HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYALatar Belakang: Gastritis merupakan salah satu gangguan gastrointestinal yang paling umum dan sering kambuh akibat pola makan yang tidak teratur dan stres yang tidak terkelola. Di Pusat Kesehatan Masyarakat Bantan Timur, Kabupaten Bengkalis, gastritis tetap menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling umum, terutama di kalangan kelompok usia produktif. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara pola makan dan stres dengan kekambuhan gastritis di Polindes Bantan Timur, Kabupaten Bengkalis. Metodologi Penelitian: Studi ini menggunakan desain deskriptif analitis dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 42 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang menilai pola makan, tingkat stres (Depression Anxiety Stress Scale/DASS-42), dan frekuensi kambuhnya gastritis dalam sebulan terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pola makan yang buruk (61,9%) dan tingkat stres sedang (52,4%). Sebanyak 45,2% responden mengalami kambuhnya gastritis yang parah. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan kambuhnya gastritis (p = 0,000) serta antara stres dan kambuhnya gastritis (p = 0,004).
Pola makan dan stres secara signifikan terkait dengan kambuhnya gastritis di Pusat Kesehatan Masyarakat Bantan Timur, Kabupaten Bengkalis.Sebagian besar responden memiliki kebiasaan makan yang buruk dan tingkat stres sedang, serta lebih dari 40 persen mengalami kekambuhan gastritis yang parah.Pendidikan berkelanjutan tentang pentingnya menjaga pola makan sehat dan mengelola stres diperlukan sebagai langkah pencegahan terhadap kambuhnya gastritis.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh intervensi edukasi gizi terstruktur terhadap kebiasaan makan penderita gastritis apakah mampu menurunkan frekuensi kekambuhan dalam jangka panjang. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas program manajemen stres berbasis kognitif-behavioral yang diterapkan di fasilitas kesehatan primer terhadap gejala gastritis pada pasien usia produktif. Ketiga, perlu dikaji bagaimana kombinasi antara pola makan sehat dan teknik relaksasi harian memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus dan sumbu usus-otak sebagai jalur fisiologis dalam mencegah kekambuhan gastritis. Studi lanjutan sebaiknya dirancang secara longitudinal untuk melihat perubahan jangka panjang, serta melibatkan pengukuran biomarker stres dan inflamasi lambung. Penelitian juga bisa mengeksplorasi faktor sosial budaya lokal yang memengaruhi kepatuhan pasien terhadap rekomendasi pola makan dan manajemen stres. Dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek biologis, psikologis, dan sosial, intervensi pencegahan bisa dirancang lebih tepat sasaran. Selain itu, perlu diteliti apakah pendekatan peer support atau kelompok dukungan sebaya mampu memperkuat keberlanjutan perubahan perilaku penderita gastritis. Pemahaman mendalam tentang faktor penghambat dan pendukung perilaku sehat di lingkungan masyarakat lokal akan sangat membantu dalam merancang program intervensi yang berkelanjutan dan berbasis komunitas.
- Prevalence and associated risk factors of gastritis among patients visiting Saint Paul Hospital Millennium... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0246619Prevalence and associated risk factors of gastritis among patients visiting Saint Paul Hospital Millennium journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0246619
- Chronic stress accelerates the process of gastric precancerous lesions in rats. chronic stress accelerates... doi.org/10.7150/JCA.52658Chronic stress accelerates the process of gastric precancerous lesions in rats chronic stress accelerates doi 10 7150 JCA 52658
| File size | 699.88 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bersifat korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 51Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bersifat korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 51
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Disharmoni muncul dalam aspek kedudukan hukum platform, perlindungan kerahasiaan rekam medis elektronik, serta konstruksi pertanggungjawaban hukum apabilaDisharmoni muncul dalam aspek kedudukan hukum platform, perlindungan kerahasiaan rekam medis elektronik, serta konstruksi pertanggungjawaban hukum apabila
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Sampel penelitian terdiri dari remaja yang dipilih menggunakan teknik sampling tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yangSampel penelitian terdiri dari remaja yang dipilih menggunakan teknik sampling tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Permasalahan kesehatan individu dalam keluarga dapat berdampak luas pada fungsi dan dinamika keluarga secara keseluruhan, sehingga intervensi yang memfokuskanPermasalahan kesehatan individu dalam keluarga dapat berdampak luas pada fungsi dan dinamika keluarga secara keseluruhan, sehingga intervensi yang memfokuskan
HTPHTP Jenis kelamin sebagai faktor risiko yang paling dengan kejadian hiperkolesterolemia dengan risiko 8,5 kali lebih tinggi pada wanita dibandingkan laki-laki.Jenis kelamin sebagai faktor risiko yang paling dengan kejadian hiperkolesterolemia dengan risiko 8,5 kali lebih tinggi pada wanita dibandingkan laki-laki.
UDBUDB Penelitian menunjukkan peningkatan sikap wanita usia subur terhadap IVA Test setelah penyuluhan, dengan rata-rata pretest 66,75 dan posttest 78,77. PenyuluhanPenelitian menunjukkan peningkatan sikap wanita usia subur terhadap IVA Test setelah penyuluhan, dengan rata-rata pretest 66,75 dan posttest 78,77. Penyuluhan
CERICCERIC Faktor-faktor yang berhubungan dengan skor ini antara lain jenis kelamin (laki-laki: 3,06; p = 0,032), luas lahan pertanian 10 Rai (1600 m2) ke atas (2,55;Faktor-faktor yang berhubungan dengan skor ini antara lain jenis kelamin (laki-laki: 3,06; p = 0,032), luas lahan pertanian 10 Rai (1600 m2) ke atas (2,55;
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dan pendalaman materi instrumen evaluasi tentang konsep dasar penyusunan pembelajaran Bahasa Inggris berbasisHasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dan pendalaman materi instrumen evaluasi tentang konsep dasar penyusunan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis
Useful /
UHTUHT Kelainan tersebut di atas disebabkan kelainan pada kelenjar endokrin dan genetik, psikologis, lingkungan dan kelainan struktur. Penelitian ini bertujuanKelainan tersebut di atas disebabkan kelainan pada kelenjar endokrin dan genetik, psikologis, lingkungan dan kelainan struktur. Penelitian ini bertujuan
UHTUHT Dengan demikian, Kombinasi vitamin C dan madu Apis dorsata berpotensi menjadi terapi alternatif dalam pengobatan infeksi Candida albicans, khususnya yangDengan demikian, Kombinasi vitamin C dan madu Apis dorsata berpotensi menjadi terapi alternatif dalam pengobatan infeksi Candida albicans, khususnya yang
UDBUDB Sampel 8 petugas unit rekam medis dengan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian menggunakan formulir, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan stopwatch.Sampel 8 petugas unit rekam medis dengan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian menggunakan formulir, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan stopwatch.
UDBUDB Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor personal terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja SMA di Kota Surakarta. Metode penelitianTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor personal terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja SMA di Kota Surakarta. Metode penelitian