AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL

Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan KebudayaanJurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan

Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa pengaruh media sosial, FOMO, dan impulsivitas merupakan faktor utama yang mendorong perilaku konsumtif. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa kurangnya pendidikan keuangan dan literasi digital memperparah masalah ini. Hasil penelitian ini menyarankan perlunya intervensi yang komprehensif, termasuk pendidikan keuangan yang lebih baik, kampanye kesadaran, serta regulasi yang lebih ketat terhadap iklan yang menargetkan anak muda.

Budaya konsumtif merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor.Beberapa faktor sangat mempengaruhi tingkat penggunaan atau pemakaian produk khususnya pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere.Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, seperti pendidikan keuangan, literasi digital, dan regulasi yang lebih ketat.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pendidikan keuangan berbasis sekolah atau kampus dalam mengurangi perilaku konsumtif mahasiswa, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan keuangan secara langsung dan yang tidak. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana penggunaan platform media sosial tertentu memengaruhi keputusan impulsif dalam berbelanja, terutama pada konten yang dipromosikan oleh influencer, untuk memahami pola paparan konten dan dampaknya terhadap preferensi konsumsi. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut mengenai hubungan antara utang konsumtif dan kesehatan mental mahasiswa, termasuk tingkat stres dan kecemasan akibat beban pinjaman online, serta bagaimana intervensi psikologis dapat membantu mengatasi dorongan belanja berlebihan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih utuh tentang akar penyebab dan solusi terhadap budaya konsumtif di kalangan anak muda. Kombinasi antara faktor ekonomi, psikologis, dan digital perlu diteliti secara terintegrasi agar hasilnya dapat mendukung kebijakan yang lebih holistik dan berkelanjutan. Dengan begitu, intervensi tidak hanya bersifat reaktif tetapi juga preventif. Fokus pada konteks lokal seperti di Universitas Muhammadiyah Maumere juga penting agar temuan relevan dan aplikatif. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan pendekatan kuantitatif atau campuran untuk memperkuat temuan kualitatif awal. Akhirnya, perlunya kajian tentang efektivitas regulasi iklan digital yang menargetkan anak muda perlu dievaluasi dari sisi kepatuhan platform dan persepsi konsumen. Semua ini akan membuka jalan bagi strategi jangka panjang yang lebih efektif dalam membentuk budaya konsumsi yang sehat.

Read online
File size936.15 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test