DINASTIREVDINASTIREV
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum dokter ortopedi dalam pelaksanaan operasi bedah minimal invasif (MIS) pada pasien BPJS Kesehatan dalam kerangka sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Meskipun MIS menawarkan berbagai keunggulan seperti pengurangan trauma jaringan dan pemulihan lebih cepat, penerapannya di Indonesia dihadapkan pada tantangan, seperti keterbatasan fasilitas dan sumber daya medis dalam sistem JKN. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan studi literatur dan analisis dokumen hukum, termasuk Undang-Undang Praktik Kedokteran dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata terkait malpraktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokter ortopedi memiliki tanggung jawab hukum besar dalam menjalankan prosedur MIS, termasuk kewajiban memberikan informasi yang jelas kepada pasien dan memperoleh persetujuan yang sah (informed consent). Kendala sistemik dalam JKN berpotensi meningkatkan risiko komplikasi medis dan gugatan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan dan pelatihan untuk meminimalkan risiko hukum dan memastikan kualitas pelayanan medis.
Tanggung jawab hukum dalam pelaksanaan operasi MIS melibatkan peran penting dokter ortopedi dan rumah sakit.Dokter memiliki kewajiban untuk menjalankan prosedur secara profesional, memenuhi standar medis, dan memberikan informasi yang memadai kepada pasien untuk menghindari gugatan malpraktik.Di sisi lain, rumah sakit harus memastikan penyediaan fasilitas yang sesuai, pengawasan operasional, dan pelatihan bagi tenaga medis.Tantangan utama dalam penerapan MIS di sistem JKN oleh BPJS Kesehatan termasuk keterbatasan anggaran, distribusi fasilitas yang tidak merata, serta kebutuhan pelatihan yang berkelanjutan untuk dokter.Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, rumah sakit, dan tenaga medis untuk mengatasi masalah ini, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan bahwa pelayanan MIS aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar hukum yang berlaku di Indonesia.
Untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mengurangi risiko hukum dalam pelaksanaan operasi bedah minimal invasif (MIS) pada pasien BPJS Kesehatan, diperlukan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan akses dan kualitas fasilitas medis di seluruh Indonesia, terutama di daerah terpencil atau dengan status fasilitas kesehatan rendah. Hal ini dapat dicapai melalui alokasi anggaran yang lebih besar dari BPJS Kesehatan untuk meningkatkan infrastruktur dan peralatan medis di rumah sakit. Kedua, penting untuk mengembangkan sistem pelatihan dan pendidikan berkelanjutan yang komprehensif bagi dokter ortopedi dan tenaga medis lainnya. Program pelatihan ini harus mencakup simulasi dan praktik langsung untuk memastikan para dokter dapat menguasai teknik MIS dengan baik. Ketiga, pemerintah dan BPJS Kesehatan harus bekerja sama untuk menciptakan sistem pengawasan dan akuntabilitas yang kuat dalam sistem JKN. Hal ini dapat mencakup audit berkala terhadap rumah sakit dan dokter untuk memastikan kepatuhan terhadap standar medis dan etika, serta perlindungan data pasien. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, rumah sakit, dan tenaga medis akan menjadi kunci dalam mengatasi tantangan anggaran, distribusi fasilitas yang tidak merata, dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan. Melalui sinergi ini, diharapkan dapat tercipta sistem pelayanan kesehatan yang adil, berkualitas, dan aman bagi pasien BPJS Kesehatan yang memerlukan operasi MIS.
