HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA

JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Imunisasi merupakan langkah preventif yang efektif dalam mencegah penyakit menular pada anak. Namun, di beberapa daerah cakupan imunisasi dasar masih rendah, salah satunya di Polindes Bantan Timur, UPT Puskesmas Selat Baru, Kabupaten Bengkalis. Kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi kepada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, persepsi, jumlah anak, kualitas layanan imunisasi, serta aksesibilitas fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan orang tua dalam pemberian imunisasi pada anak di daerah Polindes Bantan Timur, UPT Puskesmas Selat Baru. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 0-12 bulan di Polindes Bantan Timur, dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antar variabel.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu, persepsi orang tua, jumlah anak, kualitas layanan imunisasi, serta jarak pelayanan kesehatan dengan kepatuhan orang tua dalam pemberian imunisasi pada anak.Faktor-faktor tersebut secara statistik bermakna terhadap kepatuhan orang tua dalam mengikuti program imunisasi dasar.Temuan ini mengindikasikan perlunya pendekatan menyeluruh yang mempertimbangkan aspek sosial, edukasi, dan layanan kesehatan untuk meningkatkan cakupan imunisasi.

Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk melihat pengaruh perubahan pengetahuan ibu dari waktu ke waktu terhadap kepatuhan imunisasi, terutama selama masa bayi hingga anak usia dua tahun, agar dapat diketahui efektivitas edukasi kesehatan secara berkelanjutan. Kedua, sebaiknya diteliti bagaimana kualitas komunikasi tenaga kesehatan dengan orang tua berdampak pada persepsi dan kepatuhan imunisasi, termasuk penggunaan pendekatan personal seperti konseling atau media digital, untuk menemukan strategi komunikasi yang paling efektif di masyarakat pedesaan. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas layanan imunisasi mobile dalam mengatasi kendala jarak dan aksesibilitas, serta bagaimana model layanan ini dapat dikelola secara berkelanjutan oleh puskesmas, sehingga dapat diadopsi di wilayah terpencil dengan cakupan imunisasi rendah.

  1. HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BALITA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI GAMPONG KRUENG ALEM NAGAN RAYA... ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/sentri/article/view/2605HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BALITA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI GAMPONG KRUENG ALEM NAGAN RAYA ejournal nusantaraglobal ac index php sentri article view 2605
  2. Factors Affecting The Completeness Of Completeness Of Basic Immunization Of Infants Aged 12 To 24 Months... doi.org/10.62951/ijph.v1i3.69Factors Affecting The Completeness Of Completeness Of Basic Immunization Of Infants Aged 12 To 24 Months doi 10 62951 ijph v1i3 69
  3. The Performance of Nurses to Improve the Responsibility Quality of Nursing Services | Indonesian Journal... jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJGHR/article/view/250The Performance of Nurses to Improve the Responsibility Quality of Nursing Services Indonesian Journal jurnal globalhealthsciencegroup index php IJGHR article view 250
  4. Analisis Kepatuhan Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Anak : Literature Review | Media... jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/3664Analisis Kepatuhan Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Anak Literature Review Media jurnal unismuhpalu ac index php MPPKI article view 3664
Read online
File size709.92 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test