serv 57z crossref email support doi 10 51336
  3. DOI Name 10.62335 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.62335DOI Name 10 62335 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 62335
  4. PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESI GURU DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT SISWA MENJADI GURU... doi.org/10.24071/jpea.v16i1.5898PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESI GURU DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT SISWA MENJADI GURU doi 10 24071 jpea v16i1 5898
Read online
File size443.95 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test