- Vol. 5 No. 3 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik | Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora... dinastirev.org/JIHHP/issue/view/105Vol 5 No 3 2025 JIHHP Jurnal Ilmu Hukum Humaniora dan Politik Jurnal Ilmu Hukum Humaniora dinastirev JIHHP issue view 105
- Perlindungan Hukum terhadap Pasien BPJS yang Mengalami Cacat Fisik Akibat Malpraktek Dokter | Jurnal... doi.org/10.22225/jkh.2.3.3628.594-598Perlindungan Hukum terhadap Pasien BPJS yang Mengalami Cacat Fisik Akibat Malpraktek Dokter Jurnal doi 10 22225 jkh 2 3 3628 594 598
- Comparison of the Health Service System and the Universal Health Insurance among Indonesia's Neighboring... jurnal.ahmar.id/index.php/daengku/article/view/1039Comparison of the Health Service System and the Universal Health Insurance among Indonesias Neighboring jurnal ahmar index php daengku article view 1039
| File size | 218.73 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIM LPISTIM LPI Peningkatan ini tercermin melalui berbagai aspek utama, antara lain kecepatan pelayanan, kemudahan akses, sikap petugas yang semakin ramah, serta sistemPeningkatan ini tercermin melalui berbagai aspek utama, antara lain kecepatan pelayanan, kemudahan akses, sikap petugas yang semakin ramah, serta sistem
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Intervensi berbasis digital terbukti fleksibel, mudah diakses, dan diterima baik oleh pasien. Namun, tingkat efektivitas dapat bervariasi tergantung stadiumIntervensi berbasis digital terbukti fleksibel, mudah diakses, dan diterima baik oleh pasien. Namun, tingkat efektivitas dapat bervariasi tergantung stadium
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Desain Penelitian: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. Teknik sampel: TeknikDesain Penelitian: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. Teknik sampel: Teknik
MALAHAYATIMALAHAYATI Hal ini berdampak tidak hanya pada kesejahteraan perawat tetapi juga pada mutu layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktorHal ini berdampak tidak hanya pada kesejahteraan perawat tetapi juga pada mutu layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan perawat memiliki korelasi yang signifikan dengan dokumentasi keperawatan dalam Rekam Medis Elektronik (RME),Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan perawat memiliki korelasi yang signifikan dengan dokumentasi keperawatan dalam Rekam Medis Elektronik (RME),
URINDOURINDO Kesimpulan: Penampilan dan tanggung jawab dokter menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien di RS Primaya Makassar. Oleh sebabKesimpulan: Penampilan dan tanggung jawab dokter menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien di RS Primaya Makassar. Oleh sebab
DINASTIREVDINASTIREV Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, studi ini menganalisis perbedaan substansi hukum dalam pemberian kewenangan pemerintah pusat kepadaDengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, studi ini menganalisis perbedaan substansi hukum dalam pemberian kewenangan pemerintah pusat kepada
UM SURABAYAUM SURABAYA Permasalahan dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pasien Pada Rumah Sakit Umum Teuku Peukan KabupatenPermasalahan dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pasien Pada Rumah Sakit Umum Teuku Peukan Kabupaten
Useful /
STAIALHIKMAHPARIANGANSTAIALHIKMAHPARIANGAN Pengembangan aplikasi live worksheet untuk menciptakan materi interaktif online dan lembar kerja dalam pembelajaran bahasa Arab pada Sekolah Menengah AtasPengembangan aplikasi live worksheet untuk menciptakan materi interaktif online dan lembar kerja dalam pembelajaran bahasa Arab pada Sekolah Menengah Atas
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan signifikan antara gaya hidup dan risiko stroke. Gaya hidup sehat berperan sebagai faktor protektif dalamPenelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan signifikan antara gaya hidup dan risiko stroke. Gaya hidup sehat berperan sebagai faktor protektif dalam
STEKOMSTEKOM The applications ease of use and speed enhance operational efficiency. The prototyping method proved suitable due to its iterative nature and user involvementThe applications ease of use and speed enhance operational efficiency. The prototyping method proved suitable due to its iterative nature and user involvement
UM SURABAYAUM SURABAYA Sedangkan karateristik konsumen dan psikologi konsumen tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian kembali menggunakan e‑commerce.Sedangkan karateristik konsumen dan psikologi konsumen tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian kembali menggunakan e‑commerce.